Home / Megapolitan / Top News

Senin, 20 Maret 2017 - 16:49 WIB

Tim Anies – Sandi Temukan 29 Ribu Lebih Data Kependudukan Bermasalah

JAKARTA, nasionalpos – Tim Pemenangan pasangan calon nomor 3,  Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengungkap data kependudukan bermasalah yang ada di Jakarta Barat. Mereke menemukan sebanyak 29.330 data kependudukan invalid dan ganda dari daftar pemilih tetap (DPT) di putaran pertama lalu.

“Hasil analisis kami, ada 28.853 data invalid dan 477 ganda. Itu sementara yang kami temukan,” beber Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mohammad Taufik di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Menteng, Jakarta Pusat, (20/3/2017).

Menurut Taufik, data ganda ada di Kecamatan Cengkareng, Grogol Petamburan, Kalideres, Kebon Jeruk, Kembangan, Palmerah, Tamansari, dan Tambora. Sementara data kependudukan invalid tersebar di seluruh wilayah Jakarta Barat.

Baca Juga  Ketua DPR RI Tidak keberatan,Hak Angket KPU Bergulir

Dia menjelaskan, ada 12 kriteria yang ditemukan terkait tidak validnya data kependudukan. Pertama, kata dia, NIK/KK tidak berjumlah 16 digit sebagaimana ketentuan, berakhiran 0000, kode kabupaten/kota salah, berdomisili di luar DKI, dan berdomisili di luar kabupaten/kota (Jakarta Barat).

Adapun format tanggal perekaman KK tidak terbaca, KK terbit sebelum 2005, KK terbit setelah penetapan DPT, format tanggal NIK tidak terbaca, kode provinsi di luar wilayah kependudukan, kode kabupaten/provinsi di luar wilayah kependudukan dan kode kecamatan di luar wilayah kependudukan.

Baca Juga  Wagub DKI, Ariza Tepis Prediksi Biden Soal Jakarta Akan Tenggelam

Wakil Ketua DPRD DKI ini menambahkan, data invalid dan ganda ini sangat rawan dimanfaatkan oknum tertentu untuk berbuat curang dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Dia meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta membereskan masalah ini. (cep)

 

Share :

Baca Juga

Headline

Cek Kondisi Kesehatan Prajurit, Satlinlamil 2 Surabaya Lakukan Urikes

Headline

Update Data Corona (12/11/2021) Jumlah Pasien Positif 4.250.157 Orang dan Meninggal 143.628 Orang

Top News

Fredrich Yunadi akhirnya Divonis 7 Tahun Penjara

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Kamis (20/8/2020)

Top News

KPK Kembali Periksa Andi Narogong

Politik

Gerindra dan PKS Tolak Tawaran Koalisi dari Jokowi

Headline

Tagar #DiamDiRumahCuk Muncul Di Tengah Mewabahnya Virus Corona

Headline

Ajudan Lili Pintauli Akan Diperiksa KPK Terkait Suap Jabatan di Pemkot Tanjungbalai