Home » Nasional » daerah » Dugaan Mark-Up Pengadaan Ayam Program Ketahanan Pangan Desa oleh Honorer di Pessel Mencuat, Kepala DPMD Lepas Tangan

Dugaan Mark-Up Pengadaan Ayam Program Ketahanan Pangan Desa oleh Honorer di Pessel Mencuat, Kepala DPMD Lepas Tangan

Primadoni,SH 11 Mei 2025 326

Pessel , Nasionalpos.com -– Dugaan praktik mark-up anggaran dalam pengadaan ayam untuk program ketahanan pangan desa kembali mencuat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat. Program ini didanai dari Dana Desa (DD) dan diperuntukkan bagi masyarakat nagari guna memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Kasus ini menyeret seorang tenaga honorer di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pessel berinisial R, yang disebut-sebut menjadi perantara dalam pengadaan ayam bagi sejumlah nagari. R diduga turut menentukan harga dan spesifikasi ayam yang dibeli.

Indikasi mark-up terungkap setelah investigasi lapangan menemukan perbedaan mencolok antara harga ayam yang dianggaran dengan harga pasaran. Selain itu, spesifikasi ayam juga dipertanyakan, karena tidak dijelaskan secara jelas apakah ayam tersebut merupakan jenis petelur atau pedaging. Kemudian besar ayam yang dibagikan bervariasi, ada yang besar ada yang kecil.

Pengadaan ayam ini dimulai sejak tahun anggaran, yakni 2022, 2023, dan 2024. Namun, penyaluran ayam justru dilakukan pada tahun anggaran berikutnya. Ayam yang diadakan pada 2022 disalurkan pada 2023, dan seterusnya hingga pengadaan 2024 disalurkan tahun 2025.

Dari pantauan dilapangan ayam untuk ketahanan pangan desa yang berikan kepada masyarakat yang penganggarannya tahun 2024 didatangkan pada 10 Mai 2025.

Foto : Ayam yang dibagikan kepada masyarakat tanggal 10 Mai 2025 (anggaran 2024)

Ketidaksesuaian waktu penyaluran ini dinilai janggal oleh masyarakat, karena seharusnya bantuan dari program ketahanan pangan diterima sesuai tahun anggaran guna memenuhi kebutuhan pangan yang mendesak.

Baca Juga :  Kapoksahli Pangdam Kasuari : Peringatan Isra’ Miraj 1444 H Miliki Makna Yang Patut Ditanamkan Dalam Diri Setiap Muslim

Salah seorang peternak ayam yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa untuk harga induk ayam itu berkisar sekitar Rp 40 rb sampai Rp 50 rb, sedangkan ayam diberikan ke masyarakat itu harganya berkisar sekitar 27 ribu sampai 35 per ekornya.

Kepala DPMD Pessel, Salman B, saat dikonfirmasi di kantornya menegaskan bahwa tindakan R dilakukan tanpa sepengetahuan dan di luar tanggung jawab dinas. Ia menyatakan bahwa pihak dinas tidak pernah memerintahkan R untuk melakukan distribusi ayam.

“Kami tidak pernah memerintahkan yang bersangkutan melakukan itu. Jika benar terjadi mark-up, itu dilakukan secara pribadi dan di luar kewenangan dinas,” ujar Salman.

Sementara itu, R saat dihubungi awak media melalui pesan WA ke nomor +628228806xxxx , Minggu 11 Mai 2025 belum memberikan tanggapan mengenai jumlah nagari, harga per ekor ayam, serta jenis ayam yang dikirim.

Pertanyaan mengenai spesifikasi ayam, waktu pengadaan, serta nilai anggaran per ekor atau per kilogram juga tidak dijawab oleh R hingga berita ini diterbitkan. Sikap bungkam ini memperkuat dugaan adanya praktik tidak transparan dalam pengadaan ayam.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha Terima Audiensi Yayasan Planet Indonesia (YPI)

Sejumlah warga di nagari penerima bantuan mengaku tidak mengetahui secara rinci pihak penyedia ayam maupun nilai anggarannya. Mereka hanya mendapat informasi bahwa bantuan tersebut berasal dari Dana Desa dan disalurkan oleh wali nagari.

Sekretaris  LSM KPK Nusantara  Doni Prima, S.H, mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas oleh aparat penegak hukum. Ia menyebut bahwa dana publik harus diawasi dengan ketat agar tidak disalahgunakan oleh oknum.

“Kalau benar ada mark-up dan permainan harga, maka ini sudah masuk ke ranah pidana. Harus diusut tuntas oleh penegak hukum,” tegasnya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dari DPMD terhadap kegiatan yang melibatkan tenaga honorer. Menurutnya, pengawasan seharusnya dilakukan secara ketat, terlebih menyangkut distribusi bantuan langsung ke masyarakat.

Program ketahanan pangan desa merupakan program prioritas nasional yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui sektor peternakan dan pertanian. Namun, jika program ini diselewengkan, maka tujuannya tidak akan tercapai.

Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan dan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proses pengadaan ayam di nagari-nagari yang terlibat. Kejelasan dan keadilan diharapkan segera ditegakkan demi kepentingan publik. (Don)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

Nasabah klaim dirugikan dalam kredit BPR Arto moro,ketua KANNI semarang soroti dugaan ketidakberesan,nasabah ns berjuang mencari keadilan

Indri Kalteng

05 Okt 2026

    SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …

UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Gaspol Sekolah Rujukan Google! Orang Tua Kelas XI SMAN 3 Painan Sepakat Dukung Kelas Digital

Primadoni,SH

26 Sep 2026

Pessel, Nasionalpos.com — SMAN 3 Painan terus menggeber percepatan program Kelas Digital Global menuju Sekolah Rujukan Google. Kesepakatan penting lahir dalam rapat bersama orang tua/wali murid kelas XI yang dihadiri PLH Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Yuni Andra, S.K.M., M.M., Sabtu (26/9/2026). Rapat yang membahas kesiapan dan percepatan program tersebut dipimpin anggota Komite SMAN …

x
x