Home » Politik » Kaukus Insan Cita Desak Pemerintah dan Parpol Taat Konstitusi.

Kaukus Insan Cita Desak Pemerintah dan Parpol Taat Konstitusi.

Dhio Justice Law 11 Apr 2022 107

NasionalPos.com, Jakarta – Narasi tentang perpanjangan jabatan presiden menjadi tiga kali serta penundaan Pemilu 2024 terus menjadi polemik yang berkepanjangan.

Walaupun perpanjangan jabatan dan penundaan pemilu bukan sesuatu yang tabu dalam perubahan UUD, tetapi (amandemen terbatas-itu) tidak menjadi otomatis dilakukan karena kepentingan yang sangat pragmatis dan cenderung berbau oligarkis. Demikian bunyi rilis Kaukus Insan Cita untuk Indonesia yang diterima media, Senin (11/4/2022).

Sekertaris Jenderal Kaukus Insan Cita Untuk Indonesia,  Sabaruddin, menegaskan apabila keinginan Pemerintah dan juga segelintir elite partai politik terus dipaksakan, dirinya khawatir akan terjadi eskalasi gerakan Mahasiswa dan civil society yang tidak terkendali seperti tahun 98.

Baca Juga :  Sri Mulyani: Program Makan Bergizi Penting Bagi Pertumbuhan Ekonomi

“Kita berharap adanya evaluasi yang mendalam terhadap narasi yang menjadi liar, seharusnya kita kembali untuk fokus pada pemulihan ekonomi dan perbaikan kehidupan berbangsa yang pro rakyat”, ungkapnya.

Dirinya menambahkan, terkait aksi demonstrasi Mahasiswa yang dilakukan hari ini, Senin (11/4/2022), Kaukus Insan Cita mendukung gerakan tersebut.

Kaukus juga memberikan apresiasi kepada gerakan 11 April 2022 dimana mahasiswa menyampaikan aspirasi agar seluruh Instrumen negara ini di ingatkan kembali kepada ketaatan pada konstitusi bernegara sebagai kesepakatan bersama yang harus jadi pedoman dari seluruh anak bangsa.

Kaukus Insan Cita berharap, seluruh elit politik dan pejabat negara taat pada konstitusi sebagaimana yang diarahkan presiden Jokowi. Jangan lagi ada pejabat atau menteri yang memainkan isu ini. Stop polemik, harusfokus pada pemulihan ekonomi dan harga-harga yang terus merangkak.

Baca Juga :  Perilaku Gibran di Debat Cawapres Kedua, Menafikan Adat Ketimuran Bakal Picu Gerakan Asal Bukan Gibran

“Jangan ada lagi polemik penundaan pemilu dan perpanjangan. Stop membuang-buang energi. Fokus pemulihan ekonomi dan harga-harga yang harus pemerintah stabilkan. Diatas itu semua konstitusi harus benar-benar ditaati,” tandasnya.

Kaukus Insan Cita sendiri merupakan lembaga yang didirikan mantan aktivis Alumni HMI dengan Presidium antara lain, Zulkifli mantan Sekjend PB HMI, Mhr Sikka Songge mantan Ketum HMI Cab Yogya, dan Muh Muslih mantan Ketum Badko HMI Jateng. (*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Nasabah klaim dirugikan dalam kredit BPR Arto moro,ketua KANNI semarang soroti dugaan ketidakberesan,nasabah ns berjuang mencari keadilan

Indri Kalteng

05 Okt 2026

    SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

x
x