- HeadlineMomentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman
- daerahPerkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung
- HeadlineRaport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”
- daerahSentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi
- NasionalKantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

Pererat Harmonisasi Hubungan Rusia-Indonesia, Bisa Berdampak Indonesia Semakin Maju
NasionalPos.com, Jakarta- Hubungan Rusia-Indonesia tidak pernah retak dan putus. Pada era kepemimpinan Presiden Suharto, Hubungan kedua negara ini hanya menjadi dingin dan tidak aktif karena orientasi Indonesia pada era orde baru sangat dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran dan ideologi barat yang sampai saat ini dipimpin oleh Amerika Serikat. Namun demikian, Indonesia saat itu, tetap tidak ingin kehilangan hubungan dengan Rusia yang dalam berbagai bidang termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap memberikan dukungan pada Indonesia, demikian disampaikan Laurentius Raymond Jr Pardamean Sihombing kepada Nasionalpos.com, Rabu, 24 Juli 2024 melalui saluran telpon Jakarta-Moskow.
“Rusia dalam konteks hubungan Indonesia-Rusia, menjadi pihak yang lebih aktif untuk kembali menghangatkan hubungan kedua negara dengan pada tahun 1990-an akhir menawarkan skema imbal dagang antara Rusia dan Indonesia.”ungkap Laurentius Raymond Jr Pardamean Sihombing yang juga pakar hukum Luar Angkasa & Diaspora di Rusia.
Pada saat itu, sambung Raymod, Presiden Megawati Soekarnoputri-lah yang kemudian mengunjungi Moskow untuk menandatangani lebih dari 8 MoU kerjasama Indonesia-Rusia dan yang paling terlihat adalah munculnya pesawat tempur Rusia Sukhoi di jajaran alutsista Indonesia,
Sementara itu, perang dingin menurut versi barat, berakhir pada saat bergabungnya Jerman Barat dan Jerman Timur dan kemudian diikuti dengan bubarnya Uni Soviet pada 1991 yg ditandai dengan perjanjian «Beloveshkaya Puscha» di Belarusia. Menurut versi Barat, perang dingin dimenangkan oleh Amerika Serikat.
Sedangkan perang dingin menurut versi Rusia, perang dingin berakhir pada saat Presiden JFKennedy memutuskan untuk berunding dengan Uni Soviet setelah Uni Soviet berhasil melakukan ujicoba pertama Bom Atom Termal di Kazakhstan dan mengirim sampelnya ke Kuba yang membuat Administrasi Presiden AS JFKennedy memutuskan untuk berunding. Saat itu, di Indonesia pengaruh terbesarnya adalah perubahan rezim dari Rezim Sukarno ke Rezim Suharto. Perubahan inilah yang kemudian mempengaruhi kebijakan luar negeri Indonesia yang sebelumnya sangat dekat ke Uni Soviet menjadi menjauh dari Uni Soviet dan Rusia (setelah 1991).
“Rusia sendiri sejak era Suharto tidak pernah mengubah politiknya atau menarik dukungannya terhadap Indonesia baik di forum PBB maupun organisasi Internasional lainnya. Sementara Indonesia karena perubahan rezim tersebut (dari rezim Soekarno ke rezim Soeharto), mulai menjadi dingin dan terkesan memilih-milih dengan Rusia karena ketakutan akan ditinggalkan oleh partner bisnis baru yang saat itu adalah AS dan sekutunya. “tutur Laurentius Raymond Jr Pardamean Sihombing yang juga pengamat militer dan geopolitik Rusia
Lebih lanjut Raymod mengatakan bahwa usai terjadinya perang dingin, pada realitasnya hubungan bilateral Rusia-Indonesia masih menghadapi tantangan, adapun tantangan utama yang perlu diatasi untuk semakin mempererat hubungan Rusia — Indonesia ada dua. Pertama, kelesuan dan dinginnya hubungan antara Indonesia dengan Rusia sejak jaman Suharto harus mulai ditinggalkan. Indonesia harus lebih aktif dalam hal ini.
Pihak Indonesia perlu untuk melihat contoh-contoh negara-negara di ASEAN yang tetap aktif membina hubungannya dengan Rusia tanpa takut akan sanksi atau menurunnya hubungan dagang antara negaranya dengan negara-negara sekutu Barat. Misalnya negara Vietnam yang sampai saat ini berhasil tetap dekat secara ekonomi dengan barat dan dengan Rusia. Atau misalnya lagi negara Malaysia yang masuk dalam persemakmuran dengan inggris yang notabene sekutu utama barat (AS).
Malaysia bisa menjaga keseimbangan hubungannya dengan negara-negara barat dan dengan Rusia. Semua negara yang berhasil menjaga keseimbangan hubungan dengan Rusia dan dengan koalisi Barat menurut saya justru menjadi contoh utama yang harus ditiru Indonesia kalau Indonesia masih tetap menganut asas bebas aktif.
Sedangkan tantangan kedua, adalah perbedaan budaya. Dalam banyak hal, khususnya terkait dengan perundingan bisnis dan dagang, terdapat miskomunikasi baik disisi Indonesia maupun Rusia. Indonesia perlu memiliki tim perunding dengan Rusia yang dibekali dengan pengetahuan yang kuat dan mendalam mengenai kultur Rusia yang sama sekali berbeda dengan kultur eropa barat, AS, apalagi Asia.
