Home / Nasional / Politik / Top News

Jumat, 13 Januari 2017 - 11:18 WIB

Politikus PDIP Dilaporkan ke MKD

Charles Honoris

Charles Honoris

JAKARTA, NasionalPos – Anggota Komisi I DPR dari F-PDIP, Charles Honoris dilaporkan Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Pasalnya, Charles menyebut Panglima TNI Gatot Nurmantyo lebay dan melakukan pencitraan atas kasus pelecehan Pancasila oleh oknum militer Australia.

Charles Honoris

“Tidak pantas dan tidak etis pernyataan Charles Honoris sebagai anggota DPR. Kami tersinggung,” ujar Sekjen Gema MKGR Fikri Suadu di DPR, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Gema MKGR menilai, pernyataan Jendral Gatot selaku Panglima TNI sudah sesuai dengan sapta marga TNI Pasal 34 Tahun 2004. Dikatakan bahwa TNI adalah patriotisme yang menjaga dan mempertahankan ideologi negara.

Baca Juga  Hindari Narasi Konflik Pasca Pilpres 2019

“Kalau statement Panglima TNI itu tentu sangat pas dan benar. Justru Charles yang tidak elok selaku anggota DPR yang meledek Panglima TNI yang membela Pancasila,” tandasnya.

Fikri menjelaskan, Charles terindikasi melakukan pelanggaran UU MD3 Nomor 17 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa anggota DPR berkewajiban untuk mengamalkan Pancasila.

Selain itu, Charles juga dianggap melakukan perbuatan yang terindikasi bertentangan dengan peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang kode etik anggota DPR. Dimana disebutkan anggota DPR tidak boleh menyebarkan prasangka.

Baca Juga  KH. Ma’ruf Amin Tegaskan Ahok Tak Pantas Bocara Surat Al-Maidah 51

Terlebih ini berkaitan dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan dasar hukum. Sehingga kami melaporkan yang bersangkutan ke MKD untuk ditindaklanjuti.

Dalam laporannya yang diterima Kesekretariatan MKD, Gema MKGR melampirkan beberapa bukti permulaan statement Charles di beberapa media massa. Diantaranya, pernyataan Charles yang mengatakan TNI lebay dan Panglima TNI melakukan pencitraan dari kasus ini.

“Kami akan menempuh langkah-langkah advokasi agar proses tersebut bisa cepat didorong,” pungkas Fikri. (rid)

Share :

Baca Juga

Headline

Ini Wejangan Muhammadiyah Kepada Kapolri Jendral (Pol) Listyo

Headline

Elit PKC Terlibat Korupsi Usai Virus Corona Merebak di Wuhan

Headline

Perkuat Ketahanan Nasional, TNI AD dan Kemendagri Optimalkan Pusdik Wawasan Kebangsaan

Headline

Polres Jambi Periksa Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi

Headline

Update Data Corona (21/10/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 373.109 Orang dan Meninggal 12.857 Orang

Nasional

Ketahuan Maling Anggaran, Proyek PJU Dinas Perindustrian & Energi Kembalikan Uang

Headline

Dua Wilayah di Kaltim Jadi Ibukota Baru

Headline

Jepang Tuding China, Korut dan Rusia Ancaman Keamanan Siber