Home / Politik

Senin, 24 Juli 2017 - 21:23 WIB

Prabowo dan SBY Bakal Bertemu, Bahas Pilpres 2019

Jakarta,NasionalPos — Pasca di ketok palunya Undang-Undang Pemilu, pekan lalu, nampaknya suhu politik nasional pun nampak mulai menghangat, pembicaraan mengenai kandidat Presiden untuk pilpres 2019 sudah mulai semarak mengemuka, konstelasi politik pun seiring dengan perkembangannya tampak semakin dinamis,

Suasana itu, di perlihatkan dengan adanya informasi rencana pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, direncanakan Kedua tokoh partai itu akan membahas persiapan menjelang Pemilihan Presiden 2019, demikian di ungkap oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

“Beliau berdua  terus mencocokan waktu karena masing masing memiliki agenda yang padat dan insya Allah dalam waktu dekat beliau akan ketemu pada waktu yang cocok,” ungkap Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/7).

Muzani mengatakan, usai pengesahan Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilu (RUU Pemilu), arah koalisi partai di Pilpres 2019 mulai tampak.

Baca Juga  Ridwan Kamil Nilai Makan 20 Menit di Warung Kurang Manusiawi

Hal itu terkait komposisi enam partai yaitu, PDIP, Golkar, PPP, PKB, NasDem dan Hanura yang mendukung ambang batas presiden 20/25 persen. Di pihak lain, empat partai yakni Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS mendukung nol persen.

Pertemuan dengan SBY, kata dia, akan membahas hal tersebut lantaran beredar kabar menyebutkan Demokrat juga hendak mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jika ambang batas presiden nol persen.

“Kalau pemimpinnya sering bertemu dan membicarakan persoalan bangsa, maka dengan perbedaan pandangan-pandangan bisa lebih cepat diselesaikan,” kata dia.

Muzani menegaskan, Gerindra membuka pintu bagi partai manapun yang ingin masuk koalisi bersama PKS untuk memajukan Prabowo di 2019, termasuk PAN dan Demokrat.

Sementara itu, ketika di konfirmasi mengenai rencana pertemuan Prabowo-SBY, Wasekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi mengatakan masih belum ada waktu dan agenda pembicaraan pertemuan  ke dua Ketua Umum Partai tersebut.

Baca Juga  Dana ParPol Naik Untuk Sehatkan Partai

“Kalau soal pertemuan itu, ya, tinggal cari waktu yang cocok, namun Masih terlalu pagi kami bicara pencapresan. Saat ini fokus kami mendukung pihak-pihak yang hendak melakukan gugatan terhadap putusan paripurna DPR soal ambang batas presidential threshold yang inkonstitusional tersebut,tapi mungkin agenda yang di bahas beliau berdua ya seputar situasi politik kekinian dan  bisa juga bicara pilpres 2019, tapi itu sebatas wacana saja, jangan di kembangkan dengan hal-hal lainnya, ” ucap Wasekjen Demokrat Didi Irawadi.

Menurut Didi, pertemuan Prabowo-SBY merupakan hal yang wajar, karena  keduanya memiliki vissi dan missi yang bisa di sinergiskan untuk kepentingan bangsa dan Negara,”Yang pasti untuk kepentingan bangsa dan Negara di masa kini dan masa mendatang, yang melatarbelakangi pertemuan beliau berdua ,”pungkasnya.[]

.

Share :

Baca Juga

Politik

Ketua DPR Tegaskan Rekomendasi Pembentukan Pengawas KPK Tak Pernah Hilang

Megapolitan

GL Pro 08 Akan Deklarasikan Gerakan Dukung #BRONIES (Prabowo-Anies)

Headline

Fajroel Bilang Jokowi Tolak Perpanjang Masa Jabatan dan 3 Periode

Headline

Panglima TNI : Jangan Biarkan Persatuan dan Kesatuan Hilang

Headline

Soal Mudik, PKS Minta Pemerintah Tak Buat Bingung Masyarakat

Nasional

Bamsoet Sudah Mapan Sebelum ke Pentas Politik

Headline

Dianggap Menodai Agama, PA 212 Tuntut Sukmawati dan Muwafiq Diadili

Politik

Polda Metro akan panggil anggota DPD yang ribut di sidang paripurna