Home » Headline » FSAB Dapat Menjadi Role Model Cegah Konflik Pada Kontestasi Di Pemilu 2024

FSAB Dapat Menjadi Role Model Cegah Konflik Pada Kontestasi Di Pemilu 2024

dito 25 Mei 2023 223

NasionalPos.com, Jakarta- Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) yang dibentuk oleh anak-anak dari para tokoh yang mengalami konflik di masa lalu, yang bertekad untuk “Berhenti mewariskan konflik dan tidak membuat konflik baru” pada 25 Mei 2003, kini telah berusia 20 tahun.

Dengan latar belakang keluarga yang pernah saling bermusuhan tentu memiliki tantangan yang sangat kompleks dalam kiprahnya untuk turut serta membangun kebersamaan dalam keberagaman Bangsa Indonesia, terlebih dalam kurun waktu 20 tahun menjalin kebersamaan yang erat dari keluarga yang pernah terlibat konflik di masa lalu, bukanlah suatu hal yang mudah, dan perlu terus menerus diperjuangkan serta diupayakan dari niat yang tulus untuk menjadi sebuah keluarga yang tinggal dalam wadah organisasi dengan prinsip persaudaraan sejati, demikian disampaikan Suryo Susilo Ketua FSAB kepada pers, Kamis, 25 Mei 2023 di Jakarta.

“Hal ini pada mulanya dianggap sulit, namun berkat keseriusan dan kerja keras seluruh pengurus maupun anggota FSAB, perjalanan organisasi ini dengan berbagai dinamika aktivitas maupun karyanya telah mencapai usia ke 20; suasana inilah yang patut disyukuri oleh seluruh anggota keluarga besar FSAB.”ucap Suryo Susilo.

Menurut Suryo, terkait dengan tantangan yang akan dihadapi FSAB di masa kini, masa mendatang, dan juga menyongsong penyelenggaraan Pemilu serentak pada tahun 2024 mendatang, sangatlah tidak mudah, namun demikian tantangan tersebut mesti di jawab dengan sikap sebagai anggota FSAB yang sudah bebas dari “tawanan masa lalu”, bebas dari dendam dan keinginan membalas dendam, maka diharapkan FSAB dapat menjadi teladan bagaimana bisa saling memaafkan, menjadi teladan mengesampingkan dendam pribadi, maupun golongan untuk kepentingan bangsa ke depan,

kemudian menjadi teladan bagaimana membangun harmoni dalam berdemokrasi melalui kearifan musyawarah, melalui kearifan budaya, dan disamping itu anggota FSAB diharapkan dapat turut serta secara aktif dalam aktivitas berdemokrasi menyambut penyelenggaraan pemilu 2024, melalui sikap yang lebih mengedepankan implementasi nilai-nilai Pancasila, secara konkrit, menolak berbagai berita-berita hoax, menolak berita ujaran kebencian, serta mencegah terjadinya konflik yang dapat menimbulkan kegaduhan maupun perpecahan bangsa.

“Suasana harmonis kekeluargaan yang sudah terbentuk di FSAB selama 20 tahun ini, sudah sepatutnya dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam berdemokrasi di tahun politik menyongsong penyelenggaraan pemilu 2024 mendatang.”tukas Suryo.

Baca Juga :  Presiden Gober Community Desak Pemerintah Wujudkan Keadilan Sosial dalam Ekosistem Transportasi Online Indonesia

Hal senada juga disampaikan Mayang anggota FSAB Muda, saat dihubungi terpisah, ia mengatakan bahwa memang saat ini Indonesia sedang di hadapkan pada situasi yang sangat memerlukan upaya menumbuhkembangkan terus menerus semangat kebersamaan dalam kebhinekaan pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, terutama di kalangan generasi milineal.

Apabila dicermati saat ini, sedang dihadapkan pada situasi yang rentan menimbulkan konflik, kegaduhan, tawuran maupun perilaku anarkis merugikan semua pihak, hal tersebut dapat dipicu oleh maraknya penyalahgunaan teknologi dunia maya untuk kepentingan sekelompok pihak, yang ingin membuat kekacauan. Kondisi ini jelas menjadi keprihatinan seluruh komponen anak bangsa.

“Nah, di situasi inilah, keberadaan FSAB beserta berbagai aktivitasnya selama 20 tahun ini, sangat dibutuhkan sebagai role model untuk menyelesaikan konflik, melalui pendekatan yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan, kekeluargaan tanpa dendam maupun tanpa diskriminasi, itulah yang saya rasakan di FSAB selama ini.”ungkap Mayang.

