Home / Top News

Rabu, 8 Februari 2017 - 20:26 WIB

Polisi Akhirnya Izinkan Aksi 112

Aksi 212. Foto (Ist)

Aksi 212. Foto (Ist)

JAKARTA, NasionalPos – Pihak Polda Metro Jaya akhirnya mengizinkan aksi 112 bertema ‘Jalan Pagi Sehat Al Maidah 51’.   Namun, aksi tersebut hanya boleh dilakukan berupa shalat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengklaim pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU DKI, Panwaslu, TNI, dan Plt Gubernur DKI Jakarta bahwa pada 11-15 Februari tak diizinkan aksi di jalanan.

Untuk itu, pihaknya tetap akan melakukan cara persuasif dan mengkomunikasikan pada masyarakat agar tidak menggelar aksi-aksi demo di jalanan.

“Yang dilarang aksi di jalanan karena bisa mengganggu ketertiban umum. Tapi, kalau shalat di masjid silahkan,” kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/2/2017).

Baca Juga  Polisi Ungkap Coki Pardede Suntik Sabu Lewat Dubur

Terkait rencana aksi itu, Argo mengungkapkan akan mengerahkan anggotanya untuk memastikan tak adanya aksi demo di jalanan pada tanggal 11 Februari 2017 mendatang.  “Untuk memastikannya, kita akan persiapkan semua personel pengamanan,” tukasnya.

Adapun personil yang akan diturunkan, selain dari Polda Metro Jaya juga telah dikomunikasikan dengan semua jajarannya dan Polda lainnya untuk tidak memberikan izin pada massa yang hendak menggelar aksi berjuluk.

“Karena itu, kita juga berharap pihak FPI mengimbau masyarakat agar tak turun ke jalan. Ini semua agar Pilkada berjalan aman, lancer dan sukses,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Front Pembela Islam (FPI) menyatakan akan tetap menggelar aksi 112 di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin Jakarta Pusat pada Sabtu (11/2/2017).

Baca Juga  Baguna PDI Perjuangan Siap Tangani Gizi Buruk di Asmat

“Ya, inikan aksi damai. Jadi, kita tetap aksi,” kata Ketua Umum FPI Ahmad Shobri Lubis.

Forum Umat Islam (FUI) mengirimkan surat pemberitahuan rencana aksi 112 ke Polda Metro Jaya pada Kamis (2/2) namun pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin karena pertimbangan potensi gangguan kamtibmas menjelang Pilkada DKI yang akan digelar secara serentak pada 15 Februari 2017.

Terkait rencana aski 112 itu, Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

Argo menjelaskan alasan tidak akan mengeluarkan izin aksi tersebut karena khawatir menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban umum. (rid)

Share :

Baca Juga

Headline

Survei SMRC Mayoritas Masyarakat Nilai Korupsi Makin Marak di Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf

Nasional

Pemerintah Perlu Bentuk Pansus Jasa Transportasi Online

Headline

Update Data Corona (31/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 174.796 Orang dan Meninggal 7.417 Orang

Headline

Pejabat Kejari Mojokerto Diciduk Satgas Kejagung

Headline

Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Rencana Umrah

Headline

LAKI Desak Jokowi Copot dan Proses Hukum Stafsus Presiden Andi Taufan

Ekonomi

Jokowi Tunjuk Guru Besar ITB Jadi Dirjen Minyak dan Gas Bumi

Headline

Ribuan TNI/Polri Dikerahkan, Ternyata Aksi “Jokowi End Game” Tidak Ada