Home / Headline / Nasional / Politik / Top News

Rabu, 13 November 2019 - 19:17 WIB

Pesan Megawati Jadi Alasan Dito Maju di Pilkada Kediri

Nasionalpos.com, Jakata – Enerjik, berwawasan luas, cerdas dan ramah itulah kesan pertama yang telihat dari sosok Hanindhito Himawan Pramono. Namanya kini mencuat setelah masuk bursa bakal calon pada Pilkada Kabupaten Kediri 2020. Lantas, apa yang melatar belakangi keinginan putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini mau maju bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Kabupaten Kediri?

Ditemui wartawan di kawasan Kemang, Jakata Selatan, Rabu (13/11/2019), Dito begitu sapaan akrabnya membuka motif sebenarnya untuk maju dalam pertarungan lokal politik di Kabupaten Kediri.

Diungkapkan Dito yang lahir pada 31 Juli 1992 , langkah politik ini dilakukan karena keterpanggilan sebagai kader muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Pejuangan) untuk mengabdi secara nyata kepada rakyat.

“Gini mas, kalau boleh jujur, saya maju sebagai calon Bupati Kediri di Pilkada 2020 nanti itu karena terpanggil untuk mengabdi pada rakyat. Sebagai kader muda PDI Perjuangan, sebagai banteng muda yang selalu siap berjuang untuk rakyat, tentu selalu ingat pesan Ibu (Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri). Beliau berpesan kepada kami, berjuang dan besarkan partai dan jangan pernah mencari makan pada partai. Pesan Ibu yang sudah tertanam dibenak saya itu maknanya dalam dan yang saya tangkap maksudnya tentu untuk membesarkan partai harus berbuat nyata untuk rakyat, bukan sebaliknya hanya berbuat untuk pribadi,” ujarnya dengan mimik serius.

Baca Juga  Tokoh Lintas Agama Tanjungbalai mengecam dan mengutuk kekerasan di Myanmar

“Kalau untuk saya dan keluarga Insha Allah sudah cukup. Karena itu saya harus berbagi dan berbuat untuk rakyat, Harta itu titipan Allah dan ilmu wajib kita amalkan untuk kepentingan sesama. Makanya saya ingin mengadi di kampung ayah saya. Kediri itu kampung kelahiran ayah saya,” imbuh pengusaha muda jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang merupakan suami Eriani Annisa yang dinikahinya pada Januari 2018 lalu.

Jokowi dan Jusuf Kalla jadi saksi penihakan Dito dan Eiani Annisa

Namun, sebelum memutuskan untuk maju, Dito meminta restu kedua orang tuanya. Serta, berkonsultasi dengan sang ayah yang sudah punya jam terbang tinggi sebagai politisi senior.

“Kedua orang tua saya selalu mengajarkan pada anak-anaknya untuk berbagi dan peduli pada sesama. Itu juga nasehat yang penuh makna bahwa anak-anaknya harus mau membagi bukan semata materi, tapi juga pikiran, tenaga dan waktu untuk bangsa dan negara ini. Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama harus dibuktikan dengan perbuatan nyata, termasuk menjadi abdi rakyat. Itu saja nasehat kedua orang tua saya. Dan, ayah saya juga mempersilahkan jika memang saya sudah merasa mampu dan beliau menilai saya sudah siap,” tutur putera pasangan Pramono Anung dan Endang Nugrahani itu.

Baca Juga  Jokowi Utus Erick ke Arab dan Cina Cari Vaksin Covid-19

Lelaki berkacamata itu juga menuturkan kesiapannya untuk maju tidak terlepas dari dukungan penuh kader-kader PDI Perjuangan khususnya di Kabupaten Kediri. “Saya makin mantap setelah ada dukungan dari kawan-kawan khususnya kader PDI Perjuangan di Kediri. Bahkan, mereka sudah buat relawan Sahabat Dito Calon Bupati Kediri 2020-2025. Sudah ada kaosnya lagi. Saya terharu  bersyukur atas kepercayaan dan dukungan itu. Saya mohon doa kawan-kawan media dan semua semoga niat dan langkah saya diridhoi Allah, Aamiin,” ujarnya penuh semangat. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

M.Taufik: Ada Pihak Diskreditkan Paslon 02 via C1 Boyolali

Headline

Mendes Klaim Bentuk 8.400 Pos Jaga Desa Antisipasi Pemudik Nekat

Headline

Jaksa Agung Rotasi 4 Pejabat Eselon I

Headline

Warga Aspol Menteng Tolak Pengosongan Lahan Tanpa Kompensasi

Ekonomi

Pemerintah Proyeksi Konsumsi Makanan Pada Ramdhan 30 Persen

Headline

Wapres : Tugas TNI Pertahanan dan Polri Jaga Ketertiban Keamanan

Headline

Kasal Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis TNI AL

Headline

Hermawan Ungkap Ali Imron Pernah Izin Ledakkan Rumah Amien Rais