Home » Headline » Polri Berhasil Ringkus Ribuan Tersangka Sindikat TPPO

Polri Berhasil Ringkus Ribuan Tersangka Sindikat TPPO

dito 19 Sep 2023 51

NasionalPos.com, Jakarta- Satgas TPPO Polri meringkus, 1.007 tersangka sindikat mafia kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dari ribuan tersangka itu, sebanyak 2.651 korban TPPO berhasil diselamatkan kepolisian.

“Satgas TPPO mendapat sebanyak 840 laporan pada periode 5 Juni-17 September 2023. Jumlah tersangka TPPO sebanyak 1.007 orang, jumlah korban TPPO diselamatkan sebanyak 2.651 orang,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada pers, Selasa (19/9/2023) di Mabes Polri.

Ramadhan membeberkan, modus TPPO yang paling sering digunakan pelaku yaitu iming-iming bekerja di luar negeri dengan gaji tinggi. Para korban dijadikan pekerja migran ilegal hingga PSK.

Baca Juga :  Inflasi Oktober 2023 Turun Jadi 0,17%

“Asisten rumah tangga sebanyak 521 kasus, anak buah kapal (ABK) tujuh kasus. Pekerja seks komersial 281 kasus, dan eksploitasi anak sebanyak 69 kasus,” ucap Ramadhan.

Ke depannya, Ramadhan mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap setiap penawaran kerja. Terutama, tawaran kerja di luar negeri dengan iming-iming gaji tinggi.

“Masyarakat harus memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja tersebut sudah resmi. Hal itu perlu dilakukan, agar masyarakat mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum,” ujar Ramadhan.

Baca Juga :  Bongkar Dugaan Mafia Pengiriman Pekerja Migran Ilegal & Lawan Upaya Kriminalisasi Aktivis Kemanusiaan

Sebelumnya, Mensos RI Tri Rismaharini mengaku, sebagian besar korban TPPO direkrut menjadi operator judi daring. Ketika para korban sampai di lokasi tujuan, pilihannya hanya dua.

“Menjadi operator judi daring atau harus menjual ginjalnya. Saya coba menangani, saya percaya kalau kita bisa menangani serius impact (dampak)-nya akan bisa ditekan saat itu,” kata Risma di Jakarta, Senin (18/9/2023).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x