Home » Top News » Lewati Batas Waktu yang Dijanjikan, Camat Erfan Evendi dan Pemdes Kalianget Timur Layangkan Teguran ke Pengelola BUMDes

Lewati Batas Waktu yang Dijanjikan, Camat Erfan Evendi dan Pemdes Kalianget Timur Layangkan Teguran ke Pengelola BUMDes

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H. 04 Nov 2026 5

 

 

NASIONALPOS.com

SUMENEP, JATIM – Sejumlah aktivis kemasyarakatan bersama perwakilan media mendatangi Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Kalianget Timur pada Rabu (04/11/2026) sekira pukul 11.00 WIB. Kedatangan ini merupakan langkah tindak lanjut karena hingga kini Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan unit usaha ketahanan pangan penanaman melon BUMDes beranggaran Rp 190.000.000 yang dikelola oleh Indra dinilai belum memiliki kejelasan secara administratif.

Gabungan aktivis dan awak media mendesak Pemdes Kalianget Timur untuk mengambil sikap tegas terkait belum adanya kepastian dokumen pertanggungjawaban tersebut. Mengingat, besarnya alokasi dana desa yang dikucurkan untuk sektor ketahanan pangan ini harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.

Mewakili Kepala Desa Kalianget Timur, Furnanto, Sekretaris Desa (Sekdes) Kalianget Timur, Wedi, memaparkan langsung langkah administratif yang telah diambil oleh pihak pemerintah desa dalam menyikapi persoalan ini.

Wedi mengungkapkan bahwa persoalan ini sebelumnya sudah menjadi atensi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. Saat dilakukan monitoring oleh pihak kabupaten, pengelola sebenarnya telah memberikan tenggat waktu untuk menyelesaikan laporan tersebut selama seminggu.

“Saat monitoring dari DPMD Kabupaten Sumenep, yang bersangkutan sebenarnya sudah menyampaikan deadline waktu satu minggu setelah monitoring. Namun, karena sampai batas waktu tersebut belum juga diselesaikan, maka kami dari pihak Pemdes mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat teguran resmi ke III,” jelas Wedi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (04/11/2026).

Lebih lanjut, Wedi menyampaikan informasi terbaru mengenai respons dari pengelola unit usaha tersebut. Berdasarkan laporan dari staf desa yang bertugas, Indra sempat memberikan pengakuan secara lisan bahwa dokumen pertanggungjawaban itu sebenarnya telah rampung. Namun, pengakuan tersebut menyisakan tanda tanya bagi pihak Pemdes.

Baca Juga :  Pemkab Tegal Dukung Technopreneurship, Menuju Smart City dengan Kolaborasi Inovatif

“Informasi yang kami terima, Saudara Indra menyampaikan secara lisan kepada pengantar surat teguran bahwa LPJ penanaman melon tersebut sudah dibuat, tinggal tanda tangannya saja,” kata Wedi.

Kendati demikian, Wedi menerangkan di depan para aktivis dan media bahwa dirinya justru bertanya-tanya dan merasa bingung dengan pernyataan tersebut. Pihaknya mempertanyakan tanda tangan siapa lagi yang dimaksud oleh Indra yang membuat dokumen fisik pertanggungjawaban itu belum juga diserahkan secara resmi untuk diverifikasi.

Ia juga menerangkan pertanyaan para aktivis tentang mekanisme pembentukan dan pemilihan Indra sebagai Pengelola Unit Usaha. Menurutnya sudah melalui Musdes yang dihadiri oleh Camat saat itu, BPD, Pendamping Desa dan dua orang Lembaga Kemasyarakatan atau Ormas yang ada di Kalianget Timur.

Di tempat terpisah, Ketua BUMDes Lestari Kalianget Timur, Dayat, membenarkan bahwa pihak manajemen BUMDes juga masih tersendat dalam hal pelaporan internal akibat keterlambatan ini. Pihaknya menegaskan posisi BUMDes yang masih pasif menunggu pertanggungjawaban dari pengelola teknis di lapangan.

Baca Juga :  KJP Plus Tahap Kedua untuk 707.513 Penerima Di salurkan Pemprov DKI Jakarta

“Hingga saat ini kami dari pengurus BUMDes Lestari masih menunggu penyerahan fisik LPJ dari Saudara Indra selaku penanggung jawab pengguna anggaran kegiatan usaha ketahanan pangan penanaman melon tersebut,” aku Dayat.