Kalau melihat beberapa proyek kerjasama strategis Rusia di Indonesia atau sebaliknya, ada beberapa lubang yang seharusnya bisa diatasi dengan pengetahuan mengenai kultur dan karakteristik berbisnis orang Rusia. Begitupula sebaliknya, buat orang Rusia, sulit sekali memahami kultur bisnis dan budaya berbisnis orang-orang Indonesia.
“Misalnya, budaya menolak. Kita di Indonesia terbiasa menolak dengan senyuman atau dengan melambaikan tangan dan melenggang pergi. Sementara di Rusia, senyuman diartikan sebagai tanda persetujuan. Masih banyak lagi contoh seperti ini yang bisa digali dan dijadikan pembelajaran. Di Moskow, ini menjadi salah satu materi perkuliahan yang saya bawakan di beberapa Universitas dan Akademi. Menariknya, justru baru semenjak 2022, makin banyak pendengar Rusia yang tertarik mengikuti materi yg saya bawakan ini.”tukas Laurentius Raymond Jr Pardamean Sihombing yang saat ini menjabat sebagai Presiden Russian-Indonesian business alliance
Raymond juga menambahkan bahwa langkah solusi yang tepat, konkrit dan nyata untuk semakin mengharmonisasikan hubungan bilateral Indonesia-Rusia di tengah krisis multidimensional ini, satu-satunya yang bisa dilakukan oleh Indonesia dan Rusia adalah dengan memulai langkah pertama yaitu menjajaki potensi kerjasama tanpa rasa takut terkena sanksi dari koalisi barat dan seterusnya.
Langkah menjajaki itu, bisa saja melalui berbagai aktivitas, diantaranya bisa melalui kegiatan Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) bersama Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) dan Forum Peduli Literasi Masyarakat (FILEM) menyelenggarakan Webinar “Indonesia-Rusia: Mempererat Persahabatan di tengah Krisis Multidimensi” pada tanggal 20 Juli 2024, sebagai ajang diskusi yang patut diapresiasi, yang juga bisa menjadi ajang penjajakan gagasan atau brainstorming untuk melangkah lebih berani menjajaki potensi kerjasama tanpa rasa takut terkena sanksi dari koalisi barat.
Dalam keterangannya, Raymod juga mengungkapkan bahwa setelah Covid -19 melanda Rusia, kemudian dilanjutkan dengan perang di Ukraina dan perang di Timur Tengah (Israel — Palestina), Rusia telah berubah menjadi negara yang sangat kuat baik secara militer maupun secara teknologi dan ekonomi. Rusia telah menjadi negara yang bukan saja berdaulat secara wilayah, namun juga berdaulat secara energi, secara pangan, berdaulat secara teknologi, berdaulat secara militer, berdaulat secara finansial, berdaulat secara sumber daya manusia, kesehatan dan seterusnya.
“Menurut hemat saya, Indonesia perlu mengambil banyak contoh baik dari Rusia agar bisa berdaulat secara teknologi, finansial, ekonomi, energi dll, itu semua bisa di wujudkan oleh Indonesia, salah satunya dengan mempererat hubungan Rusia-Indonesia di berbagai bidang, terutama bidang teknologi, perdagangan maupun investasi, yang mempunyai prinsip saling memberdayakan, saling menguntungkan, dan saling menguatkan, bukan melemahkan, ya, intinya pererat harmonisasi hubungan Rusia-Indonesia, bisa berdampak Indonesia semakin maju untuk siap menyambut Indonesia Emas 2024 mendatang. “pungkas Raymond
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
Zulwandi
18 Okt 2026
Padang, Nasionalpos.com — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (RAPIMPURDA) XVI pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Padang tersebut berjalan lancar dan dihadiri oleh pengurus KNPI Kota Padang, perwakilan KNPI Sumatera Barat, serta sejumlah organisasi kepemudaan lainnya. RAPIMPURDA XVI …
Andi Ledi Lubuk Linggau
16 Okt 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Lubuk Linggau, H Resta Irwan Putra membuka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang (MLBB) Silampari Wali Kota Cup I Tahun 2026 di Cinema Hall Lt.5 Pemkot Kota Lubuk Linggau Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Jum’at(16/10/2026). Kadispora, H Resta Irawan Putra dalam sambutannya …
Zulwandi
15 Okt 2026
Padang, Nasionalpos. Com — Seorang perempuan berinisial YM, yang berprofesi sebagai YouTuber, affiliate marketer, content creator, dan edupreneur di Sumatera Barat, mengaku mengalami dugaan pelecehan verbal dan penghinaan saat berada di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, Kota Padang, pada 28 Agustus 2026 sekitar pukul 09.45 WIB. YM meminta pemerintah daerah menindaklanjuti pengaduannya secara objektif dan …
Andi Ledi Lubuk Linggau
12 Okt 2026
NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, diwakili Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Erwin Armeidi, melepas anggota Paskibraka Kota Lubuk Linggau Tahun 2026 untuk mengikuti kegiatan wawasan kebangsaan ke IPDN Kampus Sumatera Barat di Kompleks Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Senin (12/10/2026). Dalam sambutannya, Erwin Armeidi menyampaikan bahwa kunjungan wawasan kebangsaan ke IPDN …
Indri Kalteng
11 Okt 2026
Tegal- Nasionalpos.comPelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di jajaran Polres Tegal terus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Petugas memberikan pelayanan dengan ramah, santun, serta membantu pemohon memahami setiap tahapan proses penerbitan SIM agar berjalan tertib, mudah, dan transparan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang datang untuk mengurus SIM mendapatkan arahan dari petugas mulai dari proses pendaftaran, …
21 Nov 2024 2.506 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.914 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.664 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.662 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.562 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.516 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.332 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.