Home » Politik » Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar 13 Apr 2026 114

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029.

Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab berjalan lancar dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan di bawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

“Alhamdulillah, hari ini semua berjalan lancar, mulus. Ada tujuh rekomendasi dari DPW maupun DPC yang akan di usulkan ke pusat. Siapapun nanti yang menjadi ketua, mudah-mudahan bisa membuat PKB Kota Bandung semakin besar dan semakin memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Erwin.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan kader menghadapi perubahan demografi pemilih pada Pemilu 2029. Menurutnya, dominasi pemilih milenial hingga 60 persen harus di respons dengan peningkatan kualitas kader.

“Kader PKB bukan hanya harus cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental, tangguh secara sosial, berakar secara kultural. Serta memiliki akhlakul karimah dan spirit ibadah yang tinggi,” tegasnya.

Baca Juga :  Heboh !!! Truk Berisi Ribuan Paket Sembako Dihadang Masyarakat, Diturunkan di Rumah LO Paslon 01 RA-Nasta ?

Erwin, yang telah menjabat sebagai Ketua DPC selama tiga periode atau sekitar 15 tahun, menyatakan ia siap mendukung siapapun yang nantinya terpilih. Ia juga menginstruksikan seluruh kader untuk tetap solid. “Saya hanya mendukung. Siapapun yang nanti di putuskan DPP, semua kader harus solid,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kota Bandung, AA Abdul Rozak, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPRD Kota Bandung, menjelaskan. Bahwa Muscab kali ini di hadiri langsung oleh jajaran DPP dan DPW PKB, serta berlangsung dalam beberapa tahapan sidang yang berjalan kondusif.

“Seluruh rangkaian persidangan dari tahap pertama hingga keempat berjalan lancar. Di pimpin langsung oleh DPP dan di dampingi oleh DPW, seluruh proses menghasilkan tujuh nama calon Ketua DPC PKB Kota Bandung,” ungkapnya.

Dari tujuh nama tersebut, empat berasal dari unsur Fraksi PKB DPRD Kota Bandung, sementara sisanya termasuk petahana Erwin serta dua nama dari kepengurusan DPW PKB Jawa Barat.

Selanjutnya, ketujuh kandidat tersebut akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang di gelar DPP PKB. Hasil akhir penetapan Ketua DPC PKB Kota Bandung di jadwalkan akan di umumkan pada Juli 2026, bertepatan dengan puncak Hari Lahir (Harlah) PKB tingkat nasional.

Baca Juga : 

Tak hanya soal regenerasi, Muscab ini juga menjadi momentum evaluasi kekuatan politik PKB di Kota Bandung. Saat ini, PKB memiliki lima kursi di DPRD Kota Bandung serta posisi Wakil Wali Kota. “Ke depan, target kami jelas. Minimal bisa meraih tujuh kursi agar terisi di setiap daerah pemilihan. Bahkan maksimalnya bisa tembus sembilan hingga sepuluh kursi di Pemilu 2029,” tegas AA Abdul Rozak.

Ia menambahkan, soliditas internal menjadi kunci utama untuk mencapai target tersebut, terlebih dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.

“Siapapun pemimpinnya nanti, DPC PKB Kota Bandung harus tetap solid dan bergerak bersama untuk memenangkan hati masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana Muscab PKB kota Bandung Indri Rindani mensyukuri acara yang ini berjalan lancar dan khidmat. Semoga, dia berharap hasil Muscab ini bisa memberikan yang terbaik dan kebermanfaatan untuk PKB secara internal dan masyarakat pada umumnya.

(Suryana)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

Negara, Narasi, dan Ketakutan terhadap Film

Dhio Justice Law

19 Mei 2026

Membaca Pembubaran Pesta Babi dari Perspektif Politik Keamanan Oleh; Ridwan Umar NasionalPos.Com, Jakarta – Pembubaran pemutaran film dokumenter Pesta Babi di sejumlah daerah bukan sekadar soal film. Ia adalah cermin bagaimana negara membaca ancaman, mengelola ketakutan, dan mempertahankan legitimasi di tengah era perang narasi. Di zaman modern, negara tidak lagi hanya takut pada senjata. Negara …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x