Home » Nasional » daerah » Komisi III DPRD Pessel Bahas Strategi PJU, Lalin, dan Tata Ruang 2026 Bersama OPD Terkait

Komisi III DPRD Pessel Bahas Strategi PJU, Lalin, dan Tata Ruang 2026 Bersama OPD Terkait

Primadoni,SH 21 Jan 2026 250

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Komisi III DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra kerja pada Rabu (21/01/2026).

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Pessel, Syafril Saputra, SH, MH, dan berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD Pessel.

Rapat dihadiri oleh perwakilan Dinas Perhubungan serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Pesisir Selatan.

Agenda utama rapat membahas strategi dan inovasi Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pengelolaan lalu lintas (lalin) untuk tahun perencanaan 2026.

Selain itu, RDP juga menyoroti penataan Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Mandeh serta seluruh kawasan strategis di Kabupaten Pesisir Selatan.

Pembahasan lain yang tak kalah penting adalah draf rencana pengembangan Kawasan Transmigrasi Mandiri Terpadu (KTM) pasca kunjungan Kementerian Transmigrasi ke Pessel.

Ketua Komisi III DPRD Pessel, Syafril Saputra, SH, MH, menyampaikan bahwa RDP ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan perencanaan legislatif.

Menurutnya, sektor perhubungan dan tata ruang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

Baca Juga :  Bupati Hendrajoni Pimpin Rapat Pengendalian Inflasi dan Kesediaan Pangan Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional

“Kami ingin memastikan perencanaan PJU dan lalu lintas 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung kawasan wisata unggulan,” ujar Syafril.

Ia menekankan bahwa kawasan Mandeh sebagai destinasi nasional memerlukan penataan ruang yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Syafril juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara RTRW, RDTR, dan program pembangunan daerah agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.

Dalam rapat tersebut, Dinas Perhubungan memaparkan rencana inovasi PJU berbasis teknologi hemat energi dan peningkatan keselamatan lalu lintas.

Inovasi tersebut meliputi penggunaan lampu LED, sistem pengendalian jarak jauh, serta pemetaan titik rawan kecelakaan.

Dinas Perhubungan juga menjelaskan strategi rekayasa lalu lintas di kawasan padat dan jalur wisata.

Sementara itu, Bappedalitbang mempresentasikan progres revisi RTRW dan penyusunan RDTR di sejumlah kecamatan.

Fokus utama diarahkan pada kawasan Mandeh, pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta kawasan pesisir dan perdesaan.

Bappedalitbang menilai penataan ruang yang baik akan menjadi landasan utama investasi dan pembangunan berkelanjutan di Pessel.

Dalam pembahasan KTM, Komisi III meminta penjelasan tindak lanjut hasil kunjungan Kementerian Transmigrasi.

Draf plan KTM tersebut diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran dan lokal.

Baca Juga :  Fraksi PKS Setujui Perubahan APBD Pesisir Selatan 2026, Soroti Ketergantungan Dana Transfer dan SILPA Rp98,73 Miliar

Syafril menegaskan bahwa DPRD akan mendorong percepatan realisasi program KTM sesuai regulasi yang berlaku.

Ia juga meminta agar OPD terkait menyiapkan dokumen perencanaan yang matang dan terukur.

RDP berlangsung secara dialogis dengan adanya masukan dan tanggapan dari anggota Komisi III DPRD Pessel.

Beberapa anggota dewan menyoroti pentingnya pemerataan PJU hingga ke daerah terpencil.

Selain itu, aspek keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama dalam pembahasan lalu lintas.

Komisi III menilai koordinasi lintas sektor sangat diperlukan dalam pelaksanaan kebijakan perhubungan dan tata ruang.

RDP ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dalam penyusunan program kerja 2026.

Syafril menyatakan bahwa hasil rapat akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan keputusan DPRD.

Ia menegaskan komitmen Komisi III untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur yang berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang terencana akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi Pesisir Selatan.

Rapat Dengar Pendapat tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk memperkuat koordinasi dan tindak lanjut antarinstansi demi kemajuan Kabupaten Pesisir Selatan.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sambut HUT ke-25, Demokrat Sumbar Gelar Donor Darah dan Aksi Langit Biru

Zulwandi

24 Okt 2026

Padang, Nasionalpos.com —– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Barat menggelar aksi sosial berupa donor darah dan kegiatan bersih-bersih lingkungan bertajuk Langit Biru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT partai yang dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Sekretaris DPD Partai Demokrat …

Kawal Demokrasi Tingkat Pekon, Polsek Pesisir Utara Pastikan Kampanye Aman

Taufik Hidayat

24 Okt 2026

Pesisir barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (Pilratin), Polsek Pesisir Utara melaksanakan pengamanan kegiatan kampanye di Pekon Penengahan, Kecamatan lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Sabtu, 24/10/2026. Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan kampanye berjalan dengan aman, …

Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung

dito

24 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada,   Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …

Jaga Kondusivitas Pilratin, Kasat Reskrim Polres Pesibar Ingatkan Masyarakat Hindari Konflik dan Pelanggaran Hukum

Taufik Hidayat

23 Okt 2026

  Pesisir Barat –  Kontestasi Pemilihan Peratin (Pilratin) di sejumlah pekon di Kabupaten Pesisir Barat tak lama lagi akan dimulai. Tahapan pesta demokrasi di tingkat pekon tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan mengemban amanah dan membawa arah pembangunan pekon ke depan. Menjelang pelaksanaan Pilratin, masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan dengan …

Resmi Dibuka ; Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Kapolda Lampung Lewat Hotline Ini

Taufik Hidayat

22 Okt 2026

Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline “Lapor Pak Kapolda Lampung”. Layanan tersebut menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, informasi, maupun aspirasi secara langsung. Informasi mengenai layanan tersebut disampaikan melalui materi publikasi Polda Lampung menampilkan Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani. Dalam publikasi itu, masyarakat dapat menghubungi hotline pengaduan …

Perkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung

Taufik Hidayat

21 Okt 2026

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …

x
x