Home / Headline / Hukum / Nasional / Peristiwa

Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:18 WIB

PERAK Desak Komjak Panggil Jampidsus, Soal Penanganan Dugaan Keterlibatan Politisi Nasdem di Kasus Suap Proyek Bakamla 2016

Nasionalpos.com, Jakarta- Belum genap sebulan, yakni tanggal 22 Juli kemaren, Kejaksaan Republik Indonesia merayakan hari jadinya  ke-56. Di era reformasi bergulir, Kejaksaan sebagai elemen penting dalam penegakan hukum pun turut berbenah. Kejaksaan berupaya memperbaiki diri menjadi lembaga yang lebih mandiri dan bebas dari intervensi. Perubahan tersebut disambut gembira banyak pihak, lantaran dianggap sebagai peneguhan eksistensi Kejaksaan yang merdeka dan independen.

Namun realitasnya, hingga saat ini pembenahan itu tidak sepenuhnya dirasakan masyarakat, bahkan terkesan diduga pencitraan semata, indikasi ini nampak masih banyak laporan masyarakat yang tidak segera direspon dan dituntaskan penanganan tindaklanjut dari pengaduan tersebut, bahkan disinyalir terabaikan dengan berbagai alasan, hal ini juga terjadi pada pelaporan dari Pergerakan Rakyat Anti Korupsi mengenai  dugaan keterlibatan sdr Donny Imam Priambodo dalam tindak pidana suap proyek milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan menggunakan APBN-P tahun 2016 silam, yang hingga saat ini belum ditangani secara serius oleh Jampidsus Kejakgung, demikian disampaikan Abdullah Fernandes dari Pergerakan Rakyat  Anti Korupsi (PERAK) saat dihubungi wartawan, Jumaat, 19/8/2022 di Jakarta

Baca Juga  MAKI ke Kejaksaan Laporkan Mafia Minyak Goreng

“Kami pun sudah menanyakan hal tersebut ke pihak Jampidsus, namun hingga saat ini tidak ada respon dari pihak Jampidsus, karena itulah kami melaporkannya ke Komisi Kejaksaan”ungkap Abdullah Fernandes dari Pergerakan Rakyat  Anti Korupsi (PERAK)

Menurut Abdullah Fernandes, disurat pengaduan ke Jampidsus tersebut, dirinya juga mengadukan adanya kesaksian terpidana kasus suap proyek Bakamla yakni Fahmi Darmawansyah Direktur PT Merial Esa, yang menyebut, Donny Imam Priambodo yang saat itu sebagai anggota Komisi XI DPR asal Nasdem tersebut diduga menerima uang Rp 90 miliar dari sejumlah proyek milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan menggunakan APBN-P tahun 2016, adapun dana tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah proyek Bakamla yang dianggarkan di DPR RI, Donny sendiri yang menceritakan langsung mendapatkan uang suap saat bertemu Fahmi di Pacific Place, Jakarta Selatan.

“Inikan sangat janggal dan aneh, sudah ada kesaksiannya, tapi mengapa sudah enam tahun ia masih berkeliaran tak tersentuh hukum, sedangkan rekan-rekannya sesama anggota DPR RI saat itu, yang terlibat kasus ini, telah menjadi terpidana”tukas Abdullah Fernandes

Baca Juga  Ryamizard Ungkap Proyek Satelit Kemenhan Atas Perintah Jokowi

Hal senada juga disampaikan Ratih Paulina yang juga tergabung dalam Pergerakan Rakyat Anti Korupsi, bahwa keberadaan yang bersangkutan terkesan tidak tersentuh, ini jelas menciderai rasa keadilan masyarakat, dan ini dikhawatirkan dapat berakibat menurunya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja korps kejaksaan yang katanya di usia ke 56 ini sudah berbenah menjadi lembaga yang mandiri, berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Ketiga hal itu menjadi kunci bagi jaksa untuk dicintai dan dipercaya oleh rakyat, namun realitasnya seseorang yang sudah mengaku menerima gratifikasi, malah dibiarkan begitu saja.

“Karena itulah, kami mendesak Komisi Kejaksaan agar segera memanggil dan memeriksa Jampidsus yang diduga lamban, dan terkesan tidak serius dalam merespon pengaduan kami mengenai kasus yang diduga melibatkan politisi Nasdem tersebut, ada apa sebenarnya, mengapa sampai saat ini, yang bersangkutan terksan kebal hukum, ini yang harus di ungkap Komisi Kejaksaan,”pungkas Ratih Paulina kepada wartawan, Jumaat, 19/8/2022 di Jakarta. (*dit)

Share :

Baca Juga

kereta api corona

Headline

Update Data Corona (20/1/2021) Jumlah Pasien Positif 939.948 Orang dan Meninggal 26.857 Orang
GAMKI 3

Headline

GAMKI Desak Airlangga Hartarto Evaluasi Program Kartu Prakerja
Aksi rusuh

Headline

Aksi Massa Pelajar Depan Gedung DPRD Sumut Kembali Rusuh
cda92c4c f0e8 4746 9325 5cbf8d142b98

Nasional

Presiden Jokowi Halal bihalal bersama Aktivis 98
panik lockdown

Headline

Singapura dan Malaysia Lockdown, Pasokan Makanan Diamankan
ddf27c38 25e5 4824 b89f e979b73f7b22 169

Headline

Dalam Dua Ledakan Dahsyat di Filipina 40 Terluka Dan 11 Tewas
PHOTO 2019 03 18 14 12 47 492x327

Nasional

Ketum Dharma Pertiwi Dampingi Ibu Negara Uji Coba Naik MRT Jakarta
Pilkada

Headline

Djohermansyah Nilai Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Berpotensi Tabrak UU Pilkada