Home / Politik / Top News

Sabtu, 17 Februari 2018 - 19:01 WIB

PKPI dan PBB Langsung Gugat KPU

Nasionalpos.com, Jakarta – Komisi Pemilihan umum (KPU) telah menetepkan 14 partai politik yang ikut pemlu 2019 nanti. Kini, dua parpol yang dinyatakan tidak lolos, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) akan menggugat KPU.

“Segera kami akan melakukan gugatan ke Bawaslu, karena kami lebih siap sebenarnya,” ujar Sekjen DPP PBB Afriansyah Noor di Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Menurut Afriansyah dari 34 provinsi yang ada, hanya satu provinsi yang dianggap tidak memenuhi syarat, yakni di Wilayah Manokwari, Papua Barat. Sebab, PBB mengalami kendala saat melakukan verifikasi faktual mengingat daerah pegunungan.

“Jadi, saat verifikasi, pengurus DPP tidak dapat menghadirkan kader-kader PBB sebanyak delapan orang karena wilayahnya yang pegunungan itu,” jelas Afriansyah

Baca Juga  KPK Sebut Menag Terima Rp10 Juta Terkait Suap Jabatan

Namun, KPUD Manokwari Selatan langsun membuat berita acara yang menyatakan PBB Manokwari tidak memenuhi syarat. Saat PBB hendak berkoordinasi dengan KPU, ternyata tidak direspon.

“Alasan tidak direspon karena mereka menganggap tahapannya sudah selesai dan kami tidak diberikan kesempatan untuk melalukan perbaikan,” katanya.

Sebenarnya PBB tidak mempermasalahkan itu, lanjut Afriansyah, bila keputusan yang diambil KPU RI berlaku untuk seluruh partai. Karena itu, pihaknya segera mengajukan gugatan ke Bawaslu RI.

Sikap serupa juga diambil PKPI yang menganggap kerja KPUD di sejumlah wilayah tidak profesional. Ketua Umum PKPI Abdullah Mahmud Hendropriyono bahkan telah menggugat KPU ke Bawaslu, pada Rabu (14/2/2018).

Baca Juga  PPnBM Berlaku, Negara Potensi Kehilangan Rp2,3 Triliun

Hendropriyono mengkalim partainya telah menemukan beberapa indikasi KPU di daerah tidak profesional dalam melalukan verifikasi.

“PKPI menghargai kerja keras KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2019. Namun sayangnya kerja keras itu didak dibarengi oleh kerja profesional aparatur KPUD di beberapa daerah, sehingga merugikan PKPI,” kata mantan Kepala BIN ini dalam keterangan persnya, Sabtu (17/2/2018).

Sebelumnya, KPU telah menetapkan 14 parpol yang menjeadi peserta Pemilu 2019. Awalnya, ada 16 parpol yang diverifikasi, namun PBB dan PKPI tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Pemilu 2019. Sebab, ada sejumlah masalah syarat keanggotaan dan kepengurusan parpol di beberapa daerah. {}

Share :

Baca Juga

Headline

Update Corona (4/4/2020) Jumlah Pasien 2.092 Orang Dan Meninggal Menjadi 191 Orang

Headline

KPPN Merauke Percayakan Korem 174 Sebagai Narasumber Rakor dan Diskusi Panel

Headline

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Sebagai Sekjen Partai Gerindra

Hukum

Berkas Lengkap, Azis Syamsuddin Segera Disidang di PN Jakpus

Politik

Jalan tengah agar Pansus angket KPK tak gaduh

Headline

Jokowi Beri Waktu 3 Bulan Kepada Kapolri Tuntaskan Kasus Novel

Headline

Ini Janji Sriwijaya Air Kepada Keluarga Korban

Headline

Demokrat Minta Jaksa Agung Periksa Erick Thohir dan Sri Mulyani Terkait Jiwasrayagate