Home / Headline / Megapolitan / Nasional

Selasa, 14 Januari 2020 - 15:47 WIB

Warga Aspol Menteng Tolak Pengosongan Lahan Tanpa Kompensasi

NasionalPos.com,Jakarta — Rencana Pembangunan Rumah Susun oleh Polda Metro Jaya di atas lahan yang di huni sekitar 150 KK warga Polri, baik yang sudah purnawirawan maupun yang masih aktif, beserta warakawuri dan keluarganya berindikasi menghadapi kendala, pasalnya Warga yang tinggal di kawasan asrama polisi Menteng Jakarta Pusat, merasa bahwa sejak tahun 1950 mereka sudah  menempati di lahan tersebut.Sebelum terbitnya Sertifikat Hak Pakai tahun 2010 atas nama Polri,warga mendirikan bangunan dengan biaya sendiri, dan tanpa biaya dari kepolisian maupun dari Negara demikian disampaikan Kompol Purn. Prasetio Ketua Paguyuban Warga Aspol Menteng Jakarta Pusat, saat di temui di kawasan Mapolda Metro Jaya, Selasa, (14/1/2020).

Baca Juga  GL-Pro 08 : Jangan “Lebay” Merespon Revitalisasi Monas

“Warga Penghuni lahan ini, tidak menolak jika lahan ini di gunakan untuk kepentingan umum, namun kami menolak pengosongan lahan tersebut tanpa kompensasi” ungkap Prasetio.

Menurutnya, harus di pahami bahwa kami tidak menghuni di rumah dinas, melainkan menghuni lahan wakaf yang juga bisa di artikan lahan negara, kalau menghuni rumah dinas, semua bangunan rumah beserta sarana prasarananya di bangun oleh negara, sedangkan ini realitasnya, penghuni yang membangunnya.

“Polda Metro Jaya, sebagai institusi penegak hukum, sudah semestinya memiliki hati nurani rasa kemanusiaan dan keadilan dong, masa’ kami di usir begitu saja tanpa kompensasi bangunan,ini Negara Pancasila dan UUD 45, kami sebagai warga negara juga punya hak untuk di manusiakan” tegas Prasetio.

Baca Juga  Dukungan Menguat, Prabowo Segera Deklarasi Capres 2019

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kehadiran warga penghuni asrama polisi Menteng Jakarta Pusat ini ke Mapolda Metro Jaya untuk menyampaikan aspirasi agar Polda Metro Jaya, bersedia berdialog dengan warga, sebelum terjadinya pengosongan lahan tersebut.

“Mari kita berdialog sebagai sesama anggota keluarga Polri, untuk mencari solusi berdasarkan rasa kemanusiaan dan keadilan yang tertuang di sila ke 2 dan sila ke 5 Pancasila dan UUD 45” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Corona (8/1/2021) Jumlah Pasien Positif 808.340 Orang dan Meninggal 23.753 Orang

Headline

Daging Anjing Dijual di Pasar Senen Bukan Hoaks

Headline

Update Corona (15/6/2020) Jumlah Pasien Positif 39.294 Orang dan Meninggal Menjadi 2.198 Orang

Headline

Polri Larang Kegiatan Perayaan HUT OPM

Headline

Yosef Tjahjadjaja Buronan Bank Mandiri Dibekuk

Headline

Selandia Baru Bikin Seragam Hijab Polwan

Headline

IDI Ungkap APD Donasi Swasta dan Masyarakat Banyak Tidak Penuhi Standar

Headline

Jumlah Korban Virus Corona di Korsel Menjadi 46 Orang