Home / Top News

Selasa, 4 April 2017 - 17:32 WIB

Presiden segera tetapkan Hakim Konsitusi pengganti Patrialis Akbar

Jakarta ,NasionalPos – Presiden Joko Widodo segera menetapkan Hakim Konstitusi pengganti Patrialis Akbar setelah mendapatkan tiga nama calon hakim dari panitia seleksi.

“Mudah-mudahan lebih cepat (terpilih) karena beliau sudah beri arahan,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di komples Istana Presiden Jakarta, Selasa.

Pada Senin (3/4), pansel hakim MK mengumumkan tiga nama yang lolos seleksi akhir dan salah satunya akan dipilih Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Patriali Akbar yang menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan suap dan sudah ditahan KPK.

Ketiga orang tersebut berdasarkan peringkatnya adalah Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Saldi Isra; pengajar hukum Universitas Nusa Cendana, Kupang, Bernard L Tanya; dan mantan Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM Wicipto Setiadi.

“Ketiga nama itu sudah ada, Prof Saldi Isra, Dr Bernard Tanya dan Pak Wicipto. Tentunya Presiden akan memilih yang benar-benar dari ketiga tersebut yang track record-nya terbaik dan juga bisa segera bekerja sama dan masuk dalam sistem MK,” tambah Pramono,seperti dilansir AntaraNews.

Apalagi saat ini MK sedang menangani banyak gugatan pilkada serentak dari berbagai daerah.

“Karena banyaknya gugatan yang berkaitan dengan pilkada dan sebagainya sehingga akan diputuskan segera,” tambah Pramono.

Ia tidak mempersoalkan apakah orang itu harus berlatar belakang akademisi atau bukan.

“Pokoknya yang segera bisa masuk di MK dan dikenal lah, meski tiga-tiganya dikenal,” ungkap Pramono.(sah)

Share :

Baca Juga

Nasional

Awas, Penghancuran PBB Dari Dalam Bisa Terjadi

Headline

Komisioner KPU Wahyu Setiawan Diciduk KPK

Headline

Dianggap Abaikan Lingkungan, Pabrik Toyota Sunter Digeruduk Masyarakat

Nasional

Kuota Haji 2018 Sebanyak 221 Ribu Jamaah, ONH Naik Jadi Rp35,7 Juta

Headline

Prof. Yusuf Tak Gentar Dilaporkan SBY ke Polisi

Ekonomi

Bantuan Presiden Sudah Diterima Petani Kabupaten Malang

Headline

Jika RUU HIP Dilanjutkan, Jakarta Utara Bergerak Akan Kembali Aksi Massa

Headline

Update Corona (10/6/2020) Jumlah Pasien Positif 34.316 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.959 Orang