Home / Top News

Senin, 15 Januari 2018 - 11:49 WIB

Terungkap 72 Ribu Permohonan Paspor Fiktif

Nasionalpos.com, Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menemukan ribuan permohonan paspor fiktif.

Seiring dengan lonjakan permohonan paspor pada tahun 2017 lalu yang mencapai 3,1 juta atau naik sekitar 61.000 dari tahun sebelumnya, ditemukan sekitar 72.000 permohonan fiktif.

Akibatnya, sistem aplikasi antrean paspor terganggu. Hal itu berdampak pada sulitnya para pemohon saat mengajukan permohonan melalui online.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Ditjen Imigrasi, ditemukan banyak kejanggalan. Seperti satu akun bisa mengajukan permohonan sampai 4.000 kali dalam sekali pendaftaran.

Kepala Bagian Humas dan Umum Dirjen Imigrasi, Agung Sampurno menyatakan, akibat pengajuan permohonan fiktif itu, maka peluang pemohon lainnya sedikit.

Baca Juga  Gerakan#2019 Ganti Presiden Nyata di CFD bunderan HI

Untuk mengatasi gangguan sistem aplikasi antrean paspor, maka Ditjen Imigrasi akan melakukan pengembangan dan penyempurnaan aplikasi pada Februari 2018 ini.

Loket Pelayanan Paspor di Tiap Kecamatan

Sementara itu, untuk memudahkan pelayanan pembuatan paspor, pihak Ditjen Imigrasi akan membuka loket pelayanan pembuatan paspor di tiap kecamatan.

Untuk itu, Dirjen Imigrasi akan menggandeng PT Pos Indonesia untuk pembuatan paspor. Sebab, PI Pos Indonesia telah memiliki jaringan kantor sampai ke tingkat kecamatan.

“Kami akan mengajak PT Pos Indonesia yang memiliki kantor di tiap kecamatan. Ini untuk memudahkan pelayanan pembuatan paspos khususnya di awal saat pendaftaran,” kata Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie di Jakarta, Minggu (14/1/2018)

Baca Juga  Update Data Corona (11/4/2022) Jumlah Pasien Positif 6.033.903 Orang dan Meninggal 155.674 Orang

Menurutnya, dengan pembukaan loket pendaftaran paspor di tiap kecamatan, maka akan mudah dijangkau dan tentu meminimalisir antrian para pembuat paspor.

Ronny mengaku, sebenarnya selama ini pihaknya sudah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Misalnya, dalam hal pelayanan pembayaran paspor dan pengiriman paspor yang sudah jadi.

Rencana pembukaan pelayanan di tiap kecamatan itu dalam rangka menyikapi meningkatkan jumlah pemohon pembuatan paspor.

Sementara, jumlagh kantor imigrasi yang tersedia sangat terbatas. Saat ini saja hanya ada 125 Kantor Imigrasi dan 14 unit layanan paspor yang tersedia. Jumlah kantor itu untuk melayani pemohon yang jumlahnya sekitar 500 kabupaten atau kota. ( )

Share :

Baca Juga

Top News

Hadiri Peringatan HUT TNI ke 77, Dandim Palangka Raya Imbau Prajurit Jaga Kepercayaan Masyarakat

Headline

Anies Tagih Piutang Pemerintah Pusat Rp5,1 Triliun

Headline

Pemerintah Jamin Calon Jemaah Haji Yang Batal Berangkat Bisa Tarik Kembali Biayanya

Headline

Muhammadiyah Serukan Kibar Merah Putih Setengah Tiang

Headline

Polisi Belum Pegang Bukti Dugaan Anggota DPR Cabuli Anak

Headline

Menteri Dilarang Ke Luar Jakarta, Jokowi Akan Reshuffle Kabinetnya?

Headline

Rektor Unkris : Keberlanjutan Lingkungan Jadi Isu Krusial di Perkotaan

Headline

Dilantik Jokowi, Jendral Pol. Listyo Sigit Resmi Jabat Kapolri