Home / Top News

Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:25 WIB

Rizal Ramli ke KPK Serahkan Bukti Kasus Impor Pangan

Nasionalpos.com, Jakarta – Ekonom Rizal Ramli menemui Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Basaria Panjaitan dan staf lainnya untuk melaporkan dugaan korupsi terkait impor pangan yang berpotensi rugikan negara hingga Rp.24 Triliun.

Sayangnya, mantan Menko Perekonomian ini enggan menyebut nama orang yang diduga terlibat dalam skandal megakorupsi tersebut. “Soal  itu nanti tugas KPK untuk menelusuri, (termasuk) dari kementerian mana, nanti tugas KPK semua itu. Yang pasti kita sudah bicara,” elaknya usai melaporkan kasus tersebut di  KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Baca Juga  Dianggap Penyebar Virus Corona, Muslim India Jadi Target Serangan

Menurutnya, dugaan korupsi tersebut bersumber pada jumlah impor yang dilebih-lebihkan. Dijelaskannya, kelebihan pada impor garam mencapai 1,5 juta ton, sementara impor gula sebesar 1,2 juta ton. Kemudian, impor beras yang menurutnya dilebihkan sebesar Rp 1 juta ton.

Akibatnya, lanjut Rizal, negara diperkirakan mengalami  kerugian yang mencapai Rp 24 triliun. Untuk mendukung laporannya tersebut, ia juga menyerahkan bukti-bukti berupa laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengawasan Tata Niaga Impor Tahun 2015 hingga Semester I Tahun 2017.

Baca Juga  Menpora Imam Nahrowi Diduga Terima Suap Dana Hibah KONI

Karena kasus yang dilaporkannya tergolong besar dan merugikan para petani Indonesia, maka dirinypun berharap KPK dapat mengusut tuntas kasus ini. “Kami berharap kasus ini bisa diusut tuntas, dan kami gembira Ibu Basaria dan pimpinan KPK mengatakan mereka betul-betul terima kasih atas laporan ini dan mereka sendiri memang sudah ingin mengetahui secara lebih detail dan mudah-mudahan sehabis ini ada tindakan-tindakan yang lebih efektif,” pungkasnya.[]

Share :

Baca Juga

Top News

Tolak Uji Materi, MK Putuskan Pansus KPK Tetap Berjalan

Headline

Sukses Bongkar Jiwasraya, Febrie Adriansyah Menjabat Kajati DKI Jakarta

Ekonomi

Menkeu Larang Transaksi Menggunakan Uang Virtual

Headline

China Tolak WHO Selidiki Asal Covid-19 Fase Kedua

Headline

Panglima TNI Mutasi Puluhan PATI

Headline

Update Corona (8/4/2020) Jumlah Pasien 2.956 Orang Dan Meninggal Menjadi 240 Orang

Politik

Kader Muda Golkar : Setnov Harus Gentleman

Ekonomi

Indef : Masyarakat Dan Pelaku Bisnis Butuh Stimulus Fiskal