Home / Headline / Megapolitan / Top News

Jumat, 17 April 2020 - 13:51 WIB

Pemprov DKI Tutup 23 Perusahaan Tak Patuh PSBB

Nasionalpos.com, Jakarta – Sebanyak 23 perusahaan ditutup  oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta. Perusahaan tersebut dianggap tidak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kami harus menutup sementara perusahaan itu. Tindakan ini  berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 Pasal 10, hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah, Jumat (17/4/2020).

Adapun sebelas sektor yang diizinkan selama PSBB adalah kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu serta kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Siapa Andi Lala, Pelaku Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

Dijelaskan Andri, penutupan dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan PSBB di tempat kerja hingga 16 April 2020.

Hasilnya, 23 perusahaan atau tempat kerja melakukan pelanggaran sehingga dilakukan penutupan sementara. Perusahaan itu tersebar di empat wilayah, yakni Jakarta Pusat (7), Jakarta Barat (11), Jakarta Utara (4) dan Jakarta Selatan (1).

Baca Juga  MA Vonis Bebas Mantan Dirut PLN Terkait Korupsi Pengadaan BBM

“23 perusahaan itu ditutup hingga PSBB selesai,” jelas Andri.

Selain ke-23 perusahaan yang ditutup tersebut, ada 126 perusahaan yang diberi peringatan. Sayangnya, Andri tak menyebut jenis perusahaan yang diberi peringatan tersebut.

“Jenis usahanya belum bisa diumumkan, tapi memang ada 126 perusahaan,” ujarnya.

Lebih lanjut Andri mengimbau kepada seluruh perusahaan yang tidak diizinkan buka saat masa PSBB untuk mematuhi aturan dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020, sebab kini tingkat penyebaran virus corona (COVID-19) sudah amat mengkhawatirkan.

“Kami imbau agar mematuhi aturan. Saat ini, sudah mengkhawatirkan, jadi lebih baik di rumah saja,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

TNI Gelar Sidang Pantukhir Penerimaan Perwira Khusus Tenaga Kesehatan

Headline

Percakapan Bocor, PM Ukraina Mundur

Ekonomi

Sebanyak 12 Ribu Lowongan Kerja ada di Bursa Kemnaker di Depok

Top News

Pansus DPR Rekomendasikan Aturan Penyadapan KPK

Megapolitan

BPBD DKI Jakarta Gelar Edukasi Anti Bencana di sekolah

Nasional

Debat Pilpres 2019 Lima Kali Mulai 17 Januari

Headline

Tingkatkan Kualitas Spotdirga TNI AU Gelar Penataran Kemampuan Potensi Dirgantara

Headline

KLB Demokrat Putuskan Moeldoko Ketum dan Marzuki Ketua Wanbin