Home / Politik / Top News

Kamis, 8 Maret 2018 - 18:07 WIB

PPP Hanya Ajukan kriteria Cawapres

Nasionalpos.com, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipastikan tak akan mengajukan kandidat calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019 nanti. Meski begitu, partai berlambang Kabah itu mengajukan kriteria cawapres pendamping Jokowi.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengungkapkan saat ini, tengah fokus membenahi kondisi internal akibat konflik. Karena itu, kemungkinan partainya tak akan mengajukan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy (Romi), tidak sebagai cawapres pendamping Jokowi di Pilpres nanti.

“Kami enggak akan mengajukan. Ketum kami Romi enggak akan menawarkan,” kata Arsul di DPR, Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Baca Juga  Andre Ravnic, Lurah Krendang Harus Dicopot

Asrul mengaku, konflik di tubuh partainya selama 3,5 tahun terakhir telah menyebabkan kondisi internal kurang baik. Karena itu, PPP memriorotaskan pembenahan partai ketimbang

Diketahui, belakangan PPP dilanda konflik antara kubu Romi dan kubu Djan faridz yang memperebutkan pucuk pimpinan. Akibatnya, PPP terpacah dan nyaris karam. Kini, kubu Romi yang memenangkan pertarungan harus bekerja keras membenahi internal partainya.

“semua sudah tahu, PPP selama 3,5 tahun ini dalam situasi kelam. Makanya, sekarang kami fokus perbaiki partai dulu. Soal jabatan enggak usah dikejar,” katanya.

Baca Juga  Pemerintah Jokowi Ma'ruf Amin,Minus Oposisi

Meski tak mengajukan kandidat cawapres, namun bukan berarti PPP sama sekali tidak menyiapkan diri menghadapi Pilpres 2019. Untuk itu, PPP tetap mengajukan kriteria cawapres yang dianggap cocok untuk mendampingi Jokowi pada Pilpres nanti.

Adapun kriteria yang diajukan partai yang berbasis Islam itu adalah berasal dari kalangan santri, nasionalis, intelektualis dan berusia muda.

“Memang ngga ajukan cawapres, tap[i kami ajukan kriterianya. Yakni, santri atau agamis, nasionalis, intelek dan muda,” pungkasnya. [ ]

 

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden GL Pro 08 Tuding Walikota dan Kepala Dinas Minim Etika

Headline

Update Data Corona (26/8/2021) Jumlah Pasien Positif 4.043.736 Orang dan Meninggal 130.182 Orang

Nasional

KRI Tjiptadi-381 Tangkap KIA Vietnam Melakukan Ilegal Fishing Di Perairan Indonesia

Ekonomi

Indef : Waspadai Peningkatan Rasio Utang Pemerintah Dimasa Pandemi

Headline

Serangan Drone Turki Tewaskan Jedral Irak

Headline

Belasan Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap Tiga Tiba Di Indonesia

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Senin (21/9/2020)

Ekonomi

BI Klaim Hingga Pertengahan Juni, Aliran dana Asning Mencapai USD 7,3 miliar