Home / Nasional / daerah

Jumat, 15 Juli 2022 - 19:59 WIB

Plt Wali Kota Cimahi Akan Mempermudah Izin Usaha

NasionalPos.com,Cimahi — Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, izin berusaha kini lebih dipermudah dengan terbitnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang diikuti dengan peraturan pemerintah.

Salah satu program untuk mempermudah izin berusaha di antaranya dengan adanya Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) atau Perizinan Daring Terpadu dengan Pendekatan Perizinan Berbasis Risiko.

Ngatiyana Sidak Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Atas Baru Jelang Idul Adha 1443 H 1

“Proses penerbitan perizinan berusaha bagi pelaku usaha ini sangatlah mudah. Peraturan dimaksud juga merubah secara mendasar paradigma sistem perizinan di indonesia, dimana saat ini perizinan berusaha adalah berbasis pada resiko,” kata Ngatiyana pada Jumat (15/7/2022).

Dengan adanya ketentuan tersebut, kata Ngatiyana, untuk pelaku usaha dengan kegiatan usaha klasifikasi risiko rendah, cukup memiliki nomor induk berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha.

“Kemudahan inilah yang perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat Kota Cimahi. Sehingga pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Cimahi dapat terus berkembang,” sebutnya.

Baca Juga  Samera AK Faredj, SH : Di Era Jokowi Layanan Kesehatan lebih manusiawi

Menurut Ngatiyana, saat ini mekanisme pelayanan perizinan berusaha sudah dilayani sepenuhnya menggunakan sistem daring atau online. Sistem layanan online ini memberikan kemudahan, efisiensi dan juga kepastikan bagi pelaku usaha. “Dengan pelayanan online ini juga mengurangi proses layanan tatap muka,” ucapnya.

Ngatiyana Sidak Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Atas Baru Jelang Idul Adha 1443 H 2

Menurut Ngatiyana, pelayanan perizinan khususnya bagi pelaku UMKM merupakan impelementasi dari visi Kota Cimahi yang telah dituangkan dalam dokumen RPJMD Kota Cimahi tahun 2017-2022, dalam upaya mencapai Cimahi baru yang maju, agamis, dan berbudaya.

“Dalam mewujukan visi Kota Cimahi tersebut, maka kami realisasikan melalui misi Kota Cimahi yang terkait dengan pembangunan ekonomi kota, yaitu memberdayakan perekonomian daerah berbasis ekonomi kerakyatan, yang berorientasi pada pengembangan sektor jasa berbasis teknologi informasi dan industri kecil menengah, dalam upaya pengentasan kemiskinan,” bebernya.

Baca Juga  Ini Penyesuaian Layanan Tiga Moda Transportasi di Jakarta

Diakui Ngatiyana, konstribusi UMKM dalam peningkatan perekonomian di Indonesia sangatlah besar, hal ini terlihat dari gambaran kondisi, diantaranya jumlah UMKM di Indonesia yang cukup banyak melebihi pelaku usaha besar. UMKM berkontribusi terhadap produk domestik bruto nasional.

UMKM juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lebih dari 90 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Selain itu, UMKM juga berkontribusi terhadap total investasi di Indonesia.

“Pemkot Cimahi mendukung sepenuhnya harapan agar para pelaku UMKM bisa lebih berkembang dengan upaya penguatan dari sisi legalitas usaha, permodalan, infrastruktur dan manajemen,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

IMG 20190720 WA0052 512x341

Headline

Pushidrosal Siapkan Survei,Petakan Perairan Kawasan Pelabuhan Khusus Morowali Industrial Park
basarnas

Nasional

Longsor Luwu Timur tanggap darurat tujuh hari
pangan 6

Headline

Dukung Ketahanan Pangan, Lanud Halim Panen Bawang Merah
Ari Askhar

Ekonomi

Tolak Dicopot, Dirut Garuda Tantang Erick
menteri Pertanahan edit

Headline

Dugaan Pungli di BPN Bekasi Di Bantah Menteri Hadi Tjahjanto
virus corona 4

Headline

Update Data Corona (12/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 130.718 Orang dan Meninggal 5.903 Orang
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti

Headline

Muhammadiyah Imbau Masyarakat Tak Mudik Lebaran Untuk Cegah Pandemi Virus Corona
Kwarda Pramuka Jabar Atalia Raih Lencana Karya Bakti

Pendidikan

Kwarda Pramuka Jabar Atalia Raih Lencana Karya Bakti