Home / Ekonomi

Senin, 20 Maret 2017 - 18:43 WIB

Tarif Taksi Online Ditentukan Pemda, Bagaimana Nasib Tarif Promo?

Jakarta,NasionalPos – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan tarif batas atas dan batas bawah pada taksi online mulai berlaku 1 April 2017. Ketentuan ini akan membuat tarif taksi online tidak beda jauh dengan taksi konvensional alias beda tipis.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto, selama ini perusahaan aplikasi kerap menetapkan tarif terlalu rendah dengan dalih tarif promo.

Strategi marketing berupa tarif promo tetap diizinkan, asalkan tarif tersebut tak menyalahi batas bawah dan batas atas yang nantinya ditetapkan Pemda.

“Boleh promo, teknisnya yang penting tak lagi kemudian harganya sampai murah banget, jadi ada batasan tarif batas atas dan bawah kan itu batasan,” jelas Pudji di kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta, Senin (20/3/2017),seperti dilansir detik.

Dia menuturkan, akan ada pengaturan di mana selisih tarif taksi online dan taksi konvensional hanya berbeda tipis. Sementara jika tak diatur, perusahaan aplikasi seringkali menetapkan tarif yang sangat miring.

“Tapi yang tidak kita inginkan karena tidak ada batasan, (taksi online) bisa Rp 10.000 karena dia pakai promo dan sebagainya. Paling tidak ada batasan di situ, ada batas bawah dan atas, batas bawah pastinya lebih murah,” ucap Pudji.

Berapa tarif yang akan diberlakukan, menurutnya, hal tersebut sepenuhnya ditetapkan oleh Pemda. Jika melihat dari kondisi yang ada saat ini, tarif taksi online akan tetap lebih murah dari taksi biasa, namun dengan selisih yang tidak terlalu jauh.

“Enggak mungkin batasnya lebih mahal dari taksi konvensional. Nanti yang atur Pemda silakan ini kan sudah bergulir dan sosialisasi, jadi yang atur kepala daerah, akan atur itu bagaimana tentang tarif, yang tahu daerah, jadi daerah satu dengan yang lain beda,” pungkas Pudji.(dmr)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

BI Catat Pekan Ini Aliran Modal Asing Rp7,55 Triliun

Ekonomi

BI Prediksi Ekspor Nasional Akan Anjlok Hingga Minus 5,6 Persen

Ekonomi

Jokowi Perintahkan Menteri Serius Hadapi Pelemahan Rupiah

Ekonomi

SP PT. Djakarta Lloyd Memilih Gelar Diskusi Saat May Day

Ekonomi

Menkeu Sebut Proyek Infrastuktur Kerap Ditolak Pemda Karena Tak Sesuai Kebutuhan

Ekonomi

Bank Indonesia Inflasi 2017 Lebih Tinggi Dibandingkan 2016

Ekonomi

Tujuh Perusahaan Pelat Merah Ini Segera Dibubarkan Erick

Ekonomi

PLN Siapkan Rp865 Miliar Untuk Dana Kompensasi Pelanggan Terdampak