Menurut Mayang, sejak tahun 2010 lalu, dirinya melihat aktivitas Ibu (Ibu Cathryn Pandjaitan) bersama keluarga besar FSAB yang bertujuan sangat mulia “ to spread peace “; yang tadinya mereka adalah “ the children of war “ they become “ the children of peace “ (glorious). FSAB adalah contoh nyata / role model yang patut diteladani dalam bermasyarakat dan bernegara, dirinya melihat langsung bagaimana individu dapat berdamai dengan masa lalu dan menjadi contoh buat penerus bangsa, bahwa dengan konflik hidup ini tidak akan membuahkan hasil baik.

“Harapan saya agar apa yang sudah terbentuk di FSAB, dapat dilanjutkan dan semakin dikenal oleh semua kalangan (tidak terkecuali) dengan berbagai aktifitas-aktifitas positif yang bersifat membangun bangsa dan negara, agar FSAB juga dapat terus menyebarkan perdamaian ke seluruh pelosok tanah air.” tukas Mayang.

Nah, lanjut Mayang, apabila mengamati situasi di tahun politik menjelang pemilu 2024 mendatang, tanpa disadari suhu politik semakin meningkat, semakin memanas dengan adanya informasi di media sosial yang cenderung mengabaikan kepatutan maupun kelayakan informasi tersebut untuk dikonsumsi publik, terutama untuk kalangan generasi muda,

hal inilah yang kemudian dapat memicu terjadinya fenomena konflik antar kontestasi peserta pemilu, elit parpol dan bahkan para pendukung, sehingga pemilu yang sesungguhnya merupakan momentum demokratis perwujudan dari kedaulatan rakyat, justru menjadi ajang perebutan kekuasaan yang menghalalkan segala cara.

Baca Juga :  Menteri HAM: Saya menyambut baik FSAB dan kantor saya adalah tempat untuk rekonsiliasi

“Kondisi inilah yang harus kita cegah; Mari di momentum peringatan HUT ke 20 FSAB ini, Keluarga Besar FSAB dapat menyatukan langkah dan tekad untuk bersama-sama menyukseskan tahun politik sebagai ajang mempersiapkan diri menyongsong perhelatan Pemilu 2024 mendatang sebagai perwujudan kedaulatan rakyat, bukan sebagai ajang perebutan kekuasaan.”tukas Mayang.

Sementara itu, senada dengan Mayang, dihubungi terpisah, Anne (putri Sarjono Kartosuwiryo), yang juga anggota FSAB muda, ia mengatakan Pemilu bukanlah ajang perang untuk saling menghabisi satu sama lain. Pemilu adalah kegiatan kenegaraan dan kebangsaan yang wajib dilakukan secara berkala lima tahun sekali.

“Mari kita sambut dengan suka cita, bukan dengan semangat kebencian atau permusuhan, FSAB bisa memberikan keteladanan dengan saling menghormati dan bersikap Netral tetapi harus tetap mengawasi jalannya Pemilu karena ini adalah satu waktu terpenting dalam menentukan Indonesia hari ini dan masa depan.”ucap Anne

Bukan hanya itu, lanjut Anne, yang patut diingat bahwa lahirnya FSAB, 20 tahun lalu, ini menjadi penting bila dilihat dari perspektif upaya rekonsiliasi bangsa, sama-sama dilandasi oleh niat tulus untuk memaafkan masa lalu, yang dirasakan dari kehadiran FSAB ini, mengedepankan rasa persaudaraan sebangsa, saling memaafkan atas konflik yang terjadi saat perjuangan kemerdekaan semua pihak khususnya yang berkonflik ketika itu, tujuannya hanya satu yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia seutuhnya,

tentunya kondisi itu tercipta karena pernah merasakan akibat terjadinya konflik maupun mewariskan konflik tersebut dengan menyimpan bara api dendam sehingga dapat memicu memecah belah bangsa, akan tetapi dengan adanya Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) berhasil menutup dan menyembuhkan berbagai luka yang terjadi.

“FSAB ini menjadi tauladan bagi Dunia atau para pihak yang berkonflik atas beda cara pikir/ pendapat atau perbedaan apapun, karena itu saya sangat berharap di usianya ke 20 ini, FSAB dapat menjadi role model mencegah konflik pada konstestasi Pemilu 2024 mendatang. Dirgahayu FSAB ke 20, semoga FSAB dapat tetap terus berkiprah dan berkarya untuk bangsa dan negara, serta dapat berkonstribusi terhadap terwujudnya Pemilu 2024 mendatang tanpa konflik. FSAB juga tidak rela Pemilu 2024 dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas nasional. FSAB akan berdiri di garis depan untuk menjaga Indonesia dari ancaman pertikaian maupun perpecahan.”pungkas Anne Sarjono.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x