Home / Ekonomi / Top News / Uncategorized

Rabu, 12 Juni 2019 - 07:40 WIB

Selangkah Lagi Perjanjian Dagang Indonesia-Chile Mulai Berlaku

Nasionalpos.com,Jakarta – Menteri Perdagangan  (Mendag) RI Enggartiasto Lukita bersama Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Chile Rodrigo Yáñez Benítez melakukan pertukaran Instrument of Ratification (IoR) Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) hari Ini, Selasa (11/6/2019) di Kementerian Perdagangan RI, Jakarta.

“Berlakunya IC-CEPA merupakan momentum yang sangat bersejarah. Selain akan menjadi perjanjian dagang pertama dengan negara Amerika Selatan, IC-CEPA juga akan membuka pintu bagi produk ekspor Indonesia di wilayah Amerika Selatan dengan lebih mudah. Letak geografis Chile yang strategis, akan menjadikan Chile sebagai negara penghubung produk ekspor Indonesia di Amerika Selatan,” terang Mendag.

Pertukaran IoR merupakan prosedur legal penting sebelum berlakunya IC-CEPA. Sesuai mandat yang disepakati dalam perjanjian, IC-CEPA akan mulai berlaku 60 hari setelah pertukaran IoR, yaitu pada 10 Agustus 2019.

Baca Juga  Penyalahgunaan Ruangan Gedung KNPI DKI Belum Tuntas

Sebelum acara pertukaran IoR, Mendag dan Wakil Mendag Chile melakukan pertemuan guna membahas upaya pemanfaatan IC-CEPA dengan maksimal dan efektif.

“Saya sampaikan kepada Wakil Menteri Rodrigo pentingnya pemanfaatan perjanjian ini bagi
pelaku usaha di kedua negara. Sehingga, perdagangan kedua negara nantinya akan meningkat. Untuk itu, kami mengundang pemerintah Chile bersama-sama menyebarluaskan manfaat dan peluang IC-CEPA. Saya juga mengusulkan agar Chile mengadakan rangkaian sosialisasi serupa di Chile dengan mengajak KBRI di Santiago,” tambah Mendag dalam rilis resminya yang dikutip redaksi.

Baca Juga  Neraca Perdagangan Indonesia di 2017 Surplus

IC-CEPA ditandatangani oleh kedua pemerintah pada 14 Desember 2017 di Santiago, Chile. Melalui IC-CEPA, kedua negara akan saling mendapatkan tarif preferensi untuk ekspor ke pasar satu sama lain.

Setelah hampir 18 bulan proses ratifikasi di masing-masing negara, pada 11 Juni 2019 proses tersebut secara resmi dituntaskan kedua negara. Bagi Indonesia, proses ini dilakukan melalui diterbitkannya Peraturan Presiden No. 11 tahun 2019, tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Chile (Comprehensive Economic Partnership Agreement between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Republic of Chile).(*)

 

 

Share :

Baca Juga

Top News

Tersangka Kasus e-KTP Benarkan Gamawan Terima Ruko dari Pengusaha Paulus Tannos

Politik

Polda Metro akan panggil anggota DPD yang ribut di sidang paripurna

Headline

Update Corona (3/4/2020) Jumlah Pasien 1.986 Orang Dan Meninggal Menjadi 181 Orang

Headline

Polisi Razia Perusahaan, Tak Terapkan WFH Dipidana

Top News

Hasil Piala Eropa, Bisikan Kapten Kroasia Bikin Spanyol Kalah

Politik

Gubernur NTB Belum Pikirkan Jadi Wapres

Ekonomi

Rudiantara Ditunjuk Sebagai Dirut PLN

Headline

GL-PRO 08 Kecewa Penanganan PKL Depan Kampus UNJ, Pulogadung