Home » Ekonomi » Tempo Doeloe KUD Sarang Korupsi, Kini Koperasi Merah Putih Sarang Inovasi & Kreasi Ekonomi

Tempo Doeloe KUD Sarang Korupsi, Kini Koperasi Merah Putih Sarang Inovasi & Kreasi Ekonomi

dito 28 Jul 2025 1.312

NasionalPos.com, Jakarta-

Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

 

Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari kepada wartawan, Senin, 28 Juli 2025 di Jakarta.

“Koperasi Merah Putih dapat menjadi wadah untuk mengoptimalkan potensi desa dan membangun ekonomi yang lebih mandiri, ini semua terwujud berkat kecermatan Presiden Prabowo Subianto dan juga Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi dalam membaca peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan “ucap Faris Galuh Pratama.

Baca Juga :  Dubes RI untuk Prancis Diterima Pj Gubernur DKI Jakarta

Menurutnya, Koperasi Merah Putih diakui sebagai gerakan nasional yang bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, yang sangat berbeda dengan konsep Koperasi Unit Desa ( KUD) di Era Order Baru, kalau KUD masih menerapkan sistem keuangan tradisional yang rentan adanya penyalahgunaan pengelolaan keuangan nya, sehingga menciptakan kondisi koperasi berhenti bahkan kolaps alias bangkrut,

Sedangkan Koperasi Merah Putih ini, menerapkan sistem keuangan modern, yang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan jangkauan layanan.

“Penerapan teknologi digital ini diharapkan dapat memberdayakan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, serta pencegahan penyalahgunaan pengelolaan keuangan ” tukas Faris.

Oleh karena itu, sambungnya, keberadaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berperan aktif dalam mendukung program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dengan menghadirkan Digi Koperasi, yang berperan sebagai integrator yang menghubungkan antara koperasi, rantai pasok BUMN, akses ke marketplace UMKM, hingga dashboard guna melakukan pemantauan performansi koperasi.

Baca Juga :  Diakhir Masa Jabatannya, Gubernur Anies- Wagub Ariza Gelar Acara Pamit kepada Warga Jakarta

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Keberadaan Digi Koperasi diharapkan dapat mendukung pengelolaan dan pengawasan Koperasi Desa Merah Putih menjadi lebih efisien dan efektif melalui sejumlah fitur yang andal, termasuk penyediaan internet berkecepatan tinggi.

“Ini lah perbedaan KUD dengan Koperasi Merah Putih, KUD Di masa lalu sarang Korupsi, Koperasi Merah Putih Sarang Inovasi”pungkasnya.

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
LA Connextion Kupas Ketahanan Ekonomi di Tengah Badai Geopolitik Global

dito

29 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sekelompok masyarakat yang pernah berkuliah di berbagai kampus di Kota Los Angeles dan berbagai kota lainnya di Amerika Serikat, menggelar Talkshow, Rabu 20 Mei 2026 lalu di peringatan hari Kebangkitan Nasional di ruang Jimbaran hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Acara ini di hadiri sebanyak 85 orang peserta Saat ini pada umumnya mereka yang …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Di HUT ke 23, FSAB Serukan Perkuat Soliditas Kebangsaan Dalam Hadapi Badai Krisis Global

dito

25 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

Forum Komunikasi Ojol Tertindas Gelar Aksi Unras Bertajuk Revisi Perpres 27 Tahun 2026 atau Reformasi

dito

21 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sekitar Ribuan Driver ojol dari wadah taktis bernama Forum Komunikasi Ojol Tertindas (FORKOT) yang merupakan gabungan berbagai Organisasi, Komunitas dan Paguyuban ojol Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan patung kuda di Jalan Thamrin Jakarta pusat, Kamis, 21/5/2026.   ” Kami dari FORKOT dengan ini menyatakan dengan tegas dan mengapresiasi sikap Pemerintah terhadap …

x
x