Home / Ekonomi / Top News

Senin, 20 Maret 2017 - 17:27 WIB

Utang Pemerintah Capai Rp3.500 Triliun Lebih

JAKARTA, nasionalpos – Hingga Februai 2017, Utang pemerintah pusat mencapai Rp3.589,12 triliun. Jumlah utang pemerintah itu tercatat tumbuh 12,28 persen dari Rp3.196,61 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Demikian dilansir Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu(.

Adaoun porsi utang terbesar berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp2.848,80 triliun atau 79,5 persen, terdiri dari SBN berdenominasi rupiah sebesar Rp2.085,35 triliun dan SBN berdenominasi valas senilai Rp763,45 triliun.

Berikutnya, porsi utang berasal dari pinjaman sebesar Rp740,32 triliun atau 20,5 persen yang terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp735 triliun dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp5,32 triliun.

Baca Juga  Update Corona (15/4/2020) Jumlah Pasien 5.136 Orang Dan Meninggal Menjadi 469 Orang

Sementara secara bilateral, Jepang masih menjadi negara pemberi pinjaman terbesar bagi Indonesia dengan nilai pinjaman senilai Rp201,8 triliun. Namun, secara multilateral, pinjaman dari Bank Dunia mendominasi hingga Rp235,31 triliun.

Dibandingkan bulan sebelumnya, utang pemerintah pusat itu bertambah Rp39,95 triliun atau meningkat 1,13 persen yang berasal dari kenaikan SBN neto sebanyak Rp33,09 triliun dan bertambahnya pinjaman sebesar Rp6,86 triliun.

Secara akumulatif, penambahan utang neto sepanjang dua bulan pertama tahun ini, yaitu sebesar Rp122,16 Triliun yang berasal dari kenaikan SBN sebesar Rp114,97 Triliun dan bertambahnya pinjaman sebesar Rp 7,19 Triliun.

Baca Juga  Aliansi Selamatkan Merah Putih Berharap MUI Tunjuk Panglima Masiroh Kubro

Adapun, pembayaran kewajiban utang pada Februari 2017 mencapai Rp32,19 triliun, terdiri dari pembayaran pokok utang yang jatuh tempo Rp22,45 triliun dan pembayaran bunga utang senilai Rp9,74 triliun.

Indikator risiko utang Februari 2017 menunjukkan bahwa rasio utang dengan tingkat bunga mengambang (variable rate) sebesar 12 persen dari total utang, sedangkan dalam hal risiko tingkat nilai tukar, rasio utang dalam mata uang asing terhadap total utang adalah sebesar 42 persen.

Adapun, Average Time to Maturity (ATM) sebesar 9 tahun, sedangkan utang jatuh tempo dalam 5 tahun sebesar 69,5 persen dari outstanding. (sah)

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Corona (31/8/2021) Jumlah Pasien Positif 4.089.801 Orang dan Meninggal 133.023 Orang

Headline

PITI Laporkan Sri Bintang Soal Video Ajakan Tolak Pelantikan Jokowi

Top News

Pelapor Sandiaga, Edward Soeryadjaya Tersangka Korupsi Dana Pensiun Pertamina

Headline

Update Data Corona (25/1/2021) Jumlah Pasien Positif 999.256 Orang dan Meninggal 28.132 Orang

Headline

WHO Umumkan Asal Usul Covid-19 Pada Pertengahan Maret

Headline

Komnas HAM Minta Polisi Tangkap Pelaku Teror Panitia Diskusi FH UGM

Headline

Update Corona (9/6/2020) Jumlah Pasien Positif 33.076 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.923 Orang

Headline

JK Berangkat Ke Kabul Bantu Cari Solusi Konflik Afghanistan