Home » Headline » Continuum: Publik Apresiasi NasDem yang tak Gentar Usung Anies

Continuum: Publik Apresiasi NasDem yang tak Gentar Usung Anies

dito 25 Jun 2023 119

NasionalPos.com, Jakarta– Publik mengapresiasi tindakan NasDem yang tak gentar usung bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan. Hal itu terlihat dari perbincangan yang dilakukan pengguna akun Twitter terkait NasDem dan Anies. Continuum Big Data mencatat NasDem menjadi partai paling populer diperbincangkan di media sosial Twitter. Totalnya mencapai 140.884 perbincangan.

“Terminasinya 45 persen itu perbincangan mengenai pada NasDem itu merupakan apresiasi kepada NasDem yang tidak gentar dalam mengusung Anies,” kata Data Analyst Continuum Maisie Sagita dalam diskusi ‘Continuum Analisis Big Data: Popularitas Partai Politik dalam Perbincangan Publik di Media Sosial’ yang digelar daring pada Minggu 25/6/2023.

Maisie menuturkan sebanyak 4,91 persen perbincangan membicarakan soal tindakan NasDem mengusung Anies sebagai penyelamat demokrasi.

Baca Juga :  Pembebasan empat pulau Aceh Singkil : Simbol Perlawanan Rakyat?

Sementara, 40,43 persen lainnya membicarakan kader partai politik (parpol) lain pindah ke NasDem karena usung Anies.

“Merasa Anies itu lebih cocok sebagai capres sehingga mereka pindah ke NasDem juga,” ucap dia.

Sementara itu, ada pula 5,36 persen proporsi perbincangan yang menyinggung soal kader NasDem yang terjerat korupsi. Persentase itu sebagian dari perbincangan negatif yang dibincangkan pengguna Twitter terkait NasDem.

Continuum Big Data mencatat NasDem menjadi partai paling populer diperbincangkan di media sosial Twitter. Urutan berikutnya yakni PDIP dengan 109.872 perbincangan; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 39.542 perbincangan; Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 38.081 perbincangan; dan Partai Gerindra 35.350 perbincangan.

Baca Juga :  Pejabat Kementan Patungan Rp773 juta Bayarkan Perjalanan SYL ke Belgia

Sementara, partai politik (parpol) lainnya yang angka diperbincangkan di bawah 35 ribu yakni, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Buruh, dan Perindo.

Tren lima parpol yang sering diperbincangkan tertinggi di Twitter itu karena sudah menyatakan sikap terhadap figur bakal capres.

Penelitian ini menggunakan metodologi mengamati bot/buzzer free di Twitter pada 1-31 Mei 2023. Bot/buzzer free digunakan untuk memastikan data yang digunakan adalah berasal dari akun-akun masyarakat pada umumnya. Sehingga, informasi yang didapatkan mewakili aspirasi masyarakat.

Pengamatan tersebut dianalisis mulai dari eksposur perbincangan, sentimen perbincangan, dan topik perbincangan. Total 485.743 pembicaraan yang dianalisis dari 139.942 akun Twitter.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Nasabah Klaim Dirugikan dalam Kredit BPR Arto Moro, Ketua KANNI Semarang Soroti Dugaan Ketidakberesan, Nasabah NS Mengaku Berjuang Mencari Keadilan

Indri Kalteng

05 Okt 2026

    SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …

UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Tahun anggaran 2026 belum berakhir, tapi catatan hitam dugaan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah menggunung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap 5 kasus dugaan korupsi dengan total nilai fantastis mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 4/10/2026 di Jakarta. …

Permasalahan Dokter dan Dokter Gigi Asing Berpraktik Di Indonesia

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Presiden Prabowo pada pidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 81, mengemukakan mengenai kemungkinan mengundang dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia untuk waktu yang terbatas.   Hal ini untuk mengatasi kekurangan yang menurutnya, Indonesia kini membutuhkan setidaknya 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis. …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

Wujudkan Seleksi Anggota KND Partisipatif, Menteri Sosial Harus Batalkan Kepmensos 130/2026, Pokja Lapor ke Ombudsman RI

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta – Koalisi Nasional Pokja Implementasi UU Penyandang Disabilitas menyatakan menolak terbentuknya panitia seleksi anggota Komisi Nasional Disabilitas yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Sosial Nomor 130/HUK/2026 tentang Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Periode 2026-2031 (Kepmensos 130/2026), yang di sahkan oleh kementerian Sosial, 4 Agustus 2026 lalu, demikian yang di …

x
x