Uang Rp36,7 Miliar Milik Wawan Disita KPK

- Editor

Selasa, 8 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan

Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan

NasionalPos.com, Jakarta – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menyita uang sebesar Rp36,7 Miliar milik terpidana kasus korupsi Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Diketahui, Adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Wawan sudah meringkuk di penjara Lapas Sukamiskin setelah divonis pengadilan dalam beberapa kasus tindak pidana korupsi. Pertama, Wawan divonis hukuman lima tahun penjara karena terbukti menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) saat itu, Akil Mochtar.

Kedua, Wawan divonis hukuman lima tahun penjara lantaran terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus pengadaan alat kesehatan untuk Pemprov Banten dan Pemkot Tangsel tahun anggaran 2012.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, Wawan divonis satu tahun penjara lantaran terbukti menyuap Kalapas Sukamiskin terkait pemberian fasilitas dan izin keluar Lapas.

Baca Juga :   Kimia Farma Teken MoU dengan Sinopharm, Tingkatkan Kerjasama Global

Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri menerangkan bahwa penyitaan dilakukan oleh tim Jaksa eksekusi terkait kasus korupsi pengadaan alat kesehatan untuk Pemprov Banten dan Pemkot Tangsel tahun anggaran 2012.

“Agar aset recovery dari hasil tindak pidana korupsi dapat terpenuhi maka Tim Jaksa Eksekutor KPK melakukan penyitaan barang bukti atas nama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang perkaranya telah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/3/2022).

Menurutnya, langkah penyitaan tersebut dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1957 K/Pid.Sus/2021 tanggal 12 Juli 2020 jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 45/PID.SUS-TPK/2020/PT.DKI tanggal 16 Desember 2020 jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 99/ Pid.Sus-Tpk/2019/PN.Jkt.Pst tanggal 16 Juli 2020.

Baca Juga :   Putusan MK Perkara No.90/PPU-XXI/2023 Diduga hasil Kejahatan Jabatan & Kejahatan Konstitusi, Sebaiknya Ketua MK & Hakim Konstitusi Mundur Saja

Uang yang disita KPK dari Wawan tersebut  terbagi dalam mata uang yang berbeda, yakni rupiah hingga poundsterling.

Rinciannya Rp36.566.796.607,32, USD 4.120 (dollar Amerika), SGD 1.656 (dollar Singapura), GBP 3.780 (poundsterling), dan AUD 10 (dollar Australia).

Ali mengatakan, penyitaan dilakukan untuk memenuhi kewajiban Wawan dalam membayar uang pengganti sebanyak Rp58 miliar sebagaimana yang ditetapkan pengadilan.

“Tim Jaksa Eksekutor melakukan penyitaan uang-uang tersebut antara lain untuk kebutuhan dan kecukupan kewajiban pidana pembayaran uang pengganti dari Terpidana Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dalam perkara dimaksud. Merujuk pada putusan pada tingkat MA maka kewajiban pembayaran uang pengganti yang harus dibayar dan kemudian disetorkan ke kas negara sejumlah Rp58 miliar,” pungkasnya. (*)

 

 

Berita Terkait

Kementerian PPPA Dampingi Korban Jaringan Internasional Pornografi Anak
Terkait Dengan Kasus Korupsi BTS Kemenkominfo, AGRAK Desak KPK Periksa Politisi Partai Nasdem
Tersangka Judi Bola SBOTOP Dilimpahkan Bareskrim Mabes Polri Ke Kejakgung
Tawuran Marak, Polres Metro Bekasi Bentuk Tim Khusus
Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
Dikonfirmasi Soal Penerimaan Uang, Bupati Sidoarjo Kabur
Bawaslu DKI Jakarta Telusuri Dugaan Politik Uang Caleg DPR di Tambora
KPK akan Verifikasi Laporan Dugaan Korupsi Pesawat Tempur
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:21 WIB

Kementerian PPPA Dampingi Korban Jaringan Internasional Pornografi Anak

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:09 WIB

Terkait Dengan Kasus Korupsi BTS Kemenkominfo, AGRAK Desak KPK Periksa Politisi Partai Nasdem

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:09 WIB

Tersangka Judi Bola SBOTOP Dilimpahkan Bareskrim Mabes Polri Ke Kejakgung

Senin, 19 Februari 2024 - 19:26 WIB

Tawuran Marak, Polres Metro Bekasi Bentuk Tim Khusus

Sabtu, 17 Februari 2024 - 19:25 WIB

Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah

Jumat, 16 Februari 2024 - 19:37 WIB

Dikonfirmasi Soal Penerimaan Uang, Bupati Sidoarjo Kabur

Selasa, 13 Februari 2024 - 21:04 WIB

Bawaslu DKI Jakarta Telusuri Dugaan Politik Uang Caleg DPR di Tambora

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:36 WIB

KPK akan Verifikasi Laporan Dugaan Korupsi Pesawat Tempur

Berita Terbaru

Headline

Ragam Acara Perayaan Nyepi di Pura Aditya Jaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 18:51 WIB