Home / Megapolitan / Top News

Minggu, 7 Agustus 2016 - 13:08 WIB

Sandiaga Uno Kaji Kebijakan Pelarangan Motor di Jalan Protokol

JAKARTA, NASIONALPOS – Bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan diusung Partai Gerindra pada Pilkada DKI 2017, Sandiaga Uno, mengaku mendapatkan masukan terkait pelarangan motor melintasi jalan protokol di ibu kota.

Jalan Sudirman - Thamrin masih lengang di hari kedua Lebaran atau Kamis (7/7/2016).

Jalan Sudirman – Thamrin masih lengang di hari kedua Lebaran atau Kamis (7/7/2016).

Hal itu disampaikan Sandiaga saat menghadiri acara halalbihalal pengemudi Go-Jek di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (7/8/2016).

Kepada para pengemudi Go-Jek, Sandiaga menyebut tengah mengkaji kebijakan tersebut. Dia meminta para pengemudi untuk mendukung hasil terbaik kajian yang dilakukannya.

“Ada beberapa masukan juga tentang dibukanya Thamrin ya. Nah, ini kita lagi kaji karena keputusan itu diambil tentunya adabackground-nya, ada alasannya. Tapi kalau misalnya setelah dikaji terbaiknya seperti apa, mudah-mudahan didukung oleh semua pengemudi Go-Jek ya. Setuju ya?” ujar Sandiaga di hadapan para pengemudi Go-Jek.

Baca Juga  EKs Ketua KPK Pertanyakan Barang Bukti Rp456 Miliar Terkait Kasus Bank Bali

Para pengemudi Go-Jek pun serempak menjawab, “setujuuu.”

Seusai menghadiri acara halalbihalal tersebut, Sandiaga mengatakan, pelarangan sepeda motor melintasi jalan protokol memang memberi dampak positif, yakni jalanan menjadi lebih tertib. Namun, dia menilai, kebijakan tersebut masih mengesampingkan aspek keadilan bagi para pengguna sepeda motor.

“Tentunya dari segi ketertibannya mungkin bisa lebih tertib, tapi dari segi akses dan keadilannya belum terjangkau,” kata dia.

Menurut dia, kebijakan pelarangan sepeda motor melintas di jalan protokol harus dikaji kembali agar semua golongan masyarakat bisa merasa nyaman.

Baca Juga  Muhammadiyah : Tuduhan Din Radikal Tidak Berdasar

“Kita mesti cari solusi yang juga bukan hanya memberikan kenyamanan bagi kelas menengah atas, tetapi juga kelas menengah bawah,” ucap Sandiaga.

Selama ini, para pengemudi ojek online merasa tidak bisa memiliki akses yang bebas untuk melintasi seluruh ruas jalan di Jakarta.

“Mereka bilang enggak ada akses buat para pengemudi Go-Jekyang mereka mengedepankan unsur keadilan dan kesetaraan bagi mereka. Jadi, ini perlu kita perlu kaji dengan perlu keputusan yang betul-betul hati-hati,” tuturnya.

Sebagai informasi, kawasan larangan sepeda motor melintasi jalan protokol diterapkan di Jalan Medan Merdeka Barat dan MH Thamrin, tepatnya dari perempatan Harmoni hingga Bundaran HI.

(KOMPAS.com)

Share :

Baca Juga

Headline

Haris : Lelang Kapal Kasus Asabri Tindakan Ilegal

Headline

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Jatuh Pada 13 April 2021

Ekonomi

Ketua YDN: Kebijakan Ekspor Amran Sukses Angkat Pamor Durian Lokal, Neraca Perdagangan Durian Surplus

Politik

Antasari Main Politik, SBY Difitnah

Headline

Calon Millenial Menguat, ketum PBB YIM Diminta Mundur Sebelum Muktamar

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rabu (12/8/2020)

Headline

Wiranto Ancam Tangkap Benny Wenda

Headline

Australia Ungkap Upaya Penyusupan Intelijen China