Home » Politik » Rapat Kepengurusan PKN Jabar 2026 Digelar, Tegaskan Komitmen Dukung Indonesia Emas

Rapat Kepengurusan PKN Jabar 2026 Digelar, Tegaskan Komitmen Dukung Indonesia Emas

Suryana Korwil Jabar 26 Jan 2026 211

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Jawa Barat menggelar rapat pembukaan kepengurusan baru Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Ruko Taman Surya Indah Nomor 151A, Kota Bandung. Senin (26/1/2026).

Rapat ini menjadi momentum awal konsolidasi kepengurusan baru PKN Jawa Barat dalam memperkuat struktur organisasi serta menyelaraskan program kerja partai ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua OKK Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN beserta jajaran, Ketua Pimda PKN Jawa Barat beserta pengurus, sejumlah tokoh penting, para pengurus daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, perwakilan Pimnas PKN, Pranyoto Ateng, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada jajaran Pimda PKN Jawa Barat atas terselenggaranya rapat kepengurusan tersebut. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kerja kolektif seluruh pengurus dalam membesarkan partai.

Baca Juga :  Soal Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Jakarta, Harus Zero

“PKN membutuhkan kekompakan, militansi, serta kerja nyata dari seluruh pengurus di daerah. Jawa Barat memiliki potensi besar dan strategis untuk menjadi motor penggerak partai,” ujarnya.

Pranyoto juga memaparkan visi dan misi PKN dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas. Dengan menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan.

Sementara itu, Ketua Pimda PKN Jawa Barat, Humar Dani, SE., SH., MH., MM., dalam sambutannya menegaskan komitmen Pimda PKN Jabar. Untuk menjalankan seluruh program dan kebijakan yang telah di tetapkan oleh Pimnas PKN.

“Pimda PKN Jawa Barat akan senantiasa patuh dan konsisten menjalankan garis kebijakan serta program-program yang telah di tentukan oleh Pimnas PKN,” tegasnya.

Menurut Humar Dani, PKN Jawa Barat hadir sebagai wadah aspirasi masyarakat, tempat menyalurkan harapan, gagasan. Serta kebutuhan rakyat agar dapat di perjuangkan melalui jalur politik yang berintegritas.

Baca Juga :  Pengurus DPD G8C DKI Jakarta Siap Memenangkan RIDO

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh pengurus dan staf. Baik di tingkat Pimda, Pimcab, hingga Pimcam, agar dapat bekerja secara profesional, solid, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

“Di perlukan sinergi dan kerja keras dari seluruh elemen partai agar PKN benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKN Jawa Barat untuk terus turun ke masyarakat, dan mendengar aspirasi rakyat, serta memperkuat kehadiran partai di tengah-tengah kehidupan sosial.

Rapat kepengurusan ini di tutup dengan doa bersama. Di lanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar pengurus serta tamu undangan, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Suryana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pasal 33 UUD 1945: Pertaruhan Politik Terbesar Prabowo

Dhio Justice Law

13 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Kemenangan politik jauh lebih mudah diraih daripada kemenangan sejarah. Presiden Prabowo Subianto telah memenangkan kontestasi politik. Namun, untuk memenangkan sejarah, ia harus membuktikan satu hal yang jauh lebih sulit: menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai kenyataan, bukan sekadar retorika konstitusi. Di sinilah letak …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

Ketika Meritokrasi Dipertanyakan dalam Pengangkatan Komisaris BUMN

Dhio Justice Law

29 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengangkatan komisaris pada perusahaan-perusahaan BUMN kembali menjadi sorotan publik setelah muncul nama-nama yang memiliki kedekatan dengan figur publik maupun pejabat negara. Misalnya, pengangkatan Barry Tamin sebagai Komisaris Independen di PT Sarinah yang diketahui merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, serta sorotan terhadap pengangkatan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x