Home / Internasional / Top News

Selasa, 31 Januari 2017 - 09:57 WIB

Petisi Tolak Kunjungan Trump Didukung 1,2 Juta Warga Inggris

LONDON,NasionalPos – Petisi menolak kunjungan kenegaraan Presiden Donald Trump ke Inggris didukung lebih dari satu juta orang, tapi pemerintah menegaskan undangan terhadap Trump tidak akan dibatalkan.

Hingga Senin (30/1/20171) siang, petisi di laman parlemen Inggris ini sudah ditandatangani oleh lebih dari 1,2 juta orang. Pantauan BBC pada Senin kemarin memperlihatkan petisi menarik dukungan ribuan orang per menit.

Pemerintah Inggris diwajibkan memberikan tanggapan jika satu petisi didukung oleh 10.000 orang dan parlemen akan mempertimbangkan petisi untuk dibahas oleh para anggota parlemen jika ditandatangani oleh lebih dari 100.000 orang,seperti dilansir islampos

Petisi yang diajukan warga Inggris bernama Graham Guest diajukan setelah Presiden Trump menerapkan larangan masuk ke Amerika Serikat bagi warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim, seperti Irak, Iran, Libia, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman.

Namun pemerintah Inggris menyatakan undangan terhadap Presiden Trump untuk melakukan kunjungan kenegaraan tidak akan dicabut.

Sumber di kantor Perdana Menteri Theresa May kepada BBC pada Senin kemarin mengatakan bahwa Amerika adalah sekutu penting bagi Inggris. “Kita harus melihat aspek jangka panjang,” katanya.

Undangan kunjungan kenegaraan disampaikan PM May saat bertemu Presiden Trump pekan lalu. Belum ada tanggal pasti, namun diperkirakan akan dilangsungkan pada tahun ini.(smt)

Share :

Baca Juga

Headline

DPR Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus Pengeroyokan Dua Anggota TNI

Headline

China Jatuhkan Sanksi Sejumlah Pejabat AS Terkait Hong Kong

Headline

Pemerintah Jadikan Asrama Haji Pondok Gede dan Bekasi Lokasi Karantina Covid-19

Megapolitan

Gubernur Anies Himbau Warga Sukseskan Program Berteman Jakarta

Headline

Komnas HAM Minta Polisi Tangkap Pelaku Teror Panitia Diskusi FH UGM

Headline

Menkumham Janji Pecat Oknum Pungli di Instansinya

Headline

Anak Buah Tembak Sipil dan TNI, Kapolda Metro Jaya Minta Maaf

Top News

Buwas Akui Sulit Tumpas Bandar Narkoba Dalam Lapas