Home » Headline » Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law 18 Apr 2026 137

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik.

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil yang kritis.

“Publik menengarai keterangan pers yang disampaikan KPK melalui juru bicaranya (Budi Prasetyo) diluar kapasitas sehingga melebar kemana-mana. Jika itu benar, sangat disayangkan kaena telah mencoreng KPK,” terang TB Massa, Sabtu (18/4/2026) di Jakarta.

Dugaan itu muncul, lanjut TB Massa, karena selama ini podcast yang dipimpin Faisal Assegaf dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah dan sejumlah pejabat.

“Publik menduga apakah karena Sinkos yang dipimpin Faisal Assegaf dikenal podcast vokal? Sangat kritis terhadap pemerintah dan pejabat/. Karena itu KPK harus dikawal dari kepentingan politik,”jelasnya.

Baca Juga :  Uskup Agustinus: Kekuatan yang Diandalkan Saat ini Hanyalah Kesabaran

Menurutnya, jika mencermati peristiwa yang menimpa Faisal Assegaf sebagai Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri dikaitkan dengan pengembalian sejumlah peralatan studio podcast Sinkos kepada KPK menimbulkan beragam interpretasi di tengah publik.

Karena pemberian alat podcast itu bersifat pribadi. Jika dikaitkan dengan Rizal, pejabat di lingkungan Bea Cukai itu apa dasar hukumnya?

“Apakah keterangan pers KPK melalui jubirnya itu didasari BAP tersangka? Jika tidak punya dasar hukum yang jelas tentu sangat merugikan bagi pihak yang dituduhkan.”papar TB Massa.

Untuk itu, TB Massa menyarankan Dewan Pengawas (Dewas) KPK segera menyelidiki dan mengklarifikasi agar tidak merugikan pihak yang dituduhkan maupun citra lembaga antirasuah yang selama ini dianggap publik sebagai alat kekuasaan.

Sebagai informasi, jubir KPK, Budi Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti dari Dirut PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faisal Assegaf dari tersangka mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai, Rizal Fadillah.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1444 H Pada 22 April 2023

Menurut Budi, penyitaan tersebut dilakukan karena adanya barang bukti berasal dari tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka.

Atas pernyataan Budi tersebut, maka Faisal Assegaf merasa dirugikan dan melaporkannya ke Dewas KPK.

Tak hanya ke Dewas KPK, Faisal Assegaf pun melaporkan Budi ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Kini, Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus tersebut.

Alasan Faisal Assegaf melaporkan Budi ke Dewas KPK dan Polda Metro Jaya karena menilai pernyataan Budi tersebut bersifat pribadi yang berpotensi menjadi rujukan kebenaran dan fakta hukum.

Apalagi dirinya dan beberapa teman aktivis hanya dua kali bertemu Rizal.

Pertemuan itu berlangsung terbuka dan saling menjaga batasan yang tegas, tidak ada hubungan antar pribadi dan tidak saling mengikat. (X)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kongres & MPA PMKRI: Momentum Reflektif Dalam Persimpangan Jalan Sebagai Kekuatan Moral

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan delegasi dari 72 Cabang di seluruh Indonesia menghadiri Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Kegiatan akbar tersebut diselenggarakan di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19–25 Juli 2026. Menanggapi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut, Dr Paulus Januar drg, MSi, CMC yang mantan Ketua Presidium …

Poros Rawamangun Desak Terbentuk nya Team Investigasi Terbengkalai nya Gedung SDN yang Roboh

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Kondisi memprihatinkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang dibiarkan rusak selama hampir dua tahun menuai kritik dari berbagai kalangan.   Lambannya penanganan sekolah tersebut menjadi ironi, mengingat lokasinya berada di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun kepada wartawan, Rabu, …

Berobat ke LN, Nanik S Denyang Mundur Sebagai Kepala BGN

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Nanik Sudaryati Deyang mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). “Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat,” kata Nanik dalam status di akun Facebook-nya. “Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second …

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan Digelar di Solo, Ajak Publik Selami Heroisme Leluhur Nusantara

dito

21 Jul 2026

NasionalPos.com, Solo-  Upaya menghidupkan budaya literasi sekaligus memperkenalkan sejarah Nusantara kepada masyarakat, bakal diwujudkan melalui kegiatan Bedah Buku Novel Menghadang Kubilai Khan karya A.J. Susmana yang digelar di Kota Solo.   Kegiatan bertema “Epic Nusantara: Mengenalkan Sikap Heroik Leluhur Nusantara” itu akan berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) pukul 08.00-12.00 WIB di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan …

Pemprov DKI Jakarta Berhentikan Kirim Sampah Ke TPST Bantar Gebang, Jakarta Terancam Darurat Sampah

dito

19 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pemprov DKI bakal Stop kirim sampah ke Bantargebang adalah tindakan membahayakan sekali dan Jakarta Pasti Akan Darurat Sampah , mengapa demikian karena secara kesiapan kebijakan memilah Sampah dari sumber baru dimulai dan belum terasa hasilnya,   Yang kedua sarana pengelolaan Sampah modern baik RDF atau pun ITF belum dilaksanakan dan masih dalam tahap …

Dr. Itje Chodidjah: Pembelajaran Harus Disesuaikan dengan Karakter Generasi Saat Ini

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Praktisi Pendidikan, Konsultan Pelatihan Guru, dan Edukator Independen Dr. Itje Chodidjah, M.A. mengimbau para guru di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik yang hidup di era yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Imbauan tersebut disampaikan Dr. Itje saat menjadi …

x
x