Home » Headline » Poster Propaganda Baru dengan Gambar Rudal Balistik Di Rilis Korut

Poster Propaganda Baru dengan Gambar Rudal Balistik Di Rilis Korut

dito 14 Sep 2022 107

Nasionalpos.com, Seoul- Diperoleh informasi yang dilansir dari Kantor berita KCNA , yang menyebutkan bahwa Korea Utara merilis poster propaganda baru yang menampilkan rudal balistik, poster propaganda itu dirilis setelah Korea Utara menyusun undang-undang kebijakan nuklir pekan lalu, Poster propaganda ini bertujuan untuk mendorong warga Korea Utara menerapkan tujuan yang digariskan oleh pemimpin Kim Jong-un.

Dalam undang-undang baru itu, Korea Utara telah mengedepankan hak menggunakan serangan nuklir secara preemptive untuk melindungi dirinya sendiri. Kim mengatakan, status nuklir dalam undang-undang baru itu tidak dapat diubah. Dia juga melarang pembicaraan denuklirisasi.

“Poster-poster itu menggarisbawahi perlunya membuat angkatan bersenjata Republik (Korea Utara) lebih kuat dengan memberikan prioritas utama pada pembangunan kapasitas pertahanan nasional,” ungkap juru bicara KCNA.

Baca Juga :  Pembinaan Olahraga Dibutuhkan Generasi Muda Jakarta

Sementara itu, Menurut situs NK News, ini adalah pertama kalinya dalam sekitar lima tahun poster propaganda menampilkan senjata nuklir. Pada 2018, Korea Utara menghapus banyak poster bertema anti-Amerika dan militer, saat Kim terlibat dalam pertemuan puncak dengan AS yang berada di bawah kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump.

Sejak diplomasi terhenti pada 2019, tema sejarah anti-Amerika telah merayap kembali ke tampilan publik. Foto-foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan poster-poster itu tidak menyebut Amerika Serikat, tetapi menampilkan sejumlah rudal terbaru Korea Utara, termasuk rudal balistik antarbenua Hwasong-15 dan Hwasong-17 (ICBM).

Baca Juga :  Syarat Prioritas Cawapres Untuk Ganjar Pranowo, Figur yang Bisa Jadi “Magnet” dukungan dari Rakyat Untuk Raih Kemenangan

Poster-poster itu memuat slogan-slogan yang menyerukan pertahanan nasional menjadi prioritas utama nasional. Rudal itu juga menunjukkan kemakmuran negara. Sementara poster lainnya menampilkan berbagai sektor ekonomi termasuk kehutanan, perikanan, konstruksi dan barang konsumsi.

Tahun ini Korea Utara melanjutkan pengujian ICBM untuk pertama kalinya sejak 2017. Pengamat internasional mengatakan, Korea Utara tampaknya sedang bersiap untuk uji coba nuklir. (*Red)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x