- daerahGagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara
- HeadlineBlunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai
- daerahLaporkan Dugaan Pelecehan di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, YM Minta Wali Kota Padang Turun Tangan
- daerahPerkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas
- daerahDi Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

Momentum Kedua Anas Urbaningrum dalam Pentas Politik Nasional
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)
NasionalPos.com, Jakarta – Pesta Demokrasi Tanah Air masih tiga tahun lagi, namun publik mencermati mesin politik mayoritas partai politik mulai dipanaskan. Branding partai dan sosok atau figure pun dibangun. Meski ada pesimis dibenak sebagian publik Tanah Air menyaksikan sepak terjang para elit politik yang kerap mengecewakan dan tak sedikit yang berperilaku korup, namun yang pasti akan muncul sosok pemimpin terpilih melalui Pemilu 2029 nanti. Terlepas dari pro kontra figur yang kelak terpilih untuk memimpin Negeri ini.

Anas Urbaningrum
Anas Kembali
Salah satu sosok yang menarik untuk diamati adalah Anas Urbaningrum yang sempat tersandung kasus korupsi dan kini kembali aktif dan dipercaya memimpin Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Pria kelahiran tahun 1969 di Blitar, Jawa Timur ini sempat menjadi salah satu figur yang diharapkan sebagian publik untuk tampil memimpin negeri ini. Sosoknya yang tenang jauh dari kontroversi dan cerdas menjadi daya pikatnya saat itu. Karakternya terbentuk melalui proses panjang sejak di bangku kuliah. Dia adalah mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 1997-1999 melalui Kongres PB HMI di Yogyakarta.
Anas menyelesaikan studi bidang politik (S1) di Universitas Airlangga, lanjut (S2) di Universitas Indonesia dan (S3) di Universitas Gajah Mada.
Di era reformasi ‘98’, Anas menjadi anggota tim revisi undang-undang politik atau dikenal Tim Tujuh yang dipimpin Ryas Rasyid. Selepas itu, Anas menjadi anggota Tim Sebelas diketuai Nurcholis Madjid (alm) yang bertugas mempersiapkan Pemilu demokratis pertama pada 1999.
Lalu, Anas pun terpilih menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2000-2007 dan mengundurkan diri dari KPU pada 2005. Kemudian Anas memutuskan untuk terjun ke politik praktis dengan bergabung ke Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Disitu, Anas dipercaya menjadi Ketua Bidang Politik dan Otonomi Daerah DPP Partai Demokrat.
Anas lantas terpilih menjadi Anggota DPR-RI pada 2009 dan dipercaya menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat. Hingga terpilih menjadi Ketum Partai Demokrat pada 2010.
Dalam dinamika politik Indonesia, kisah tentang jatuh dan bangun seorang tokoh bukanlah hal baru. Bagi sebagian kalangan, ini adalah kontroversi atau bisa jadi ini momentum refleksi, pembelajaran, dan peluang kedua.
Peluang itu ternyata masih terbuka bagi PKN yang diketuai Anas, dimana dalam Pemilu 2024 PKN peroleh kursi sebanyak 58 masing-masing 4 kursi di tingkat provinsi dan 54 kursi ditingkat kabupaten/kota.
Dalam negara hukum dan negara demokrasi, maka setiap warga negara diberi ruang untuk berkontribusi termasuk bagi warga negara yang telah menjalani masa hukumannya. Dengan demikian, dalam konteks itu kembalinya Anas ke panggung politik dapat dipahami sebagai bagian dari mekanisme demokrasi itu sendiri.
Strategi Branding dan Modal Kepemimpinan
Saat ini, tantangan terbesar Anas adalah soal persepsi publik. Namun sudut pandang ‘negatif’ publik dapat berubah jika diikuti dengan langkah nyata. Pengalaman menghadapi proses hukum dapat menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya tata kelola yang transparan, akuntabilitas, dan penguatan sistem internal partai.
Bagi seorang pemimpin yang pernah berada di titik terendah memiliki peluang untuk tampil lebih reflektif dan berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jika dikelola dengan baik, pengalaman masa lalu bukan menjadi beban, tetapi menjadi modal untuk mendorong reformasi internal dan etika politik yang lebih kuat hingga menjadi contoh.
Untuk itu, butuh branding positif yang tidak dibangun dengan menafikan masa lalu, melainkan dengan kejujuran untuk mengakuinya sebagai bagian dari sebuah proses perjalanan. Kejujuran dalam mengakui kesalahan, komitmen terhadap transparansi, serta konsistensi dalam kebijakan antikorupsi akan menjadi indikator utama keberhasilan rebranding.
Sebagai ketua umum partai, Anas dituntut membangun kultur organisasi yang bersih dan profesional. Jika partai yang dipimpinnya mampu menunjukkan tata kelola yang baik, kaderisasi yang sehat, dan program yang berpihak pada rakyat, maka publik pasti akan melihat arah baru yang diperjuangkan.
Politik sebagai Ruang Pembuktian
Akhirnya, ruang yang tersedia untuk pembuktian berkelanjutan adalah politik. Kepercayaan publik tidak dapat diraih dari slogan, melainkan dari rekam jejak ke depan. Tantangan yang dihadapi Anas Urbaningrum hari ini justru dapat menjadi energi untuk menunjukkan bahwa perubahan itu sebuah keniscayaan.
Kisah Anas Urbaningrum hari ini bisa dibaca sebagai ujian: apakah seseorang yang pernah tersandung kasus hukum mampu membuktikan integritas baru? Ataukah publik tetap menempatkan masa lalu sebagai faktor dominan dalam penilaian politik?
Demokrasi memberikan kesempatan kedua, tetapi tidak memberikan jaminan. Jaminan itu hanya bisa dibangun melalui kerja nyata, integritas, dan konsistensi. Beri ruang kepada publik untuk menilai apakah masa kelam itu murni faktor hukum atau sarat kepentingan politik.
Jika mampu menjawab tantangan tersebut, maka perjalanan politiknya bukan hanya tentang comeback, tetapi tentang transformasi. (*)
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
dito
13 Okt 2026
NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …
Taufik Hidayat
12 Okt 2026
Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …
- Banyuwangi
08 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …
21 Nov 2024 2.467 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.891 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.648 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.647 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.546 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.507 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.322 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.