Tentara Israel Tewaskan Dua Remaja Palestina

- Editor

Selasa, 15 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel

Tentara Israel

NasionalPos.com, Jakarta – Tentara Israel dilaporkan menembak dua remaja Palestina hingga tewas dalam dua insiden terpisah pada hari ini, Selasa (15/3/2022).

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, insiden itu masing-masing terjadi di daerah Qalandiya dan di kamp pengungsi Balata yang terletak di dekat Nablus.

Di Balata, seorang remaja berusia 16 tahun, Nader Haitham Rayan, tewas akibat luka tembak di kepala, dada, dan tangan. Namun, Kemenkes Palestina tak menjabarkan kronologi kejadian yang menimpa Rayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara kepolisian perbatasan Israel hanya mengonfirmasi bahwa pasukan mereka menembak mati seorang “teroris” Palestina.

Baca Juga :   Pengemudi Audi A6 yang Tabrak Selvi Amalia Sudah Ditahan Polisi

“Teroris itu menembaki tentara kami, yang kemudian merespons dan membunuhnya,” ujar jubir itu, seperti dilansir AFP.

Insiden ini terjadi ketika tentara Israel baru saja meninggalkan kamp pengungsi itu setelah menangkap seorang warga Palestina yang diburu terkait kasus terorisme.

“Ketika mereka bersiap keluar dari kamp itu, seorang teroris tiba sembari mengendarai motor dan menembaki mereka,” ucap jubir itu.

Tak hanya remaja itu, tiga orang lainnya juga menjadi korban yang terluka akibat baku tembak tersebut. Salah satu dari mereka terluka parah.

Baca Juga :   India Pertama Kali Bangun Desa Bertenaga Matahari di Modhera

Sementara itu, satu remaja berusia 20-an tahun di Qalandiya, Alaa Shaham, akibat luka tembakan di kepalanya.

Selama ini, kedatangan pasukan Israel ke daerah yang dikuasai Palestina di Tepi Barat memang kerap diwarnai bentrokan.

Qalandiya sendiri merupakan lokasi di mana pos pemeriksaan utama berada. Daerah itu terletak di antara Yerusalem timur dan utara Tepi Barat.

Di luar Yerusalem, Tepi Barat secara keseluruhan menampung 475 ribu orang Israel yang hidup di permukiman ilegal, berdampingan dengan lebih dari 2,8 juta warga Palestina. (CNN Indonesia.com)

 

 

Loading

Berita Terkait

Di Insiden Penembakan Massal di Kansas City, Kemenlu : Tak Ada Korban WNI
Pj Gubernur Heru dan Wali Kota Melbourne Jajaki Rencana Kerja Sama
BKSAP Suarakan Strategi Parlemen Respon Kemajuan AI dan Demokrasi Masa Depan
Menkopolhukam Mahfud MD & Mendagri Turki Tandatangani Perjanjian Payung Kerjasama Keamanan
Menhan Prabowo Perkuat TNI Melalui Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS
Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi ‘Green Jobs’
Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia
Jadi Perhatian Dunia, KRI Bima Suci Primadona L’Armada Rouen 2023

Berita Terkait

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:37 WIB

Di Insiden Penembakan Massal di Kansas City, Kemenlu : Tak Ada Korban WNI

Senin, 4 Desember 2023 - 18:00 WIB

Pj Gubernur Heru dan Wali Kota Melbourne Jajaki Rencana Kerja Sama

Rabu, 27 September 2023 - 22:38 WIB

BKSAP Suarakan Strategi Parlemen Respon Kemajuan AI dan Demokrasi Masa Depan

Kamis, 24 Agustus 2023 - 09:55 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD & Mendagri Turki Tandatangani Perjanjian Payung Kerjasama Keamanan

Rabu, 23 Agustus 2023 - 10:09 WIB

Menhan Prabowo Perkuat TNI Melalui Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS

Selasa, 8 Agustus 2023 - 19:23 WIB

Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi ‘Green Jobs’

Minggu, 2 Juli 2023 - 22:05 WIB

Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Senin, 19 Juni 2023 - 23:10 WIB

Jadi Perhatian Dunia, KRI Bima Suci Primadona L’Armada Rouen 2023

Berita Terbaru

Headline

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB