Home / Headline / Internasional / Top News

Jumat, 3 April 2020 - 22:16 WIB

PM Australia Meminta Pelajar Asing Kembali Ke Negaranya

Nasionalpos.com, Jakarta  – Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menegaskan pihaknya meminta wisatawan maupun pelajar asing untuk kembali ke negara asal mereka terkait dengan pandemi virus corona di negara Kanguru tersebut.

Morrison mengatakan aturan tersebut berlaku untuk pemilik visa wisatawan dan pelajar asing yang masih berada di Australia. Jika mereka tidak memiliki biaya untuk bertahan hidup, maka Morrison memberikan pilihan bagi mereka kembali ke negara asal.

“Pada saat semacam ini, jika Anda adalah pengunjung di negara ini, ini saatnya Anda pulang,” demikian Morrison seperti mengutip ABC.

“Australia harus fokus pada warga dan penduduknya untuk memastikan kami dapat memberikan dukungan ekonomi maksimal yang kami miliki,” ujarnya.

Baca Juga  Dalam rangka OPS Yustisi Polres Tanjungbalai lakukan Kegiatan pembagian masker

Ia menambahkan, pelajar internasional tidak lagi memiliki akses bekerja paruh waktu dari pemerintah federal karena kini tengah fokus menangani krisis akibat Covid-19. Bagi pelajar dan pemilik visa turis diharuskan memiliki biaya hidup minimal untuk tempo 12 bulan ke depan.

Morrison mengatakan saat ini masih ada sejumlah turis asing di Negeri Kanguru. Sementara lebih dari 500 ribu pelajar internasional kemungkinan akan kehilangan pekerjaan akibat pandemi corona.

Ia mengatakan Menteri Imigrasi David Coleman akan menjelaskan lebih rinci terkait nasib pemegang visa dan pengaturan pemerintah federal dalam beberapa hari mendatang.

“Semua orang harus tahu, khususnya semua pelajar yang datang ke Austraila pada tahun pertama mereka harus memberikan jaminan bahwa mereka dapat menghidupi diri sendiri selama 12 bulan pertama studi mereka,” ujarnya seperti dilansir News.com.au.

Baca Juga  Perluas Status Darurat Corona, Jepang Beri Warganya Rp14,3 Juta

Di sisi lain, ia memberikan pengecualian terkait aturan ini bagi pelajar yang menempuh ilmu keperawatan atau keterampilan kritis.

“Bagi para wisatawan yang merupakan perawat atau dokter, mahasiswa ilmu keperawatan, atau memiliki keterampilan penting lainnya yang benar-benar dapat membantu kita selama masa krisis ini, maka ada peluang bagi mereka,” katanya.

Hingga Jumat (3/4/2020), Australia mencatat 5.350 kasus infeksi virus corona. Sekitar 29 orang dinyatakan meninggal dan 585 pasien sembuh total.

Pemerintah Australia mengimbau warga untuk berada di rumah dan menjaga jarak sosial (social distancing) untuk menghentikan mata rantai infeksi corona. Tak hanya itu, penerbangan dari luar negeri juga telah dihentikan untuk menghindari potensi penularan dari pendatang (imported case). Demikian dilansir dari CNN Indonesia.com. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

PT PAL Siapkan Kapal Perang Fregate Arrowhead 140

Ekonomi

Petani Sukabakti Cianjur Jadi Percontohan Tanam Padi Saat Kemarau

Nasional

Wasekjen FKPPI Nilai Bamsoet Sosok Fenomenal

Top News

Tito Nilai Fatwa MUI Potensi Ancam Kebhinekaan

Megapolitan

GL Pro 08 Akan Deklarasikan Gerakan Dukung #BRONIES (Prabowo-Anies)

Headline

Terawan Terbitkan Kepmen Tentang Pengendalian Covid-19 di Sektor Dunia Usaha

Headline

Mayoritas Menteri Kabinet Indonesia Maju Belum Lapor Kekayaan

Megapolitan

KPK Bantu Polisi Bongkar Kasus Rehabilitasi Sekolah di DKI