Home / Politik

Senin, 11 April 2022 - 15:36 WIB

Kaukus Insan Cita Desak Pemerintah dan Parpol Taat Konstitusi.

Sabaruddin

Sabaruddin

NasionalPos.com, Jakarta – Narasi tentang perpanjangan jabatan presiden menjadi tiga kali serta penundaan Pemilu 2024 terus menjadi polemik yang berkepanjangan.

Walaupun perpanjangan jabatan dan penundaan pemilu bukan sesuatu yang tabu dalam perubahan UUD, tetapi (amandemen terbatas-itu) tidak menjadi otomatis dilakukan karena kepentingan yang sangat pragmatis dan cenderung berbau oligarkis. Demikian bunyi rilis Kaukus Insan Cita untuk Indonesia yang diterima media, Senin (11/4/2022).

Sekertaris Jenderal Kaukus Insan Cita Untuk Indonesia,  Sabaruddin, menegaskan apabila keinginan Pemerintah dan juga segelintir elite partai politik terus dipaksakan, dirinya khawatir akan terjadi eskalasi gerakan Mahasiswa dan civil society yang tidak terkendali seperti tahun 98.

Baca Juga  Buntut Kasus Arteria, PDIP Instruksikan Kadernya DI Jabar Lakukan Aksi Simpatik

“Kita berharap adanya evaluasi yang mendalam terhadap narasi yang menjadi liar, seharusnya kita kembali untuk fokus pada pemulihan ekonomi dan perbaikan kehidupan berbangsa yang pro rakyat”, ungkapnya.

Dirinya menambahkan, terkait aksi demonstrasi Mahasiswa yang dilakukan hari ini, Senin (11/4/2022), Kaukus Insan Cita mendukung gerakan tersebut.

Kaukus juga memberikan apresiasi kepada gerakan 11 April 2022 dimana mahasiswa menyampaikan aspirasi agar seluruh Instrumen negara ini di ingatkan kembali kepada ketaatan pada konstitusi bernegara sebagai kesepakatan bersama yang harus jadi pedoman dari seluruh anak bangsa.

Kaukus Insan Cita berharap, seluruh elit politik dan pejabat negara taat pada konstitusi sebagaimana yang diarahkan presiden Jokowi. Jangan lagi ada pejabat atau menteri yang memainkan isu ini. Stop polemik, harusfokus pada pemulihan ekonomi dan harga-harga yang terus merangkak.

Baca Juga  Ketua DPR RI Tidak keberatan,Hak Angket KPU Bergulir

“Jangan ada lagi polemik penundaan pemilu dan perpanjangan. Stop membuang-buang energi. Fokus pemulihan ekonomi dan harga-harga yang harus pemerintah stabilkan. Diatas itu semua konstitusi harus benar-benar ditaati,” tandasnya.

Kaukus Insan Cita sendiri merupakan lembaga yang didirikan mantan aktivis Alumni HMI dengan Presidium antara lain, Zulkifli mantan Sekjend PB HMI, Mhr Sikka Songge mantan Ketum HMI Cab Yogya, dan Muh Muslih mantan Ketum Badko HMI Jateng. (*)

Share :

Baca Juga

Masinton Pasaribu

Politik

Politisi PDIP Masinton Pasaribu Kritik Novel Bawesdan
BOM

Headline

Prihatin Dengan Kondisi Bangsa, Para Aktivis Bentuk Barisan Oposisi Merah putih (BOM)
faisal saleh edit

Headline

Harkitnas Momentum Kebangkitan Generasi Trendsetter di era Revolusi Teknologi
JK marah

Headline

JK Minta Aparat Usut Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi
Natalius Pigai

Headline

Mega Tangisi Jokowi, Pigai : Jika Kerja Benar, Korban Covid-19 Tak Banyak
Prabowo

Headline

Melalui KLB, Prabowo Terpilih Kembali Sebagai Ketum Gerindra
Ketua Umum Garda Bumi Putera DR Harjono P. Putro

Headline

Kita Tidak Bisa Keluar Dari Krisis Dengan Cara Tipu-tipu
Capim KPK disahkan

Headline

Firly Cs Sah Jadi Capim KPK