Home » Ekonomi » Tempo Doeloe KUD Sarang Korupsi, Kini Koperasi Merah Putih Sarang Inovasi & Kreasi Ekonomi

Tempo Doeloe KUD Sarang Korupsi, Kini Koperasi Merah Putih Sarang Inovasi & Kreasi Ekonomi

dito 28 Jul 2025 1.281

NasionalPos.com, Jakarta-

Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

 

Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari kepada wartawan, Senin, 28 Juli 2025 di Jakarta.

“Koperasi Merah Putih dapat menjadi wadah untuk mengoptimalkan potensi desa dan membangun ekonomi yang lebih mandiri, ini semua terwujud berkat kecermatan Presiden Prabowo Subianto dan juga Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi dalam membaca peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan “ucap Faris Galuh Pratama.

Baca Juga :  Pemerintah Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina

Menurutnya, Koperasi Merah Putih diakui sebagai gerakan nasional yang bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, yang sangat berbeda dengan konsep Koperasi Unit Desa ( KUD) di Era Order Baru, kalau KUD masih menerapkan sistem keuangan tradisional yang rentan adanya penyalahgunaan pengelolaan keuangan nya, sehingga menciptakan kondisi koperasi berhenti bahkan kolaps alias bangkrut,

Sedangkan Koperasi Merah Putih ini, menerapkan sistem keuangan modern, yang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan jangkauan layanan.

“Penerapan teknologi digital ini diharapkan dapat memberdayakan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, serta pencegahan penyalahgunaan pengelolaan keuangan ” tukas Faris.

Oleh karena itu, sambungnya, keberadaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berperan aktif dalam mendukung program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dengan menghadirkan Digi Koperasi, yang berperan sebagai integrator yang menghubungkan antara koperasi, rantai pasok BUMN, akses ke marketplace UMKM, hingga dashboard guna melakukan pemantauan performansi koperasi.

Baca Juga :  Uskup Agustinus Dukung Peresmian dan Pendedikasian Gereja Santo Antonius di Desa Padua Mendalam

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Keberadaan Digi Koperasi diharapkan dapat mendukung pengelolaan dan pengawasan Koperasi Desa Merah Putih menjadi lebih efisien dan efektif melalui sejumlah fitur yang andal, termasuk penyediaan internet berkecepatan tinggi.

“Ini lah perbedaan KUD dengan Koperasi Merah Putih, KUD Di masa lalu sarang Korupsi, Koperasi Merah Putih Sarang Inovasi”pungkasnya.

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Serangan ke Istana di Era Perang Algoritma

Dhio Justice Law

13 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (DIrektur Lemtera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com, Jakarta – Dalam politik modern, karakter tidak lagi dibunuh dengan peluru. Ia dibunuh dengan persepsi. Isu tentang dugaan penyimpangan seksual yang diarahkan kepada Letkol Teddy sebetulnya tidak bisa dibaca hanya sebagai gosip personal. Terlalu naif jika melihatnya sekadar urusan privat seorang pejabat negara. Dalam lanskap …

Desa Cibiru Wetan Meriahkan Milangkala Ke-42 dengan Ragam Seni Budaya dan UMKM

Suryana Korwil Jabar

09 Mei 2026

Kabupaten Bandung, NasionalPos.com – Pemerintah Desa , Kecamatan , menggelar perayaan Milangkala ke-42 yang berlangsung meriah pada 9–10 Mei 2026. Kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di wilayah Desa Cibiru Wetan dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh pemerintahan, budayawan, tokoh pemuda, hingga para tamu undangan lainnya, Sabtu (9/5/2026). Perayaan Milangkala tahun ini menghadirkan beragam rangkaian …

Koruptor Diringkus, Uangnya Lolos

Dhio Justice Law

04 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Penangkapan koruptor kerap dipamerkan sebagai bukti negara bekerja. Namun pertanyaan mendasarnya jarang dituntaskan: ke mana larinya uang hasil kejahatan itu? Vonis dijatuhkan, pelaku diumumkan, tetapi aliran dana justru lenyap dalam labirin transaksi yang sulit disentuh hukum. Negara tampak menang di permukaan, tetapi kalah …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

x
x