Home / Headline / Politik / Top News

Rabu, 14 Juli 2021 - 08:02 WIB

Pernyataan Mensos Risma Ancam Pindahkan Anak Buahnya ke Papua Menuai Kritik

NasionalPos.com, Jakarta – Pernyataan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini yang mengancam Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemensos yang kinerjanya buruk akan dipindahkan ke Papua, mengundang kontroversi. Risma dinilai telah merendahkan Papua.

Tak urung budayawan sekaligus aktor Agus Hadi Sudjiwo atau yang lebih dikenal Sudjiwo Tedjo mempertanyakan ancaman Risma tersebut.  Dalam cuitannya di akun Twitternya, Sudjiwo Tedjo menanyakan kebenaran atas pernyataan yang disampaikan Risma.

“Maaf bu Risma, bila berita ini benar, apakah ibu Risma tidak sedang merendahkan Papua?” tanya Sudjiwo Tedjo yang dikutip, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga  Habib Rizieq Akan Laporkan Penyebar Video Mesum

Senada dengan itu, pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) yang kerap menyuarakan aspirasi rakyat Papua, Veronica Koman, ecara gamblang menyebut menteri asal PDIP itu telah melakukan tindakan rasisme.

“Gak kaget. Bu Risma emang rasis sama Papua kok. 2 Desember 2018: jajaran Bu Risma bersama Polri dan TNI mengeluarkan paksa seratus lebih mahasiswa Papua dari Kota Surabaya sebagai syarat lepasnya 233 mahaswa mahasiswa Papua yang ditangkap massal,” kata Veronica.

Baca Juga  Warga Kalibaru Jakarta Utara Sambut Ok Cleanup Day

Untuk diketahui, Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan pengecekan kesiapan dapur umum di Kawasan Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (13/7/2021). Namun, Risma mengaku kecewa dan memarahi para petugas Kemensos.

“Temen temen itu kerja di kementrian sosial, bukan di rehabilitasi sosial. Mulai sekarang, saya tidak mau lagi lihat seperti ini, kalau ada seperti ini lagi, saya pindah semua ke Papua,” tandas Risma. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Ini Upaya Anies Tekan Angka Kematian Covid-19 di Ibukota

Headline

Rudal Israel Serang Suriah

Ekonomi

Pemerintah Cairkan Anggaran Bansos Program Keluarga Harapan Sebesar Rp16,4 Triliun

Headline

Yasonna Diultimatum Massa Aksi Gerakan 221

Nasional

KPK Periksa Lima Saksi Kasus e-KTP

Headline

Rektor Uniba, Dr. Isradi Zainal Dianggap Layak Pimpin PII

Headline

Media Protes Kemenko Dibawah Luhut Abai Cegah Covid-19

Headline

Jokowi : Tahun 2020 Penuh Ujian