Home / Internasional / Top News

Senin, 22 Januari 2018 - 22:24 WIB

Penderita Autis Bobol Akun Pejabat Intelijen AS

Nasionalpos.com, Jakarta – Kane Gamble seorang remaja berusia 18 tahun diketahui mencuri akun pejabat intelijen Amerika Serikat dari rumahnya. Gamble mengakui itu semua saat dipersidangan di Inggris Raya.

Peristiwa itu berlangsung saat Gamble masih berusia 15-16 tahunan, antara Juni 2015-Februari 2016, ia mencuri akses, salah satunya menyamar menjadi mantan pimpinan CIA John Brennan, untuk mendapatkan akun pribadi dan rahasia pemerintah.

“Dia juga mendapatkan akses ke penegak hukum AS dan jaringan intelijen,” kata Jaksa Penuntut John Lloyd-Jones, seperti dikutip dari laman Deutsche Welle.

Gamble menggunakan taktik “social engineering” untuk memanipulasi pusat bantuan dan meja resepsionis untuk mendapatkan informasi, yang ia salah gunakan untuk masuk ke berbagai akun.

Baca Juga  Marketplace Plat Merah Meriahkan Bulan Merah Putih dengan Parade Promo Kemerdekaan

Gamble berpura-pura menjadi Brennan untuk menelepon perusahaan telekomunikasi dan mengelabui meja resepsionis sehingga ia dikira Mark Guiliano, mantan wakil direktur di badan intelijen tersebut.

Tidak hanya itu, ia bahkan mendapatkan akses ke akun email dan iCloud Brennan, mengambil alih kontrol iPad istri Brennan dan mendapatkan informasi sensitif mengenai operasi militer di Iran dan Afghanistan.

Autisme

Pengadilan juga meminta keterangan dari ahli, yang menyatakan remaja itu tidak memahami konsekuensi perbuatannya karena mengidap autisme.

Psikiater forensik Dr. Steffan Davies menyatakan Gamble mengidap Autistic Spectrum Disorder (ASD) dan banyak menghabiskan waktu di rumah untuk mengakses komputer dan internet.

Baca Juga  Kemen ATR/BPN : Penyelamatan SDEW Harus Direncanakan Komprehensif

“Dia punya pemahaman hitam-putih atas apa yang terjadi, seperti bermain video game, ada yang jahat dan baik. Dia berusaha membenarkan apa yang dia lihat merupakan ketidakadilan,” kata Davies.

Ahli lainnya, Dr. Phillip Joseph menyatakan Gamble mengidap autisme ringan, tapi tidak menjelaskan apa yang membuatnya bertindak demikian.

“Jika dia mengalami kondisi tersebut, tidak menjelaskan kenapa dia melakukan semua tuduhan,” kata dia.

Gamble mengakui 10 tuduhan penyalahgunaan komputer dan menantikan hukumannya dalam beberapa waktu lagi. Demikian dikutip dari Antara. ( )

Share :

Baca Juga

Headline

Firly Mantan Ajudan SBY – Boediono, KPK Tak Berani Tuntaskan Kasus Century

Politik

Cawapres PKS Siap Dampingi Prabowo

Nasional

UU Terorisme Disahkan, Pdt WTP Simarmata Ucapkan Terimakasih

Headline

Bamsoet Minta Kapolri Pertimbangkan Penggunaan Pistol Kaliber 9 MM

Headline

GL-Pro 08 : Jangan “Lebay” Merespon Revitalisasi Monas

Headline

Panglima TNI Mutasi 16 Pati

Megapolitan

BMT At-Taubah Palem Indah, Pondok Kelapa, Jaktim Tetap Eksis

Headline

IDI Ungkap APD Donasi Swasta dan Masyarakat Banyak Tidak Penuhi Standar