Home / Hukum

Selasa, 5 April 2022 - 14:10 WIB

Terbukti Selingkuh, Dua Pegawai KPK Dijatuhi Sanksi Etik

NasionalPos.com, Jakarta – Dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial SK dan DW dijatuhi hukuman etik oleh Dewan Pengawas (Dewas). Pasalnya, kedua pegawai lembaga antirasuah tersebut telah terbukti berselingkuh.

“Iya benar, itu saja ya,” ujar anggota Dewas KPK Syamsudin Haris dalam keterangannya, Selasa (5/4/2022).

Namun, Syamsudin enggan membeberkan lebih rinci putusan etik terhadap SK dan DW. Namun, dia membenarkan petikan putusan etiknya.

Dalam putusan etik itu, perselingkuhan yang dilakukan SK dan DW diklasifikasikan sebagai perbuatan yang tidak mengindahkan kewajiban dasar integritas.

Diketahui DW merupakan jaksa penuntut umum, sedangkan SK staf bagian admin.

Baca Juga  Tuntas, KRI Teluk Bintuni – 520 Tiba di Pangkalan Surabaya Selesai Jalani Penugasan

Perslingkuhan itu terbongkar, berawal dari laporan saksi yang merupakan suami sah SK. Dia melaporkan bahwa keduanya melakukan pelanggaran perselingkuhan atau perzinahan yang dapat dikualifikasi sebagai perbuatan yang tidak mengindahkan kewajiban nilai dasar integritas insan KPK.

Keduanya dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 4 Ayat (1) huruf n Peraturan Dewan Pengawas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Dalam mengusut pelanggaran ini, Dewas memeriksa delapan saksi, mulai dari Direktur Penuntutan sampai ibu mertua dari SK. Selain itu, Dewas juga memeriksa tiga orang sebagai saksi yang meringankan.

Baca Juga  Tak Cukup Bukti, KPK Lepaskan Istri Menteri Edhy Prabowo

Dalam amar putusan, Dewas menyatakan bahwa DW dan SK bersalah melakukan perbuatan perselingkuhan atau perzinaan yang dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan tidak mengindahkan kewajiban nilai dasar integritas.

Dewas juga menjatuhkan sanksi sedang berupa permintaan maaf secara terbuka tidak langsung. Dewas juga merekomendasikan kepada pejabat pembina kepegawaian untuk memeriksa lebih lanjut SK dan DW guna penjatuhan hukuman disiplin.

Putusan tersebut dibacakan Dewas pada 7 Maret 2022 oleh Ketua Tumpak Panggabean, dan dua anggota lainnya; Indriyanto Seno Adji dan Syamsuddin Haris. (*)

 

Share :

Baca Juga

kpk1

Headline

WP KPK Galang Dana Untuk Bantu Gaji Penyidik KPK
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Headline

Komisioner KPK Lili Dijatuhkan Sanksi Berat Pemotongan Gaji
Laskar FPI tewas ditembak

Hukum

Kejagung Nilai Tepat Vonis Bebas Majelis Hakim PN Jaksel Terkait Unlawful Killing Laskar FPI
Edhy Prabowo

Headline

Edhy Prabowo Tersangka Kasus Ekspor Lobster Tak Kenal Saksi Yang Meninggal
Buronan Korupsi Bank Mandiri Yosef Tjahjadjaja

Headline

Yosef Tjahjadjaja Buronan Bank Mandiri Dibekuk
Gedung Kejagung terbakar

Headline

Ada Pejabat Jadi Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Dokter Lois

Headline

Polisi Tetapkan Dokter Lois Tersangka Berita Hoaks Soal Covid-19
Stafsus Menteri KKP

Headline

Dua Anak Buah Edhy Prabowo Diganjar 4,5 Tahun Penjara