Luar Biasa… Buktikan Keseriusan, TNI AL Kembali Gagalkan Pengiriman 23 PMI Ilegal

- Editor

Selasa, 15 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com,Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) kembali membuktikan keseriusannya dalam menggagalkan pengiriman PMI ilegal dengan menangkap dan mengamankan kapal kayu tanpa nama yang mengangkut 23 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal terdiri dari 12 laki- laki dan 11 orang perempuan di Perairan Bagan Asahan, Selasa (15/03/2022).

Usaha penggagalan berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya kapal kayu yang membawa PMI ilegal di Perairan Bagan Asahan. Tim gabungan Satgas dari Lanal TBA dan Satgas Dispamsanal yang dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) TBA Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang segera bergerak menindaklanjuti informasi tersebut dan berhasil menangkap 1 Nakhoda dan 3 orang Anak Buah Kapal (diduga sebagai pengawak) serta 23 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Selanjutnya kapal tanpa nama tersebut dibawa dan diamankan di Pos Babinpotmar Bagan Asahan sedangkan untuk PMI ilegal, Nakhoda dan ABK dilaksanakan proses lanjut di Mako Lanal TBA.

Penggagalan pengiriman PMI ilegal oleh TNI AL pada awal tahun 2022 sudah sering kali terjadi dan total sampai saat ini mencapai 295 orang PMI ilegal, yaitu tanggal 7 Januari berhasil sebanyak 52 PMI ilegal di sekitar muara Sungai Asahan Sumatera Utara, 19 Januari sebanyak 17 PMI ilegal di Perairan Kualuh Sungai Baru Sumatera Utara dan 5 PMI ilegal di Pelabuhan Pandan Bahari Batam, 7 Februari sebanyak 34 PMI ilegal di perairan Batubara Sumatera Utara, 16 Februari sebanyak 39 PMI ilegal di sekitar Perairan Sei Nyamuk Kalimantan Utara.

TNI AL juga berhasil menggagalkan pengiriman PMI ilegal pada tanggal 21 Februari sebanyak 28 PMI ilegal di perairan Tanjung Kumpul Sumatera Utara, 28 Februari sebanyak 75 PMI ilegal di Kecamatan Tanjung Balai Utara Sumatera Utara, 1 Maret sebanyak 22 PMI ilegal di Bengkalis Riau dan terakhir tanggal 15 Maret sebanyak 23 PMI ilegal di Perairan Bagan Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara.

Hal ini sesuai dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yakni menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara. TNI AL tidak akan kompromi terhadap segala hal yang mengancam kedaulatan negara, tindak pidana dan pelanggaran di laut dan tidak melakukan pembiaran serta mencegah kegiatan-kegiatan illegal seperti PMI Ilegal yang masih terjadi.

Baca Juga :   Ruko Serobot Lahan di Pluit, Telah Dibongkar Satpol PP Provinsi DKI Jakarta

TNI AL juga terus melaksanakan berkoordinasi dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait mengenai maraknya pengiriman PMI ilegal, termasuk dengan BP2MI yang pernah menyampaikan mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI AL dalam penyelundupan PMI ilegal. Pihak TNI AL berusaha berkomunikasi dengan BP2MI dengan mengirimkan jajarannya untuk mendapatkan informasi.

TNI AL berharap seluruh investigasi oleh BP2MI dapat terbuka dan menyeluruh agar tidak terjadi kesalahpahaman antar instansi. Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, mengatakan bahwa kejadian penyelundupan PMI ilegal yang terjadi beberapa waktu lalu dapat menjadi evaluasi antar instansi terkait, sehingga tidak terjadi informasi yang simpang siur di masyarakat. Oleh karena itu diharapkan kedepan pimpinan BP2MI sebagai badan yang menangani PMI untuk berkoordinasi ke TNI Angkatan Laut sehingga terjalin koordinasi dan sinergitas antar instansi.(*)

 

Loading

Berita Terkait

TNI AL Memanggil Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Bergabung
Homeyo Papua Aman, KOOPS HABEMA Gelar Papua Pintar di Sekolah Lapangan Pogapa
Tiga Perwira TNI AD Raih Prestasi di US Army Command and General Staff College
Polda Jabar Kolaborasi Dengan Masyarakat Usut Kasus Vina Cirebon
OPM Teror Distrik Sinak, Koops TNI Habema Berhasil Atasi Dan Tembak Anggota OPM
Satgas Yonif 122/TS Tampilkan Drama Kolosal Pada Peringatan Hari Lahir Pancasila di Papua
Di Tegaskan Polri, Tidak Ada Permasalahan Dengan Kejakgung
Satgas Yonif 122/TS Ajarkan Dasar Seni Alat Musik Angklung di TK Pir IV Papua

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:52 WIB

TNI AL Memanggil Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Bergabung

Senin, 10 Juni 2024 - 22:11 WIB

Homeyo Papua Aman, KOOPS HABEMA Gelar Papua Pintar di Sekolah Lapangan Pogapa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 22:12 WIB

Tiga Perwira TNI AD Raih Prestasi di US Army Command and General Staff College

Jumat, 7 Juni 2024 - 11:40 WIB

Polda Jabar Kolaborasi Dengan Masyarakat Usut Kasus Vina Cirebon

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:00 WIB

OPM Teror Distrik Sinak, Koops TNI Habema Berhasil Atasi Dan Tembak Anggota OPM

Sabtu, 1 Juni 2024 - 15:36 WIB

Satgas Yonif 122/TS Tampilkan Drama Kolosal Pada Peringatan Hari Lahir Pancasila di Papua

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:55 WIB

Di Tegaskan Polri, Tidak Ada Permasalahan Dengan Kejakgung

Senin, 13 Mei 2024 - 11:21 WIB

Satgas Yonif 122/TS Ajarkan Dasar Seni Alat Musik Angklung di TK Pir IV Papua

Berita Terbaru

Headline

Satgas: Sudah Libatkan POM TNI dan Propam Polri

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:03 WIB

daerah

Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh

Sabtu, 15 Jun 2024 - 19:40 WIB