Home / Hukum

Rabu, 13 April 2022 - 22:39 WIB

Tersangka Pengeroyok Ade Armando Mengaku Kesal

Ade Armando diselamatkan aparat kepolisian saat dikeroyok dan ditelanjangi saat aksi BEM SI di depan gedung DPR/MPR, Senin (11/4/2022).

Ade Armando diselamatkan aparat kepolisian saat dikeroyok dan ditelanjangi saat aksi BEM SI di depan gedung DPR/MPR, Senin (11/4/2022).

NasionalPos.com, Jakarta – Dua tersangka pemukulan dan pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando mengaku terprovokasi dan kesal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menjelaskan motif [eristiwa itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka atas nama Komarudin dan Muhamad Bagja yang telah lebih dulu ditangkap jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Bahwa Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi yang ada di tempat kejadian. Sementara Muhamad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan yang bersangkutan kesal dengan apa yang disuarakan korban (Ade) di media sosial,” kata Zulpan kepada wartawan, Rabu (13/4).

Baca Juga  H-2 Puncak Harganas, Kepala BKKBN Tinjau Lokasi yang Bakal Dikunjungi Presiden Jokowi

Saat ini, polisi telah menangkap tiga dari enam tersangka kasus pemukulan dan pengeroyokan terhadap Ade. Teranyar, tersangka yang berhasil dicokok adalah Dhia Ul Haq.

Tersangka  ditangkap di Pondok Pesantren Yayasan Almadad Serpong pada Rabu (13/4) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat ini, Dhia masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim terkait dengan keterlibatan dengan kasus ini, nanti kami sampaikan, apa yang menjadi motif, termasuk kenapa ada di lokasi tempat ditangkap,” tutur Zulpan.

Diketahui, Ade Armando dipukuli dan ditelanjangi sejumlah orang di depan Gedung MPR/DPR saat mahasiswa menggelar aksi menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden kemarin.

Baca Juga  Mantan Dirut PTPN III Dituntut 6 Tahun Penjara Terkait Kasus Distribusi Gula

Setelah cekcok dengan sejumlah orang, Ade dihajar oleh sejumlah oranghingga babak belur dan celananya pun terlepas.

Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Nong Darol Mahmada yang mewakili keluarga Ade Armando, mengatakan Ade sudah memberikan kesaksian pada penyidik soal pemukulan yang dialaminya Senin lalu.

Nong mengatakan para penyidik sudah meminta keterangan langsung ke Ade saat dirinya dirawat di rumah sakit. (*)

Share :

Baca Juga

Neta S. Pane

Headline

Neta Sebut Dua Buronan Kakap Kembali Dibekuk di AS
ABK WNI d Kapal China

Headline

Pengacara ABK WNI Ungkap Perlakuan Tidak Manusiawi Perusahaan Kapal China
M. Kece 2

Hukum

Terdakwa Penista Agama, Kace Divonis 10 Tahun Penjara
Kapal china di natuna

Headline

Protes Diabaikan, Menkopolhukam Gelar Rakor Soal Kapal China di Laut Natuna
Azis Syamsuddin

Hukum

Berkas Lengkap, Azis Syamsuddin Segera Disidang di PN Jakpus
BLBI

Headline

Pemerintah Mengaku Penyitaan Aset BLBI Terkendala di Luar Negeri
primus dan formula e

Hukum

Diduga Mekanisme Penganggaran Formula E di APBD DKI Jakarta, Rentan Munculnya Tindak Pidana Korupsi, KPK Wajar Panggil Gubernur Anies Baswedan
Ferdinand Hutahean

Hukum

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Ferdinand ke Kejari Jakpus