Kasus ini pun kini tengah menjadi sorotan dari berbagai tingkat birokrasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media Sinarpos, Camat Kalianget, Erfan Evendi, S.P., M.Si., sebelumnya juga menyatakan telah mengambil tindakan tegas atas lambatnya penyelesaian laporan BUMDes ini. Pihak kecamatan diketahui telah melayangkan surat teguran resmi kepada Pemdes Kalianget Timur agar segera menyelesaikan persoalan administrasi keuangan tersebut.

Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak DPMD Kabupaten Sumenep mengenai hasil monitoring tersebut. Kendati demikian, gabungan media beserta aktivis menegaskan tidak akan berhenti di tingkat desa saja. Mereka berencana untuk melakukan konfirmasi langsung ke Kantor DPMD Kabupaten Sumenep dalam waktu dekat guna menuntut kejelasan pengawasan dari pihak kabupaten.

Perwakilan aktivis menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini secara intensif dari tingkat desa hingga kabupaten, sampai dokumen LPJ resmi diserahkan oleh pengelola dan dibuka secara transparan kepada seluruh warga Desa Kalianget Timur. (B)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
INDONESIA DARURAT KEMANUSIAAN DAN EKOLOGI: ISTANA SIBUK SALING SIKUT KEPENTINGAN, RAKYAT DAN ALAM MENANGGUNG KORBAN

dito

04 Nov 2026

NasionalPos. Com, Jakarta-  Menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi di negeri ini, yang kurang mendapatkan perhatian percepatan penanganan dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam kurun waktu dua tahun ini.   Maka Presidium Gerakan Kemasyarakatan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (GERMAS PP PMKRI) Rikardus Redja, kepada …

Kaykia’s Coffee dan Resto Resmi Gelar Soft Opening, Hadirkan Konsep Heritage di Kota Padang

Zulwandi

04 Nov 2026

Padang, Nasionalpos.com -+ Menambah pilihan destinasi kuliner di Kota Padang, Kaykia’s Coffee dan Resto resmi menggelar pembukaan awal atau soft opening pada Selasa (3/11/2026). Berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Nomor 13, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, tepatnya di depan Kantor PLN, tempat usaha ini hadir menawarkan konsep kafe dan restoran dengan suasana nyaman bagi berbagai …

Kartu Pengawasan ( KPS ) Selesai Bus Mila Sejahtera Trayek Sumenep- Yogya Siap Launching

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.

03 Nov 2026

NASIONALPOS.com SUMENEP, JATIM – Rencana pembukaan trayek baru Bus Mila Sejahtera rute Sumenep – Yogyakarta akhirnya menemui titik terang. Armada bus dari perusahaan otobus (PO) tersebut dijadwalkan akan melangsungkan peluncuran perdana (launching) pada tanggal 15 November 2026 mendatang. Informasi mengenai rencana operasional ini awalnya dihimpun dari salah satu kondektur Bus Mila Sejahtera bernama Luky. Menurutnya, …

Perketat Keselamatan, Petugas Terminal Arya Wiraraja Sumenep Periksa 30 Armada Bus dan Sediakan Wi-Fi Gratis Hasil Kerja Sama Diskominfo

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.

03 Nov 2026

NASIONALPOS.com SUMENEP, JATIM — Komitmen terhadap keselamatan penumpang di ujung timur Pulau Madura terus diperkuat oleh jajaran petugas Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep. Di bawah kepemimpinan Koordinator Satuan Pelayanan (Wassatpel) Ucok Sutanto Siregar, S.H., kegiatan pengawasan dan pelayanan harian dijalankan secara disiplin dan terintegrasi. Setiap harinya, petugas terminal mengawali tugas dengan melakukan pemeriksaan kelaikan …

RTLH Kalimo’ok TA 2025 Garap Lintas Tahun, Inspektorat dan DPMD Sumenep Didesak Audit Investigatif

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.

02 Nov 2026

NASIONALPOS.com SUMENEP, JATIM – Kasus dugaan karut-marut program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran (TA) 2025 di Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, kini menggelinding panas. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Inspektorat Kabupaten Sumenep didesak untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif secara menyeluruh. Langkah ini dinilai mendesak setelah mencuatnya fakta dari Ketua Badan …

DINAMIKA MATA UANG Dollar AS DALAM BISNIS INDONESIA.

dito

02 Nov 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika, mantan Ketua Presidium PP GMNI di era Orde Baru.     1). Peran Dolar AS (US $) dalam dunia bisnis Indonesia. Sejak Era Order Baru, hingga sekarang, memang masih dominan.   Hal ini terlihat baik dari perspektif pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) maupun dari sisi …

x
x