Home » Headline » Tauziah Ramadhan: Filosofi Timun Suri Sebagai Maskot di Bulan Puasa

Tauziah Ramadhan: Filosofi Timun Suri Sebagai Maskot di Bulan Puasa

dito 02 Apr 2023 360

NasionalPos.com, Jakarta– Ada satu buah yang sangat lekat sekali citranya dengan bulan Ramadhan. Kalau saja diadakan pemilihan maskot sebagai simbol bulan puasa, niscaya buah tersebut yang terpilih. Itulah dia buah yang bernama timun suri, demikian disampaikan H. Lukman Rais, SH Pemerhati Tanaman kepada awak media, Sabtu, 1 April 2023 di Jakarta.

“Buah yang satu ini tidak hanya lezat untuk disantap ketika berbuka puasa, namun memiliki filosofi yang patut kita jadikan pelajaran. Inilah beberapa nilai luhur yang terkandung di dalamnya.” ungkap H. Lukman Rais.

Menurut H.Lukman Rais, makna yang dapat menjadi pelajaran dari buah Timun Suri, sebagai berikut :

Pertama, Timun Suri adalah buah yang fleksibel. Ia bisa disajikan bersama teman-temannya seperti cincau, kolang-kaling, agar-agar dan sebagainya hingga menjadi satu kesatuan yang disebut es campur. Meski demikian, ia juga tetap segar jika disajikan sendirian saja cukup dengan air gula yang dingin.

Ini menunjukkan, lanjut H. Lukman, bahwa Timun Suri pandai menempatkan diri. Ia bisa bekerja sama secara berkelompok, dan ia bisa pula bekerja secara sendirian.

Baca Juga :  Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

“Keduanya sama-sama dilakukan secara efektif dan penuh dedikasi, nah ini makna pertama dari filosofis Timun Suri.”terang H. Lukman Rais.

Selanjutnya, imbuh H. Lukman, Kedua, Timun Suri adalah buah yang jujur dan memberikan kemudahan bagi orang lain. Untuk memilih mana buah yang sudah matang, cukup lihat saja yang sudah retak atau sedikit terbelah tipis.

“Insya Allah pilihan kita pasti tepat, bandingkan dengan buah semangka, tentu tidak semua orang bisa memilih mana yang matang. Saya sendiri sering terkecoh memilih semangka yang dikira matang, ternyata belum.”tutur H. Lukman Rais.

Kemudian ia juga menuturkan, bahwa makna Ketiga, Timun Suri adalah buah yang selalu ingat dari mana dia berasal. Hal ini terbukti bahwa ia tidak malu diberi nama dengan nama klan keluarganya, yaitu mentimun. Tidak semua buah yang masih kerabat dengan mentimun mau disematkan nama timun. Contohnya blewah, melon, dan lainnya.

Baca Juga :  Dari Lelang Tujuh Surat Utang Pemerintah Raup Sebesar Rp15 Triliun

“Hal tersebut juga dapat di cermati dalam kehidupan sehari-hari, yakni berapa banyak orang yang merantau hingga sukses, namun setelah itu ia melupakan orang tuanya sendiri. Sungguh orang-orang seperti ini harus belajar dari timun suri.” Tukas H. Lukman Rais.

H.Lukman Rais juga mengingatkan namun dari semua nilai baik yang terkandung dalam timun suri, ada pula sisi yang tidak patut dicontoh, yaitu buah ini hanya muncul ketika bulan Ramadhan saja. Begitu bulan puasa menghilang, maka hilang pula timun suri dari peredaran.

“Mirip seperti semangat kita yang hanya muncul begitu datang bulan Ramadhan, namun begitu bulan puasa menghilang, maka hilang pula semangat kita dalam beribadah. Hati-hati, jangan seperti ini, meskipun Bulan Ramadhan sudah pergi, kualitas maupun kuantitas ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT harus semakin ditingkatkan, serta silahturahim kita kepada sesama harus tetap terjaga dengan baik, Syahrul Mubarak.”pungkas H. Lukman Rais.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x