Home / Headline / Megapolitan / Top News

Jumat, 10 April 2020 - 13:41 WIB

Warga Disarankan Gunakan Jasa Pengantaran Untuk Beli Makan Selama PSBB di Jakarta

Nasionalpos.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga untuk makan langsung di restoran. Makanan yang sudah dipesan di restoran atau rumah makan, harus di makan di rumah. Aturan itu berlaku selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait wabah virus corona (Covid-19) di Jakarta yang mulai berlaku hari ini (Jumat, 10/4/2020) hingga 14 hari ke depan.

“Warung, restoran, rumah makan bisa tetap buka tapi tidak diizinkan makan atau menyantap makanan di lokasi. Semua makanan diambil, dibawa, atau tidak ada dine in, take away semua,” ujar Anies dalam jumpa pers di Balai Kota, Kamis (9/4/2020) malam.

Baca Juga  Update Corona (20/4/2020) Jumlah Pasien 6.760 Orang Dan Meninggal Menjadi 590 Orang

Anies menyarankan, warga juga bisa menggunakan jasa pengantaran atau delivery jika ingin membeli makan.

Bagi warga yang terpaksa antre saat membeli makan, Anies mengingatkan warga agar menjaga jarak sejauh satu meter.

“Bisa menggunakan delivery atau bisa datang ke warung, dibungkus dan dibawa. Intinya bukan menghentikan kegiatan usaha rumah makannya, tapi menghentikan interaksi antarorang di rumah makan,” jelasnya.

Untuk diketahui, larangan makan langsung di restoran atau rumah makan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

Baca Juga  Koalisi 212 Akan Menang di Pemilu 2019

Dalam Pasal 10 ayat (3) menjelaskan bahwa restoran, rumah makan, maupun usaha sejenis wajib membatasi layanan untuk dibawa pulang (take away), hanya melalui pemesanan daring, atau dengan fasilitas telepon/layanan antar.

Pergub juga mengatur tentang jaga jarak antrean dengan berdiri maupun duduk paling sedikit satu meter antarpelanggan.

Penyedia makanan dan minuman juga wajib menerapkan prinsip higienis sanitasi pangan dalam proses penanganan pangan sesuai ketentuan.

Dalam Pergub  disebutkan “Menyediakan alat bantu seperti sarung tangan atau penjepit makanan untuk meminimalkan kontak langsung dengan makanan siap saji dalam proses persiapan, pengolahan, dan penyajian,” (wan)

Share :

Baca Juga

Headline

Pasca Terbakar, JPS Pertanyakan Sertifikat Laik Fungsi Gedung Kejagung

Headline

Kejagung Hadapi Gugatan Perusahaan Panama Terkait Kasus Asabri

Headline

Sah! 64 Perwira Kolinlamil Jadi Penyidik Tindak Pidana di Laut

Headline

Pedemo Kembali Blokade Bandara Internasional Hong Kong

Headline

DPD Minta Pemerintah Jelaskan Alasan Blokir Dana Ponpes

Top News

Bea Cukai Temukan 36 KTP Palsu Diimpor Dari Kamboja

Headline

Wagub DKI Riza Harap Risma Blusukan Bukan Hanya di Ibukota

Headline

DPR Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus Pengeroyokan Dua Anggota TNI