Home » Politik » Rapat Kepengurusan PKN Jabar 2026 Digelar, Tegaskan Komitmen Dukung Indonesia Emas

Rapat Kepengurusan PKN Jabar 2026 Digelar, Tegaskan Komitmen Dukung Indonesia Emas

Suryana Korwil Jabar 26 Jan 2026 182

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Jawa Barat menggelar rapat pembukaan kepengurusan baru Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Ruko Taman Surya Indah Nomor 151A, Kota Bandung. Senin (26/1/2026).

Rapat ini menjadi momentum awal konsolidasi kepengurusan baru PKN Jawa Barat dalam memperkuat struktur organisasi serta menyelaraskan program kerja partai ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua OKK Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN beserta jajaran, Ketua Pimda PKN Jawa Barat beserta pengurus, sejumlah tokoh penting, para pengurus daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, perwakilan Pimnas PKN, Pranyoto Ateng, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada jajaran Pimda PKN Jawa Barat atas terselenggaranya rapat kepengurusan tersebut. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kerja kolektif seluruh pengurus dalam membesarkan partai.

Baca Juga :  KPU Tegaskan Tak Ada Niat Manipulasi Hasil Suara di Pemilu 2024

“PKN membutuhkan kekompakan, militansi, serta kerja nyata dari seluruh pengurus di daerah. Jawa Barat memiliki potensi besar dan strategis untuk menjadi motor penggerak partai,” ujarnya.

Pranyoto juga memaparkan visi dan misi PKN dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas. Dengan menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan.

Sementara itu, Ketua Pimda PKN Jawa Barat, Humar Dani, SE., SH., MH., MM., dalam sambutannya menegaskan komitmen Pimda PKN Jabar. Untuk menjalankan seluruh program dan kebijakan yang telah di tetapkan oleh Pimnas PKN.

“Pimda PKN Jawa Barat akan senantiasa patuh dan konsisten menjalankan garis kebijakan serta program-program yang telah di tentukan oleh Pimnas PKN,” tegasnya.

Menurut Humar Dani, PKN Jawa Barat hadir sebagai wadah aspirasi masyarakat, tempat menyalurkan harapan, gagasan. Serta kebutuhan rakyat agar dapat di perjuangkan melalui jalur politik yang berintegritas.

Baca Juga :  Kemungkinan SBY-Airlangga Bicara Soal Cawapres

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh pengurus dan staf. Baik di tingkat Pimda, Pimcab, hingga Pimcam, agar dapat bekerja secara profesional, solid, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

“Di perlukan sinergi dan kerja keras dari seluruh elemen partai agar PKN benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKN Jawa Barat untuk terus turun ke masyarakat, dan mendengar aspirasi rakyat, serta memperkuat kehadiran partai di tengah-tengah kehidupan sosial.

Rapat kepengurusan ini di tutup dengan doa bersama. Di lanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar pengurus serta tamu undangan, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Suryana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

x
x