Home / Headline / Internasional / Top News

Jumat, 27 Agustus 2021 - 19:31 WIB

Susunan Kabinet PM Malaysia Ismail Tak Jauh Beda Pendahulunya

Ismail Sabri Yaakob

Ismail Sabri Yaakob

NasionalPos.com, Jakarta – Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, mengumumkan susunan kabinet pemerintahan baru di bawah kepemimpinannya pada Jumat (27/8/2021).

Sebagaimana dilansir Reuters, susunan kabinet Ismail ini tak jauh berbeda dengan era pendahulunya, Muhyiddin Yassin.

Tengku Zafrul Aziz masih memegang jabatan Menteri Keuangan. Sementara itu, pos-pos kementerian lainnya, seperti perdagangan internasional, pertahanan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan juga masih sama.

“Formasi kabinet ini merupakan reformulasi dari situasi terkini untuk menjaga stabilitas dan memprioritaskan kepentingan dan keamanan rakyat Malaysia,” ujar Ismail dalam pidatonya.

Baca Juga  Jokowi Terbitkan Perpres Baru Tentang Kementrian Koordinator Politik

Ia meminta seluruh kementerian langsung bekerja. Ismail memasang target semua kementerian harus membuktikan pencapaian mereka dalam 100 hari pertama bekerja.

Ismail menegaskan bahwa pemerintah harus dapat membuka kembali kegiatan ekonomi secara bertahap karena saat ini Covid-19 diperkirakan bakal berubah status menjadi endemi.

Mantan wakil PM Malaysia di era Muhyiddin itu juga menegaskan jajaran pemerintahannya harus bekerja keras menekan penularan Covid-19. Saat ini, Malaysia menjadi negara dengan penularan per kapita paling tinggi di Asia Tenggara.

Baca Juga  Update Data Corona (17/8/2021) Jumlah Pasien Positif 3.381.884 Orang dan Meninggal 120.013 Orang

Untuk menangani permasalahan Covid-19 ini, Ismail menunjuk Khairy Jamaluddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Sains. Ia menggantikan posisi Adham Baba, yang kini ditugaskan khusus untuk mengurus vaksinasi Covid-19.

Ismail memfokuskan pemerintahannya untuk penanganan Covid-19 karena pandemi ini memicu pergolakan di Malaysia, termasuk di ranah politik.

PM sebelum Ismail, Muhyiddin Yassin, bahkan terpaksa  mengundurkan diri karena dianggap gagal menangani pandemi Covid-19. (CNN Indonesia)

 

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Corona (23/11/2020) Jumlah Pasien Positif 502.110 Orang dan Meninggal 16.002 Orang

Ekonomi

Kembangkan Pariwisata Danau Toba, Jembatan Aek Tano Ponggol Ditargetkan Rampung Tahun 2022

Nasional

Polda Metro Jaya Musnahkan 81 Kg Sabu dan 23 Kg Ganja

Ekonomi

Hari Ini, Lion Air Kembali Beroprasi Dengan Sejumlah Syarat Calon Penumpang

Internasional

AS Tuduh Cina Curi Data Rahasia

Headline

Jokowi Jamin Jatah Menteri PDIP Lebih Banyak

Headline

Anak Megawati Jabat Ketua DPR Periode 2019 – 2024

Top News

Mantan Tokoh GAM Desak KPK Bebaskan Irwandi Yusuf