Home / Headline / Internasional / Top News

Jumat, 26 Februari 2021 - 22:25 WIB

Rusia Kecam Biden Atas Serangan ke Suriah

NasionalPos.com, Jakarta  – Rusia mengecam keras serangan udara Amerika Serikat yang menargetkan basis milisi pro-Iran di Suriah pada Kamis (25/2/2021) malam waktu setempat.

“Kami mengutuk keras tindakan seperti itu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada Jumat (26/2/2021).

“Kami mendesak penghormatan tanpa syarat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah,” ujarnya menambahkan seperti dilansir Reuters.

Sebanyak 17 milisi pro-Iran tewas akibat serangan perdana yang disetujui Presiden AS Joe Biden itu.

Lembaga pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan belasan orang tewas setelah serangan itu menghantam tiga truk yang membawa amunisi.

Baca Juga  Raja Salman Mengkritik Iran dalam Pidato Sidang Umum PBB

“Ada banyak korban. Dugaan awal setidaknya 17 pasukan tewas, semua anggota Pasukan Mobilisasi Populer,” kata Direktur SOHR, Rami Abdul Rahman, kepada AFP.

Biden memerintahkan langsung Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) untuk meluncurkan serangan.

Juru bicara Pentagon, John Kirby, mengatakan serangan itu menghancurkan sejumlah fasilitas di titik kendali perbatasan yang digunakan oleh kelompok militan yang didukung Iran, termasuk Kata’ib Hezbollah dan Kata’ib Sayyid al-Shuhada.

Menurut dia, serangan ini merupakan balasan atas serangan roket yang menghantam pangkalan militer AS di Irak pada 15 Februari lalu.

Baca Juga  Muchdi Gantikan Tommy Melalui Munaslub Partai Berkarya

Kala itu tiga roket menyerang bandara Erbil, Irak, di mana salah satu di antaranya menghantam kompleks militer yang menjadi markas pasukan koalisi AS.

Serangan roket tersebut merupakan yang pertama menyasar fasilitas diplomatik AS di Irak sejak dua bulan terakhir.

Fasilitas militer dan diplomatik AS dan negara Barat kerap menjadi sasaran puluhan roket dan serangan bom sejak 2019 lalu. Sebagian besar serangan terjadi di Baghdad.

AS dan Irak menyalahkan kelompok bersenjata termasuk faksi pro-Iran Kataeb Hisbullah dan Asaib Ahl al-Haq terhadap serangan-serangan tersebut. (CNN Indonesia)

Share :

Baca Juga

Headline

KPK Khawatir, Beberapa Bulan Terakhir Sedikitnya 65 Koruptor Ajukan PK

Headline

Anies – Sandi Digadang-Gadang PKS Untuk Pilpres 2024

Internasional

HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Gunung Tertinggi di Eropa

Headline

Kejuaraan Matematika Internasional, Mahasiswa Indonesia Boyong Tiga Emas

Headline

Taliban Tunjuk Haji Mohammad Idris Jadi Gubernur Bank Sentral Afghanistan

Top News

Ketua AMPG Tersangka Kasus Dugaan Suap Pengadaan Al Quran

Ekonomi

Perusahaan Wajib Sediakan Ruangan Untuk Karyawan OTG

Internasional

Makin Panas, China Nyatakan Berjuang Sampai Akhir Lawan AS