Home / Top News

Selasa, 4 April 2017 - 18:07 WIB

Ulama Syukron Minta Pengadilan Jangan Bertele-tele Sidangkan Ahok

Jakarta,NasionalPos – Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun menilai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terlalu bertele-tele dalam mendengarkan keterangan saksi terkait dugaan penistaan agama dengan Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Syukron menyatakan sebaiknya Majelis Hakim cukup mendengarkan keterangan saksi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Pengadilan jangan bertele-tele. Saksi-saksi sudah tegas. Jangan lagi mencari saksi, mencari saksi. Saksi cukup dari majelis ulama, pembela cukup dari pengacara Ahok,” ujar Syukron usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, seperti dilansir tribunnews ,Jakarta, Selasa (4/4/2017).

 

Baca Juga  Komisi IX DPR RI Desak Pemerintah Jamin Pengobatan korban Tsunami Palu

Menurut Syukron, persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dengan memanggil ahli-ahli atau di luar Majelis Ulama Indonesia justru hanya mengulur waktu saja.

Syukron mengatakan sebaiknya pembelaan untuk Ahok cukup diwakili oleh pengacara.

“Kan Ahok punya pengacara toh, dialah untuk membela, meringankan dan seterusnya. Lalu saksi dari majelis ulama, selesai. Kalau nanti masih dikorek-korek mencari saksi mana-mana, semua orang punya kepentingan. Akhirnya nanti pengadilan terlalu lama digoreng, gosong,” tutur Syukron. (den)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemerintah Klaim Siapkan Rp89,6 Triliun Sejak 2016 Untuk Program Perubahan Iklim

Headline

Jasa Raharja Pendataan Ke Rumah Korban Jatuh Pesawat Sri Wijaya

Megapolitan

Kolonel TNI AD yang Diamankan Terkait Uang Palsu Bertugas di Kemhan

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Jumat (24/7/2020)

Nasional

Ketua Komunitas Pemuda Nasrani Kecam Aksi “Topeng” Aksos di Monas

Politik

DPC Partai Gerindra Jakbar Siap Kawal Kinerja Gubernur Baru

Ekonomi

Wapres Ma’ruf : Jumlah Wiraushawan Kurang

Headline

APD Tak Terpenuhi, IDI Dan Sejumlah Organisasi Profesi Ancam Mogok