Home / Headline / Nasional / Top News

Jumat, 16 Juli 2021 - 19:18 WIB

Update Data Corona (16/7/2021) Jumlah Pasien Positif 2.780.803 Orang dan Meninggal 71.397 Orang

NasionalPos.com, Jakarta – Pemerintah Kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) hari ini, Jumat (16/7/2021), pasien positif bertambah 54.000 orang . Dengan penambahan ini, total kumulatif pasien positif kini berjumlah 2.780.803 orang.

Pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19. Masyarakat diminta berdisiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun, dan menjaga jarak.

Baca Juga  Perumda Pasar Jaya siap Bangun Pasar Khusus Pedagang Kerajinan Tangan

Selain itu, ada 28.079 pasien yang dinyatakan sembuh Sehingga, total pasien Corona yang dinyatakan sembuh hingga saat ini berjumlah 2.204.491 orang.

Sementara, pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 1.205 orang. Denga begitu, maka total pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia mencapai 71.397 orang.

Baca Juga  MA Tolak Kasasi, HRS Tetap Dihukum 8 Bulan Penjara Terkait kasus Kerumunan Petamburan

Adapun kasus aktif mencapai 504.915 orang, jumlah spesimen yang diperiksa 258.532 orang, dan suspek sebanyak 226.551 orang.

Sebelumnya, pada Kamis (15/7/2021), tercatat total pasien aktif sebanyak 2.726.803 orang, pasien sembuh sebanyak 2.176.412 orang, dan pasien meninggal dunia mencapai 70.192 orang. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Maskapai Qantas Rumahkan 20 Ribu Karyawan

Headline

Undang-Undang Sisnas Iptek Bakal Jadi Landasan Pembangunan Nasional

Headline

Pimpinan KPK Nilai OTT Kurang Efektif Berantas Korupsi

Headline

Kebakaran dan Korban Jiwa Berjatuhan selama pemadaman Listrik

Internasional

HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Gunung Tertinggi di Eropa

Nasional

Lulusan Pendidikan Vokasi,Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri”

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Minggu (19/7/2020)

Megapolitan

Gereja Jangan di Jadikan Alat Politik Praktis