Home » Nasional » Kapendam IX/UDY : Berbagai Hal Positif Didapat Dari Transformasi Limbah Plastik

Kapendam IX/UDY : Berbagai Hal Positif Didapat Dari Transformasi Limbah Plastik

Wulandari 11 Okt 2024 89

NASIONALPOS.com Denpasar – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, pewarta dari Media Patroli 88 Investigasi, Bali Berkabar dan Sinar Pos melaksanakan audiensi dengan Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana, S.E., M.M., di Makodam, Denpasar, pada Selasa (8/9/2024).

Sambutan hangat dari Kapendam seakan terjalin kekeluargaan, membuat para wartawan betah bercengkrama. Ada hal yang menarik disela perbincangan, yaitu adanya pembahasan terkait sampah yang bermula dari dilihatnya banyak penumpukan sampah di jalan.
“Mohon izin bapak Kapendam, sepertinya dari sampah itu bisa kita olah atau berinovasi menjadi bahan bangunan, seperti dijadikan paving blok dan batako,” ucap salah seorang wartawan, Ani Aryanti, disela obrolan.
Gayung bersambut, ternyata Kapendam sendiri sudah memiliki gagasan sebelumya dan kepedulian mengenai sampah ataupun limbah plastik tersebut. Kapendam membeberkan seiring dengan program unggulan Kasad tentang konsen lingkungan hidup kaitan dengan peningkatan kepariwisataan di Bali. adanya krisis lingkungan yang dihadapi dunia saat ini.
“Pariwisata selalu didorong dengan infrastruktur pendukung seperti akomodasi (hotel), transportasi, kuliner bahkan tehnologi. Tetapi jarang yang fokus bagaimana pengelolaan limbah atau sampah yang ditimbulkan. Hal ini perlu adanya solusi kreatif untuk mengurangi dampak negatif limbah atau sampah terhadap ekosistem, tertama plastik. Inovasi pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan baku dalam produksi paving blok tentu sangat menarik,” ujarnya.
Transformasi limbah plastik menjadi paving blok tidak hanya mengurangi akumulasi sampah plastik, tetapi juga berpotensi menghasilkan material ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam proyek pembangunan.
Dalam prosesnya, dijelaskan pembuatan paving blok melibatkan mekanisme daur ulang dan pencampuran bahan. Limbah plastik yang biasanya sulit diuraikan dapat diolah menjadi serpihan-serpihan kecil dan dicampur dengan bahan lain, sebagai material tambahan.
Campuran ini kemudian dicetak menjadi bentuk-bentuk paving blok yang sesuai dengan kebutuhan. Dijelaskan pula mengenai keuntungan yang didapatkan apabila masyarakat berinovasi memanfaatkan limbah plastik.
“Jika nanti konsep ini berjalan maka akan mengurangi akumulasi sampah plastik di tempat pembuangan akhir atau lingkungan alamiah, sehingga dapat membantu memitigasi dampak kerusakan lebih lanjut terhadap ekosistem,” jelasnya.
Selain itu, penggunaan limbah plastik dalam produksi paving blok juga dpat mengurangi kebutuhan akan bahan baku konvensional, seperti pasir, semen dan batu bata. Campuran plastik dalam paving blok bahkan dapat meningkatkan daya tahan dan ketahanan terhadap faktor lingkungan, seperti cuaca ekstrem dan korosi.
Terkait dengan pengurangan jejak karbon, proses produksi paving blok berbahan dasar limbah plastik umumnya juga memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan produksi bahan konstruksi konvensional.
Rencananya, kegiatan ini dilaksanakan dengan cara mengumpulkan sampah plastik dari warga. Dengan adanya program ini, diharapkan juga dapat membuka peluang bagi warga untuk mendorong ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
“Ini adalah langkah inovatif yang berpotensi mengubah permasalahan lingkungan menjadi peluang positif. Dengan memperhatikan tantangan yang ada, perusahaan dan pemerintah juga perlu bekerja sama untuk mengembangkan teknologi, standar dan regulasi yang mendukung produksi dan pemanfaatan produk ini,” pungkas Kapendam.
Berdasarkan latar belakang tersebut, Agung Udayana mengajak masyarakat untuk berinovasi memanfaatkan limbah plastik melalui kegiatan yang bertajuk “Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Baku Paving Blok”.
Dengan demikian, penggunaan limbah plastik dalam pembuatan paving blok dapat menjadi kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan, yang sesuai dengan motto “TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam”. (*

Baca Juga :  Wapres Pimpin Dewan Kawasan untuk Pembangunan Jabodetabek

**Redaksi/Wulan**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x