Home » Headline » Dua Pasangan Capres-Cawapres Berlatarbelakang ex Aktivis Mahasiswa Kelompok Cipayung, Diharapkan Pilpres 2024 Dapat Lebih Berkualitas

Dua Pasangan Capres-Cawapres Berlatarbelakang ex Aktivis Mahasiswa Kelompok Cipayung, Diharapkan Pilpres 2024 Dapat Lebih Berkualitas

dito 20 Okt 2023 127

NasionalPos.com, Jakarta- Dua pasangan capres-cawapres resmi mendaftarkan diri ke KPU, Kamis 19/10/2023 kemaren. Mereka adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD., tentunya kehadiran dua pasangan capres-cawapres tersebut menandakan dimulainya proses pemilihan presiden tahun 2024 mendatang. Bukan hanya itu, kehadiran dua pasangan capres-cawapres yang ikut dalam kontestasi demokrasi di arena pilpres 2024 mendatang juga mendapatkan tanggapan dari berbagai kalangan Masyarakat, salah seorang diantaranya adalah A. Syamsul Zakaria, SH, MH seorang pengacara publik.

Kepada wartawan yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa pendaftaran dua pasangan capres-cawapres tersebut merupakan momentum bersejarah dalam perkembangan demokrasi di negeri ini, pasalnya  Pendaftaran Pertama  Paslon ANIS-AMIN , yang diusung Partai NASDEM, PKS DÀN PKB,  dihari yg sama walau waktu yang berbeda, juga mendaftar pasangan  GANJAR -MAHFUD,

“Selain momentum bersejarah, ada hal yang menarik, yang saya cermati dari dua pasangan capres-cawapres tersebut, ternyata  mereka itu adalah aktivis di jamannya, sama sama dari UGM dan didominasi oleh mereka yang adalah aktivis kelompok cipayung, Mas Anies adalah mantan aktivis HMI, Cak Imin juga mantan aktivis PMII, sedangkan Mas Ganjar juga mantan aktivis GMNI, ini baru pertama kalinya mantan aktivis kelompok Cipayung (GMNI, HMI, PMII, GMKI &PMKRI)  ikut dalam konstestasi pilres di negeri ini.”ungkap A Syamsul Zakaria, SH MH yang juga mantan aktivis HMI kepada wartawan, Jumaat, 20 Oktober 2023

Baca Juga :  Fidri Arnaldy Raih Penghargaan pada Ajang Indonesia Financial Top Leader Awards 2023

Menurut Samyek panggilan akrab Syamsul Zakaria, Selain kedua pasangan capres-cawapres tersbeut, menggambarkan adanya keterlibatan mantan aktivis kelompok Cipayung, yang juga patut dicermati adalah adanya kecenderungan mengenai pertimbangan meraih suara dari  Indonesia bagian Jawa, mengapa ini terjadi, mungkin pertimbangannya rebutan suara Jawa  Tengah dan Jawa Timur lebih khusus suara  NU, fenomena tersebut bertambah menarik jika Prabowo juga memilih Erick atau Khopifah (Gubernur Jawa Timur) karena mereka berdua sama-sama NU.

“Fenomena tersebut merupakan  konsekwensi pesta demokrasi one man one vote, serta belum ada regulasi UU Pemilihan Presiden, yang mengatur perimbangàn  keterwakilan jawa dan luar jawa, Indonesia timur, untuk mengawal persatuan dan kesatuàn, sehingga unsur ketokohan keterwakilan basis tertentu atau dari daeerah tertentu menjadi salah satu syarat politis bagi seseorang untuk dapat dipasangkan sebagai capres maupun cawapres di dalam konstestasi pilpres 2024 mendatang.”tandas Syamzek yang terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai calon DPD RI dapil DKI Jakarta.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Mulai Ditangani KPK

Namun terlepas dari itu, lanjut Syamzek, tentunya dapat dicermati, pilpres 2024 mendatang berbeda dengan pilpres 2019 silam, hal itu dapat dicermati dari sisi pesertanya, pilpres 2024 nampaknya lebih berkualitas, karena diikuti mantan aktivis mahasiswa di kelompok Cipayung yang dikenal sebagai kawah candradimukanya pembinaan para aktivis mahasiswa di luar kampus, kaum intelektual, dan juga bagian dari Sejarah lahirnya reformasi, karena itu diharapkan dengan hadirnya mereka tersebut, arena pilpres 2024 mendatang tidak lagi menjadi ajang kontestasi yang mengandalkan cara-cara yang cenderung bisa menjadi pemicu konflik, melainkan lebih mengandalkan cara-cara edukatif, elegan, kreatif, dan inovatif melalui ungkapan gagasan, program maupun cita-cita optimis yang ditawarkan ke masyarakat, sehingga pilpres 2024 bisa berlangsung kondusif dan berkualitas.

“Ya, Pilpres 2024 mendatang adalah pilpresnya mantan aktivis mahasiswa sehingga diharapkan dapat dilaksanakan dengan menerapkan budaya aktivis, yang dinamis, energik dan berakhir dengan damai, ya, istilahnya selesaikan secara adat, itulah aktivis mahasiswa, tidak ada dendam atau tidak gontok-gontokan, yang ada damai setelah berdebat, selamat untuk dua pasangan capres-cawapres yang telah mendaftar ke KPU.”pungkas A. Syamsul Zakaria, SH, MH.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

x
x